Home / Berita / Internasional / Asia / Ada Kekhawatiran Meninggalnya 17 Ribu Tahanan di Suriah Karena Siksaan

Ada Kekhawatiran Meninggalnya 17 Ribu Tahanan di Suriah Karena Siksaan

Para tahanan yang diperlakukan kejam oleh rejim Basyar Asad (islammemo)
Para tahanan yang diperlakukan kejam oleh rejim Basyar Asad (islammemo)

dakwatuna.com – Damaskus. Lembaga HAM “Marshad Suri” yang berkantor di London menyampaikan kekhawatiran akan meninggalnya sekitar 17 ribu rakyat Suriah yang ditahan di penjara-penjara rejim Basyar Asad. Kekhawatiran ini didasarkan pada peristiwa meninggalnya Wisam, salah seorang anak tokoh oposisi Suriah, Faiz Sarah. Wisam meninggal karena mendapat siksaan di penjara, Senin (3/2/2014) kemarin.

Apalagi belum lama ini salah seorang pendukung Basyar yang membelot, menunjukkan gambar dokumentasi pembantaian, dan mengungkapkan bahwa hingga saat ini tahanan yang meninggal dunia sudah mencapai 11 ribu orang. Semuanya meninggal karena siksaan kejam yang mereka alami di penjara.

Lebih lanjut, lembaga HAM yang memposisikan dirinya sebagai oposan pemerintah Basyar ini, mendesak masyarakat dunia, khususnya utusan PBB untuk Suriah (Al-Ahdhar Al-Ibrahimi) untuk bisa menekan pemerintah Basyar agar membebaskan lebih dari 100 ribu tahanan yang masih mendekam di penjara-penjara Suriah. Lembaga ini juga mengaku telah menyerahkan daftar yang berisi puluhan ribu rakyat yang menjadi tahanan tersebut kepada Ibrahimi. (msa/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Ilustrasi. (Pa Moyo)

Saat Eskalasi Perang Suriah Menjadi Perang Dunia