Home / Berita / Silaturahim / FSLDK Surabaya Raya Dukung Muslimah Tutup Aurat

FSLDK Surabaya Raya Dukung Muslimah Tutup Aurat

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Aksi Tutup Jilbab (foto: Surya Madani)
Aksi Tutup Jilbab (foto: Surya Madani)

dakwatuna.com – Surabaya. Kemuslimahan FSLDK (Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus) Surabaya Raya yang terdiri dari berbagai elemen kampus seperti ITS, Unair, Ubaya, UTM Madura, Unesa, STIE Perbanas, UWKS Surabaya, PENS Surabaya, PPNS, dan kampus sekitar Surabaya pada Ahad, 16 Februari 2014, melakukan Aksi #YukTutupAurat di area Car Free Day taman bungkul Surabaya.

Jilbab merupakan identitas bagi muslimah sebagaimana disebutkan dalam Al Qur’an, surah Al-Ahzab ayat 59. “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Selain sebagai identitas, dalam surat tersebut juga diterangkan dengan jelas maksud penggunaan jilbab, yaitu sebagai penjaga kehormatan dan harga diri kaum perempuan. Maraknya kasus pelecehan seksual, perkosaan dan tindakan pencabulan yang terjadi di Indonesia merupakan salah satu manifestasi dari belum terpahamkannya kewajiban berjilbab dan tujuannya pada seluruh muslimah. Pemahaman yang saat ini ada masih memandang bahwa berjilbab bukanlah suatu kewajiban dan kebutuhan, bahkan ada yang menyatakan bahwa jilbab adalah budaya Timur Tengah yang tidak perlu diikuti oleh muslimah di Indonesia.

Selain karena latar belakang di atas, kampanye ini juga dilakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk memasyarakatkan dan membumikan jilbab. Karena dinilai jilbab masih menjadi hal yang tidak biasa di kalangan muslimah. Terlebih jilbab semakin hari semakin disalah artikan dari tujuan awalnya, bukannya sebagai penutup aurat yang dapat menjaga kehormatan namun justru menjadi trend dan mode yang jauh dari tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah.

Untuk itu, dalam aksi ini, FSLDK Surabaya Raya menghimbau masyarakat untuk :

  1. Para muslimah untuk bangga menunjukkan identitasnya sebagai muslimah.
  2. Para muslimah menyegerakan niat baik diri dalam menutup aurat, sehingga menunjukkan identitas diri sebagai muslimah.
  3. Para muslimah menaati perintah untuk menutup Aurat (QS. Al-Ahzab: 59), sebagai bukti cinta kita kepada Sang Pencipta, Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  4. Mengajak masyarakat muslim untuk saling mengingatkan terkait kewajiban saudarinya untuk menutup aurat dan mendukung sepenuhnya kepada muslimah untuk menutup aurat.

Aksi ini pun dilengkapi dengan penampilan teatrikal dari perwakilan FSLDK Surabaya Raya sebagai sarana pencerdasan bagi masyarakat, serta pembagian jilbab gratis dan bunga untuk muslimah Surabaya. (ded/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.

Lihat Juga

Rimpu, Identitas untuk Solidaritas Nasional