Home / Berita / Daerah / Peneliti: Banjir Jakarta Peringatan Terakhir Bagi Jokowi Dan Para Pendukungnya

Peneliti: Banjir Jakarta Peringatan Terakhir Bagi Jokowi Dan Para Pendukungnya

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo saat meninjau lokasi banjir. (Foto: itoday.co.id)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo saat meninjau lokasi banjir. (Foto: itoday.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Banjir besar yang melanda Jakarta sekaligus peringatan terakhir bagi Jokowi dan para pendukung yang ngotot mendesak dirinya maju pada Pemilahan Presiden 2014 mendatang.

“Mereka harus sadar dan tahu diri bahwa Jokowi memiliki tugas dan tanggung jawab berat sebagai gubernur. Bukan keblinger menilai sosok Jokowi yang hanya sering blusukan memakai dana APBD dinilai bak nabi atau superman. Ujung-ujungnya memaksakan opini Jokowi nyapres. Hal itu selain akan merusak tatanan demokrasi, juga membuat kredibilitas Jokowi ambrol karena dinilai kemaruk,” ungkap peneliti senior The Indonesian Reform Institute. (Kamis, 30/1).

Martimus menjelaskan, problem banjir besar tahunan yang acap kali melanda Jakarta sudah disadari Jokowi sejak awal. Bahkan semasa masih menjabat Walikota Solo, dia sudah sesumbar bahwa mengatasi masalah banjir dan macet tidak sulit. (Walikota Solo: Kelihatannya Nggak Sulit-sulit Amat Atasi Macet dan Banjir Jakarta).

“Sehingga mayoritas warga Jakarta mendukung karena ia dinilai membawa agenda perubahan. Menjadikan Jakarta sebagai kota modern dan beradab. Jabatan gubernur yang diembannya jelas merupakan amanah,” ujarnya.

Karena itu, sambung Martimus, Jokowi harus mempunyai perencanaan dan pelaksanaan eksekusi proyek program jangka pendek dan panjang dalam upaya meminimalisir soal banjir. Antara lain pembuatan gorong-gorong, penataan waduk, tanggul, relokasi, reboisasi. rehabilitasi sungai dan situ. Termasuk melakukan koordinasi dengan Pemda terkait .

Makanya, Martimus mengingatkan, setop eksploitasi Jokowi. Biarkan dia mengemban amanah yang diberikan warga Jakarta. “Membenahi Jakarta adalah batu uji lompatan kepemimpinannya ke depan. Kami (juga) adalah pendukung Jokowi, tetapi bukan bagian dari ekploiternya,”

“Sebab, semua tahu Jokowi adalah Gubernur yang baru terpilih dengan mengemban jabatan selama 5 tahun. Ia dipercayai warga melaksanakan tugas dan tanggung jawab terciptanya Pemprov DKI Jakarta yang bersih dan baik. Melaksanakan program kesejahteraan rakyat dan membenahi Jakarta,” demikian Martimus. (rmol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 8,84 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Gamal Abd Nasser

    Dibalik pujian pasti ada ujian

    • Alzahra Mona Tukijo

      Iye bener dan tulisan di jidat oleh Allah jangan juga di lupakan .maju terus Pak jokowi semoga Allah merahmati bapak.saya dukung bapak jadi prediden.

  • Alamaut

    Jokowi adalah prototif kepemimpinan bangsa walau masih terlihat kekurangan disana sini namun masih mending dibandingkan dengan lainnya wong hasil pilihan rakyat sendiri,mau diapain lagi ,,,,ikuti ajalah walau dengan penderitaan sebagian rakyat jelata ,lalu adakah yang salah dengan semua itu? auk capek ah

    • adiku

      Akan banyak menjadi salah. Ketika semua dipaksakan, sekaligus jg pencitraan yg dipaksakan. Sadadalah wahai para pendukung Jokowi…

      • AR Anwar

        emangnya km bisa langsung atasi banjir di jakarta klo jadi gubernurr,,,,,,,
        sadarlah sendiri!!

