Home / Berita / Daerah / Cici Tegal Hibur Anak-anak Korban Banjir Bekasi

Cici Tegal Hibur Anak-anak Korban Banjir Bekasi

Cici Tegal saat menghibur anak-anak korban banjir bekasi - Foto: ACT
Cici Tegal saat menghibur anak-anak korban banjir bekasi – Foto: ACT

dakwatuna.com  – Di tempat berbeda, aksi trauma healing juga dilakukan oleh artis yang juga komedian cici Tegal. Cici menghibur anak-anak di Posko Ramah Anak Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kampung Tambun, Desa Buni Bakti, Babelan, Bekasi Utara.

Cici yang kini aktif menjadi produser memulainya dengan canda. “Banjir itu karena air masuk ke rumah, aduh siapa yang ngundang airnya?” serentak anak-anak tertawa mendengar candaan Cici.

Kesunyian anak-anak terpecah, keceriaan mereka seiring dengan Salawat Nabi yang dipandu oleh Cici Tegal.

“Salatullah salamullah, ala thoha rosulillah,”pandu Cici kepada anak-anak.

Sebuah salawat yang didengungkan, tidak hanya untuk menghibur namun agar harapan tetap ada di hati anak-anak korban bencana. Cici Tegal luar biasa! Haru tersirat dari wajah Cici Tegal. Bergetar hatinya lantaran sampah pasca bencana sangat menyengat. Sawah-sawah terendam air. Sumber pendapatan masyarakat terputus.

Meski tertimpa bencana, Cici merasa ketegaran anak-anak bisa dijadikan pelajaran. Meski sedang dirundung kesulitan, anak-anak layaknya anak-anak.

“Pelajaran untuk orang dewasa bahwa bagaimana anak-anak menghadapi kesulitan. Anak-anak mudah beradaptasi, sepatutnya orang dewasa belajar dari anak-anak, “ungkap Cici.

Pelajaran berharga pun seharusnya dapat dipetik oleh semua pihak. Menurut dia, Allah tidak memberikan hal-hal buruk kepada manusia. Manusialah yang berbuat kerusakan di muka bumi.

“Ayatnya sudah jelas, yang bagus-bagus datangnya dari Allah, yang jelek-jelek dari kita. Misalnya, Allah memberi air, tapi kita kurang bisa mengelola air,”kata Cici yang sempat bercerita, ketika menuju tempat shutting, ia harus di panggul satpam untuk bisa sampai ke tempat tujuan.

Cici Tegal juga sangat mendorong adanya posko ramah anak yang diinisiasi ACT ini. Ia meminta agar posko yang dibangun oleh siapapun harus tuntas dan tidak setengah-setengah.

“Kalau mau menolong haruslah tuntas. Muliakan mereka dengan memberikan yang terbaik. Apa yang kita makan, kita kasih ke dia, “kata Cici.

Program pasca bencana pun tak boleh dilupakan. Ia berharap, program edukasi terhadap masyarakat agar lebih mencintai lingkungan harus terus dilakukan.

Sementara itu, Lurah Buni Bakti, Dayatullah mengucapkan ribuan terima kasih kepada relawan ACT dan Cici Tegal yang jauh-jauh datang ke Babelan. Ia juga berharap agar aksi kepedulian ini terus ditingkatkan.

“Terima kasih karena telah mencurahkan kepedulian kepada masyarakat Babelan,”kata dia.

Adapun Posko Ramah Anak ini merupakan kolaborasi antara Wardah dan ACT. Kolaborasi ini ini untuk merespons bencana di masa tanggap darurat dengan tajuk Berbagi Cahaya Peduli.

Vice President ACT M. Insan Nurrohman mengatakan, posko pengungsian ramah anak akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengelolaan posko dan penanganan pengungsi korban bencana.

Menurutnya, posko ini dirancang untuk menjamin hak-hak anak seperti Tenda Ceria, home schooling yang akan mengkondisikan anak-anak untuk beradaptasi dengan lingkungan baru di pengungsian.

“Ada tenda dapur umum yang memperhatikan gizi anak dan orang tua berkebutuhan khusus, tidak dicampur antara menu anak-anak dan ada sarana bermain untuk anak-anak, “kata dia. (ACT/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

fot2

Foto-foto Pelecehan Seksual Oleh Pengungsi Suriah di Jerman Ternyata Hoax