Home / Berita / Internasional / Afrika / Sidang Presiden Mursi Kembali Ditunda

Sidang Presiden Mursi Kembali Ditunda

Presiden Mursi dalam sidang pengadilan. (aljazeera.net)
Presiden Mursi dalam sidang pengadilan. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Kairo. Pengadilan pidana Kairo, hari ini, Rabu (5/2/2014), memutuskan untuk kembali menunda persidangan Presiden Mursi dan 14 pemimpin Ikhwanul Muslimin (IM) lainnya hingga awal bulan Maret mendatang.

Persidangan hari ini yang dilakukan dengan pengawalan saat ketat dimulai tanpa kehadiran para saksi pimpinan pasukan paspamres. Di waktu yang sama, keluarga korban meminta dimintanya kesaksian menteri pertahanan (As-Sisi) dan direktur intelijen Mesir (Murad Muwafi).

Dalam sidang keempat, Selasa (4/2/2014) kemarin, majelis hakim memutuskan untuk mengakhiri dan menunda sidang karena merasa membutuhkan kesaksian panglima paspamres Muhammad Zaki dalam kasus ini. Sedangkan tim pembela Presiden Mursi meminta para pimpinan “Front Penyelamat Nasional” yang melakukan demonstrasi menentang Presiden Mursi juga dimasukkan dalam daftar tersangka, mengingat korban yang jatuh dari kubu pembela Presiden Mursi lebih banyak.

Kasus Istana Ittihadiyah adalah kasus terbunuhnya beberapa orang demonstran yang sedang mengepung Istana Ittihadiyah (istana kepresidenan) pada tanggal 5 Desember 2012. Dalam peristiwa itu ada 10 orang  meninggal dunia, 8 di antaranya adalah pendukung Presiden Mursi sendiri. Presiden Mursi dan 14 pimpinan IM lainnya dituduh telah memprovokasi hingga berakibat jatuhnya korban. (msa/dakwatuna/aljazeera)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Kuasa hukum PKS, Zainuddin Paru. (IST)

Putusan Sela Kabulkan Permohonan Provisi FH, Zainuddin: Ini Aneh Bin Ajaib

Figure
Organization