Home / Berita / Nasional / Inilah Partai yang Makin Populer di Media Sosial

Inilah Partai yang Makin Populer di Media Sosial

Direktur Independent Research Institute, Mulyadi Nurdin, MH  (Foto: IRI)
Direktur Independent Research Institute, Mulyadi Nurdin, MH (Foto: IRI)

dakwatuna.com – Jakarta.  Popularitas Partai Golkar dan PKS mengalami kenaikan yang sangat tajam di media sosial pada bulan Februari 2014, demikian hasil riset Independent Research Institute (IRI) yang melakukan penelitian dan survey perbincangan tentang partai politik di sosial media periode Januari-Februari 2014.

Direktur Independent Research Institute, Mulyadi Nurdin, MH mengatakan bahwa beberapa parpol mengalami peningkatan popularitas di media sosial pada awal tahun 2014, seperti Golkar yang mengalami kenaikan tertinggi, disusul PKS, PPP, Nasdem, dan Hanura.

“Pada awal Februari 2014 Golkar menduduki puncak partai yang paling banyak diperbincangkan di sosial media, yaitu sebanyak 13.336 kali pada 8 Februari 2014 hingga jam 17.00 WIB, sedangkan 10 Januari 2014 hanya 5.004 kali, dengan demikian Golkar menjadi parpol paling popular, disusul PKS dengan 6.084 perbincangan pada 8 Februari 2014, sedangkan pada 10 Januari 2014 hanya 2.739 kali, mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat,” demikian ungkap Mulyadi Nurdin.

Ia juga menyebutkan peningkatan pembicaraan juga dialami PPP, yang hanya dibicarakan 65 kali pada 10 Januari 2014 melonjak drastis menjadi 4.423 kali pada 8 Februari 2014 hingga  batas pukul 17.00 WIB.

Parpol yang trafic pembicaraan di sosial media makin turun adalah Demokrat, Gerindra, dan PKB, sedangkan yang lainnya relatif stabil walaupun mengalami fluktuasi setiap hari.

“Trend popularitas yang turun tajam adalah Demokrat dan Gerindra, dimana Demokrat diperbincangkan sebanyak 7.384 kali pada 10 Januari 2014, menurun menjadi 3.339 kali pada 8 februari 2014 pukul 17.00 WIB, sedangkan Gerindra 3.390 pada 10 Januari 2014 menjadi 525 kali pada 8 Februari 2014,” jelas Mulyadi.

Independent Research Institute melakukan riset dan analisa perbincangan di sosial media terhadap sejumlah tokoh nasional selama satu bulan mulai 10 Januari 2014 sampai 8 Februari 2014 jam 17.00 WIB, melibatkan 241 Juta akun media sosial tentang tema terkait.

Secara akumulatif mulai 10 Januari 2014 sampai 8 Februari 2014 pukul 17.00 WIB, total pembicaraan masing-masing partai politik menurut peringkat adalah sebagai berikut:

1.       DEMOKRAT: 350.308 kali
2.       PKS: 253.444 kali
3.       GOLKAR: 214.533
4.       PDIP: 162.685
5.       PKB: 111.115
6.       PKPI: 59.097
7.       NASDEM: 51.494
8.       GERINDRA: 47.187
9.       HANURA: 33.144
10.   PPP: 21.930
11.   PAN: 4.261
12.   PBB: 2.001

(LRI/sbb/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 8,09 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • M Zainuri

    ckckck… akun islami, berbau politik..
    mencoba membentuk opini publik

    • Abdee

      Salah satu fungsi media dakwah juga adalah pendidikan politik mas…

    • dicki

      dalam alquran kita disuruh untuk taat juga pada ulil amri, nah makanya untuk ini SARANAnya adalah politik, afwan…

    • bang zae

      akun Nasionalis aja banyak membentuk opini negatif yg menjegal partai2 Islam, Jadi MASALAH BUAT LOEH !

    • agus gunawan

      agama dan politik tdk bisa dipisahkan krn politik adal bgm mengatur masyarakat dalam bermualamat (negara) dan hal itu salah satu dari fungsi agama….

  • WAHYU

    Bagaimana dengan media pertelivisian apa bukan berbau politik juga??hmmm iri tanda tak mampu. berdakwah banyak sekali caranya mas…

  • firda anwar

    iya yang diomongin masalah korupsinya, paling tinggi yang DEMOKRAT, PKS, GOLKAR DAN PDIP, yang dibawah mereka tidak ada berita korupsi yang signifikan

Lihat Juga

(kiri ke kanan): Anies Baswedan, Prabowo Subianto, M Sohibul Iman, Sandiaga S. Uno. (detik)

Anies-Sandi Dinilai Memiliki Integritas yang Sangat Baik