Home / Berita / Daerah / LDK dan FSLDK IPB Aksi Peduli Korban Gunung Kelud

LDK dan FSLDK IPB Aksi Peduli Korban Gunung Kelud

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam gunung kelud saat aksi HTA. (Foto: Tatu Kulsum/Kastrat LDK Al-Hurriyyah IPB)
Aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam gunung kelud saat aksi HTA.
(Foto: Tatu Kulsum/Kastrat LDK Al-Hurriyyah IPB)

dakwatuna.comBogor. Bertepatan dengan diadakannya aksi Hari Tutup Aurat (HTA), ratusan mahasiswa IPB yang terdiri dari organisasi Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Hurriyyah IPB dan Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) IPB bersama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat IPB mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam meletusnya gunung kelud yang berada di wilayah Malang, Blitar, Kediri, dan sekitarnya. Penggalangan dana di lakukan di wilayah kampus Institut Pertanian Bogor, Jumat (14/02).

Aksi penggalangan dana tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian dan solidaritas dari segenap civitas akademika IPB untuk korban bencana alam meletusnya Gunung Kelud. Aksi damai yang dipimpin oleh Syarifah Nurul ‘Aini sebagai koordinator lapangan dari kastrat LDK Al-Hurriyyah diikuti sekitar 170 peserta aksi. Aksi Hari Tutup Aurat Internasional dan penggalangan dana tersebut meliputi orasi dari beberapa mahasiswa, bagi-bagi jilbab, pembatas buku, permen tausyiah, stiker, dan artikel mengenai urgensi menutup aurat secara gratis serta penggalangan dana untuk korban meletusnya Gunung Kelud.

Ratusan peserta aksi Hari Tutup Aurat dan penggalangan dana tersebut dibagi ke tiga posko di sekitar kampus IPB yang telah ditentukan. Setiap posko sudah disediakan amunisi berupa jilbab, pembatas buku, stiker, permen tausyiah, dan artikel untuk dibagiakan kepada masyarakat terutama civitas akademika IPB. Kemudian aksi tersebut dimeriahkan pula dengan jargon aksi HTA yaitu we care, we share, and let’s cover the aurat.

Aksi Hari Tutup Aurat yang dilaksanakan pada Jumat sore tersebut bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh umat muslim khususnya civitas akademika IPB mengenai urgensi menutup aurat. Mengingatkan kembali bahwasannya menutup aurat itu merupakan kewajiaban seluruh umat muslim atas perintah Allah SWT.

“Salah satu tujuan diadakannya HTA adalah mengajak masyarakat khususnya mahasiwa IPB untuk berhijab syar’i,” ujar Yesicca sebagai ketua pelaksana HTA.

Ketua LDK Al-Hurriyyah IPB yang juga Koordinator FSLDK IPB, Amroyanu Habib mengatakan bahwa Hari Tutup Aurat ini merupakan hari yang patut kita sambut bersama. Dengan diadakannya hari tutup aurat ini, diharapkan dapat memberi pemahaman dan motivasi kepada kita semua untuk menutup aurat sesuai syariat Islam.

Terkait penggalangan dana untuk korban bencana alam meletusnya gunung kelud, LDK Al-Hurriyyah IPB akan bekerjasama dengan FSLDK IPB untuk tetap melaksankan penggalangan dana.

“Alhamdulillah dana yang terkumpul dari aksi kurang lebih Rp 2.500.000,” pungkas koordinator akhwat LDK Al-Hurriyyah IPB, Andin.

Nampaknya, terlepas dari aksi HTA, penggalangan dana untuk korban bencana alam masih akan dilaksanakan oleh LDK Al-Hurriyyah IPB bekerjasama dengan Forum Silaturahim Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia. (Tatu Kulsum/ded/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.

Lihat Juga

#AksiSuperDamai212 akan Digelar Di Monas