        • tukangpermen

          bilang sama Jokowi dong, kan dia bilang BANJIR DI JAKARTA GAMPANG

          • belozoglu

            jokowi dipilih oleh rakyat inih.. knapa jagoan lo kalah??? itu artinya jagoanlo gak lebih baik dari jokowi.

          • tukangpermen

            emang siapa jagoan gw? wkwkk emangnya ayam diadu pake jagoan2? kasihan para abg ini, lihat orang itu dari kinerjanya bukan penctiraanya

  • tukangpermen

    sekarang kan dipaksakan gila2an oleh pendukung jokowi, Jokowi Capres atau Cawapres 2014, argumenya “hanya dgn jadi presiden banjir beres”, hebat sekarang permainan politiknya, Bencana Alam dipolitisasi buat jadi capres?, jgn heran di jaksel klo gak salah, ada spanduk dgn coretan pilox dgn kata2 Jokowi Capres Banjir, yg kemudian entah bagaimana byk ditiru di tempat2 lainya

    • AR Anwar

      emangnya loe tuhan bisa nyulap banjir dari kering… huuuu pendahulunya yg bobrok!

      • tukangpermen

        mungkin lw yg gak ngert iapa2
        gampang sekali abg macem lw bilang pendahulunya bobrok? mau buka2an data? dijaman foke ad proyek banjir kanal timur, jaman sutiyoso dibentuk blueprint penanganan banjir,
        si jokowi ini tinggal melanjutkan, yg skrng seharusnya pembangunan waduk2 di selatan, tapi? lihat jokowi ini yg absen terus rapat BKSP di 2013 dgn kepala2 daerah lain, dan baru mau ikut kemarin pas sudah banjir , dan baru diputuskan pembangunan Waduk kemarin, ngapain saja setahun? Pencitraan Capres Banjir?

        • belozoglu

          pencitraan itu salahnya para wartawan sama lo juga yang mau maunya ngikutin orang kerja. dasar orang kalah bego..loo

          • tukangpermen

            gw kalah dimana yah? jgn ngelantur dan oot dari diskusi berita ini, menunjukan klo kalah logika :D

  • ibnu zaied harristh

    om martimus : dari susunan kaliamat panjang diatas sekilas tulisan anda subjective dan berkelas, tapi pas diperdalam ternyata tdk lebih dari sedekar retorika politik warung kopi ujung gang. rakyat memilih jokowi bukan karena kalimat nya / janjinya yang akan berhasil mengatasi kemacetan dan kebanjiran, kalo dari 2 hal tersebut saja anda nilai, kenapa cagub lain yang malah berani memberi jaminan 3 thn masalah selesai itu gak kepilih. saya kasih tau ya mas, rakyat milih jokowi itu karena melihat tr ck record kejujurannya dalam mengemban amanah rakyat. gak pake neko2x yg menyengsarakan rakyat. dia bukan org hebat atau pintar tapi so far yg penting dia org jujur.

    • tukangpermen

      rakyat pencitna sinetron, memang gampang dimakan pencitraan, apa rakyat di suguhi siapa yg megang PRJ monas? apa rakyat disuguhi siapa yg megang monorail sekarang? yg jelas tdk ada yg mengusik jika para donatur kampanye jokowi dapat proyek2 di DKI , dari sini saja sudah tercium ada yg salah, sayang media sudah dibeli

  • Sabilal Rosyad

    namanya juga cecunguk jojowaw . . . ya manut aja laaaah . . .

Lihat Juga

Banjir darah di kota Dhaka Bangladesh akibat buruknya sistem drainase, pasca pemotongan hewan Qurban yang diiringi dengan hujan (14/9/2016). (indiatimes.com)

Beberapa Ruas Jalan di Bangladesh Banjir Darah