Home / Konsultasi / Konsultasi Arsitektur / Bosan dengan Rumah Minimalis

Bosan dengan Rumah Minimalis

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com

Pertanyaan:

Bosan Dengan Rumah Minimalis

Assalamu’alaikum wrwb

Pak Andan di dakwatuna, saya memiliki tanah yang tidak beraturan. Data-datanya saya email ke [email protected]

Rencananya ingin saya bangun 2 rumah di tanah tersebut. Luas tanah sekitar 300 an meter persegi. Jadi jika dibagi 2 menjadi 150 an meter persegi. Kebutuhan ruang nya adalah 3 kamar tidur di dalam, kamar tidur pembantu di luar, ruang tamu, ruang makan dan ruang keluarga, ruang cuci jemur, carport 1 mobil, wc cuci, wc umum dan wc di ruang tidur utama.

Pak Andan, saya bosan dengan bentuk rumah minimalis. Jadi saya ingin gaya tropis atau bentuk tembok bata merah yang di ekspos. Bisa juga tembok bergaris yang dipadukan dengan batu alam. Namun saya bingung membuat padanan desainnya.

Demikian pertanyaan saya. Semoga bisa mendapat jawaban.

Wassalamu’alaikum wrwb

Delyan-Bekasi

Jawaban:

Wa’alaikumsalam wrwb

Pak Delyan yang saya hormati. Terima kasih atas akses nya ke dakwatuna. Mohon doa agar kami dapat tetap istiqamah memberikan informasi yang baik dan benar. Netters dakwatuna sekalian, mari kita doakan Pak Delyan,  semoga Allah melapangkan rezki nya. Hingga rumah idaman ini dapat segera terwujud.

Membuat desain di tanah tidak beraturan memang cukup sulit. Karena kita akan kebingungan membuat garis awalnya. Untuk itu perlu kita tentukan titik awalnya. Dalam kasus ini saya berusaha membuat titik awalnya dari sisi kanan tanah. Dengan pola ini tanah yang terbangun dapat efektif.

Carport saya buat di tengah. Hingga Pola kegiatan service saling bertemu. Pola ini juga membentuk privacy masing-masing rumah menjadi nyaman. Tidak saling bertemu dan memiliki akses hawa dan cahaya sendiri.

Kamar tidur saya buat menyebar. 2 kamar anak di depan dan 1 kamar tidur utama di belakang. Model pembagian seperti ini menjadikan ruang tengah lapang dan lega. Hingga kita dapat membuat ruang keluarga dan ruang makan yang saling bergabung.

Untuk kulit muka bangunan memang akhir-akhir ini banyak orang yang sudah mulai jenuh dengan bentuk minimalis. Untuk saya mencoba membuat desain mirip dengan rumah country di Amerika. Dengan permainan batu alam dan dinding ekspos. Berpadu dengan cerobong asap tiruan serta teras depan yang lapang dan nyaman.

Jendela di loteng menjadi daya tarik utama rumah ini. Model seperti ini jelas mendobrak gaya minimalis. Karena setiap sisi rumah ini dipenuhi dengan ornamen dan detail pekerjaan yang menarik. Hingga sangat berlawanan dengan gaya minimalis yang tampil polos dan simple.

Alhamdulillah selesai sudah desain kita kali ini. Semoga rumah kembar yang serupa tapi tak sama ini bisa menjadi solusi pembangunan bagi Pak Delyan. Akhirul kalam,

Wassalamu’alaikum wrwb

Andan Nadriasta, ST –[email protected]

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (13 votes, average: 9,92 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Andan Nadriasta, ST
Lulusan Teknik Arsitektur angkatan 90 Univ. Pancasila. Bisa dihubungi di 0817-496-5742. Aktif menulis di media tahun 99. Sebagai pengisi rubrik griya di koran Republika. Sebelumnya sempat aktif di Tabloid Nova. Membantu pembuatan desain rumah tinggal yang di asuh oleh Ir. Nurhadi.Andan Nadriasta diambil dari bahasa sansekerta. Artinya adalah 'tangan yang berkarya'. Doa dari orang tua tersebut mengiringi segenap kegiatan dalam berkarya membuat disain rumah tinggal yang islami. Serta berdakwah di lingkungan sekitar hingga daerah yang dikunjungi.

Lihat Juga

Kasus Guru Dipolisikan, Ketidakselarasan Peran Rumah dan Sekolah