Home / Berita / Internasional / Afrika / Aktivis Mauritania Boikot Kedatangan Menteri Kebudayaan Kudeta Mesir

Aktivis Mauritania Boikot Kedatangan Menteri Kebudayaan Kudeta Mesir

Mauritania (www.welt-atlas.de)
Mauritania (www.welt-atlas.de)

dakwatuna.com – Nouackohott. Sekelompok aktivis Mauritania melakukan aksi untuk menolak kedatangan menteri kebudayaan kudeta Mesir, Muhammad Shabir, Ahad (9/2/2014) kemarin. Aksi tersebut dilakukan sebagai protes atas dilakukannya kudeta militer di Mesir.

Sejak awal kedatangan Shabir memang menjadi polemik yang ramai dibahas di Mauritania. Banyak kalangan menolak kedatangannya. Kedatangan Shabir adalah dalam rangka peringatan 50 tahun berdirinya Pusat Kebudayaan Mesir di Nouackohott.

Puluhan aktivis politik yang berhasil menerobos penjagaan pasukan paspamres di sekeliling gedung konferensi. Mereka menanggalkan pakai jubah, sehingga terlihatlah t-shirt yang mereka pakai bergambarkan simbol R4BIA. Saat itu mereka meneriakkan yel-yel “pergi, pergi’ dan “jatuh, jatuhlah penguasa militer”.

Shabir yang sedang menyampaikan sambutannya sempat berhenti berbicara sampai pihak keamanan berhasil mengkondisikan dan menangkapi para aktivis tersebut. (msa/dakwatuna/ikhwanonline/klmty)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Poster Ali Khomenei di tepian jalan Mesir. (islammemo.cc)

Poster Pimpinan Syiah Ayatullah Ali Khamenei Kini Terpampang di Mesir