Home / Berita / Nasional / Beras Impor Vietnam, ‘Gita Mencoba Lari dari Tanggung Jawab’

Beras Impor Vietnam, ‘Gita Mencoba Lari dari Tanggung Jawab’

Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo  (foto: rimanews.com)
Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo (foto: rimanews.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo berpendapat mundurnya Gita Wirjawan sebagai sikap lari dari tanggung jawab. Ini karena banyaknya masalah di kemendag yang ditinggalkannya.

“Dia mencoba untuk lari dari tanggung jawab karena banyak persoalan di kemendag yang menjadi beban rakyat,” kata Bambang di Jakarta, Jumat (31/1).

Masalah terakhir yang tengah melanda kemendag yaitu masuknya beras impor medium umum asal Vietnam ke sejumlah pasar pada Januari 2014. Keberadaan besar itu dinilai mengganggu petani lokal.

Ia juga menilai sikap Gita untuk mundur dari jabatannya sebagai Mendag untuk fokus dalam konvensi capres Partai Demokrat sebagai pencitraan. “Dia mencoba mengambil pencitraan sebagai nilai tambahnya,” katanya.

Golkar, katanya, tak akan mengambil posisi mendag untuk menggantikan Gita. “Bodoh kalau Golkar mau menerima tawaran untuk mengisi kekosongan menteri yang tinggal di ujung lagi dan sudah mau runtuh,” katanya.

Menurut Bambang, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ibarat kapal karam yang sudah bocor. “Kalau ada partai yang mau menerima tawaran jadi menteri termasuk Golkar, itu bodoh. Itu sama saja memberikan beban kepada patainya untuk memenangkan pemilu 2014,” ujarnya. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • irsanfranz bauer

    namanya juga politisi, kalau tdk pinter bermain sandiwara, dan harus tega berbuat menguntungkan diri dan kelompoknya dan membuat pihak lain menderita, bukan politisi namanya. Ya!! Politisi itu badut2 yg bermain sandiwara diatas penderitaan rakyat. Style-nya kayak syetan merayu nabi Adam & Hawa utk berbuat kejahatan.

  • iyan

    Ah gak gentle.. Selesain dulu dong masalahnya baru lepas jabatan. Baru jadi menteri begitu. Ntar misal jadi presiden gmn ? Kebanyakan ngeluh ntar.. kebanyakan curhat di syair lagu ama buku.

  • bio13

    Gita ganti sm ruhut aja…biar diam mulut baunya

  • alla

    lalu siapa yang mau berbuat lebih untuk menyelematkan rakyat dari semua problem yang ada, kalaulah semua berpikir bahwa itu untuk kepentingan politik saja

Lihat Juga

Benda Putih itu Diduga Pintu Pesawat Malaysia Airlines