Home / Berita / Internasional / Afrika / #FreeAJEStaff, Dunia Tuntut Pembebasan Wartawan di Mesir

#FreeAJEStaff, Dunia Tuntut Pembebasan Wartawan di Mesir

Gerakan dunia menuntut pembebasan wartawan dunia (elmarsad)
Gerakan dunia menuntut pembebasan wartawan dunia (elmarsad)

dakwatuna.com – Telah dilaunching gerakan internasional untuk mendukung para wartawan yang ditahan di Mesir, Selasa (4/2/2014) kemarin, di berbagai situs media sosial. Gerakan tersebut membuat hastage #FreeAJEStaff.

Gerakan ini bertujuan menggugat penangkapan dan penahanan para wartawan Mesir dan asing, dan menuntut pembebasan mereka. Di antara wartawan yang ditahan adalah 3 orang wartawan televisi Aljazeera, wartawan Australia (Peter Greste) dan dua orang Mesir rekannya (Muhammad Adil Fahmi dan Muhammad Bahir). Mereka ditangkap pada 28 Desember 2013 di sebuah kamar Hotel Marriot di Kairo.

Hingga kini, telah ada 16 orang wartawan yang diadili dengan tuduhan “berafiliasi kepada organisasi teroris” dan tuduhan “mengancam persatuan nasional dan stabilitas sosial”. Tuduhan tersebut dihadapkan kepada mereka, karena para wartawan tersebut dikatakan telah memberikan sokongan dana, peralatan dan materi berita untuk mempublikasikan berita bohong di dunia internasional bahwa di Mesir tengah terjadi perang saudara.

Selain gerakan ini, para wartawan juga melakukan aksi demonstrasi. Misalnya demonstrasi yang dilakukan para wartawan di Kenya untuk menuntut dibebaskannya wartawan Aljazeera bagian timur Afrika. Demonstrasi itu dilakukan 150 orang wartawan dengan membawa spanduk bertuliskan “media bukanlah teroris”. (msa/dakwatuna/elmarsad)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Erdogan Kembali Kecam As-Sisi, Hubungan Mesir-Turki Kian Menegang