Home / Berita / Daerah / Tips agar Terhindar dari Obat Palsu

Tips agar Terhindar dari Obat Palsu

Minum obat (inet)
Minum obat (inet)

dakwatuna.com – Bandung. Penggerebekan pabrik obat palsu di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, seolah membuka mata publik. Obat palsu diduga banyak beredar di sejumlah tempat. Lalu bagaimana agar konsumen tidak terjebak membeli obat palsu?

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Achyani Raksanagara, membagi tipsnya. “Membeli obat itu kalau diperlukan harus ada saran dari yang kompeten. Jangan asal beli sendiri,” ungkapnya, Senin (3/2/2014).

Saran itu bisa berasal dari dokter. Orang yang kompeten di bidangnya diyakini tidak akan asal memberikan rekomendasi obat yang harus dibeli.

“Beli obatnya juga di tempat yang legal. Di apotek misalnya, lihat ada izinnya atau tidak,” tambahnya.

Lalu, lanjut dia, lihat juga komposisi obat. Konsumen sebaiknya menanyakan seputar komposisinya. “Kalau beli di apotek, tanyakan ke apotekernya,” tuturnya.

Ia menyarankan agar masyarakat tidak membeli obat yang tidak jelas siapa penjualnya. Ke pihak apotek, pihaknya juga sudah memperingatkan agar tidak asal beli obat.

“Itu sudah lampu merah, jangan beli obat dari distributor yang tidak resmi,” tegasnya.

Jika melanggar, maka apotek yang bersangkutan akan diberi sanksi oleh instansi terkait. Izin operasinya pun bisa dicabut.

Sementara jika masyarakat mencurigai ada obat tertentu yang diduga palsu atau ilegal, sebaiknya segera melapor.

“Laporkan ke kami atau ke BPPOM,” pungkasnya. (okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.