Home / Berita / Nasional / Tanpa Jokowi, Aher dan Bang Yos Bahas Banjir Jakarta

Tanpa Jokowi, Aher dan Bang Yos Bahas Banjir Jakarta

Banjir melanda Jakarta dan sekitarnya - Foto: rimanews.com
Banjir melanda Jakarta dan sekitarnya – Foto: rimanews.com

dakwatuna.com – Jakarta . Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso bersama Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan duduk bersama membahas masalah sosial Jakarta, salah satunya banjir. Pertemuan ini tanpa dihadiri Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Jadi kita samakan dulu presepsi, jadi konsep ini bukan penggabung kota administrasi, melainkan bentuk kerja dalam perencanaan pembangunan bersama-sama antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah penyangga,” kata Sutiyoso di Cafe China Madame, Senin (10/2/2014).

Menurutnya, untuk menuntaskan bencana banjir dalam konsep megapolitan salah satunya dengan membangun waduk raksasa sehingga Sungai Ciliwung bisa dikelola dengan baik.

“Kita perlu bangun waduk raksasa di selatan untuk belokkan 13 sungai, gunanya saat curah hujan jadi kantong air bisa dua sampai tiga waduk sehingga air masuk ke Jakarta sudah kecil,” ucapnya. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 9,10 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Totok Subagyo

    dakwatuna…. kelihatan banget keperpihakannya………yang adil broooo buat berita…..?????

    • ThaifahManshurah

      jadi maunya elu biar adil
      dakwatuna harus berpihak kpd si petruk alias jokowi

    • ThaifahManshurah

      si petruk gak boleh dikritik
      hanya mau menerima pujian dan sanjungan

      setiap media yg mengkritik si petruk
      adalah tidak adil

  • firda anwar

    kenapa kagak dulu2 waktu masih jadi gubernur, kemana saja kemarin, giliran sekarang sudah kagak jadi gubernur ngomongin masalah waduk raksasa, harusnya kalau waktu sutiyoso jadi gubernur jakarta sudah bikin konsep waduk raksasa dan menjalankan konsep itu Insya Allah sekarang jakarta sudah kagak banjir lagi, tetapi dulu waktu jadi gubernur lebih mudah mengeluarkan ijin pembangunan mal2 dan apartemen tanpa melihat AMDAL, banyak daerah resapan air yang jadi apartemen dan mal2 waktu sutiyoso jadi gubernur jakarta, sekarang mau pemilu sok peduli dengan membahas waduk raksasa, kelihatan banget ingin cari pengaruh, jangan2 ada koalisi antara PKS dengan PKPI

  • itulah. ketika jadi pejabat jadi lupa nggak berkembang jalan pikirannya. Kalau lihat Jokowi, marilah kita lihat sisi positifnya, dia telah tunjukkan kinerjanya, mau turun ke bawah, mau bekerja sungguhan. Cuma masih bertepuk sebelah tangan. Staf dan warga Jakarta masih kental dengan budaya egoisme yang tinggi, sisa-sisa budaya lama sudah bertahun-tahun menjadikan jakata semrawut seperti sekarang ini. Terlepas dari beri sanjungan atau tidak, saya orang ponorogo melihatnya seperti itu. Marilah sesama bangsa kita guyub rukun, saling menghargai, jangan saling mencurigai. Pak Jokowi sudah berikan niat yang baik buat Jakarta dan bangsa Indonesia, nggak ada salahnya ummat Islam bersatu padu, bergotong royong menjadi pemain utama dalam tanggulangi bencana banjir di tanah air ini. Bukan jadi penonton, ketika banjir tak kunjung berhenti, pemimpinya yang disalahkan. Marilah kita bersatu padu wujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera

    • Ahmad N Firdaus

      kalo cuma mau turun ke bawah dengan hasilnya nihil nenek gue juga bisa.. tinggal panggil wartawan, nih nenek gue ada didalam got. bereskan soal hasil belakangan.. hahahaha :D

  • ULUKHUTECK

    jokowi memang pengecut dan tidak bertanggung jawab, jangan dikira dia berhasil di solo, dia kabur ke jakarta, dari jakarta belum apa2 sudah banyak kasus kabur lagi deh !

Lihat Juga

Banjir darah di kota Dhaka Bangladesh akibat buruknya sistem drainase, pasca pemotongan hewan Qurban yang diiringi dengan hujan (14/9/2016). (indiatimes.com)

Beberapa Ruas Jalan di Bangladesh Banjir Darah