Home / Berita / Internasional / Eropa / Turki Terbitkan Ensiklopedi Islam Via Internet

Turki Terbitkan Ensiklopedi Islam Via Internet

Ensiklopedia Islam terbitan Yayasan Urusan Agama Turki sudah dapat dilihat di internet. (Foto: tajuk.co)
Ensiklopedia Islam terbitan Yayasan Urusan Agama Turki sudah dapat dilihat di internet. (Foto: tajuk.co)

dakwatuna.com – Turki. Ensiklopedia Islam yang diterbitkan Yayasan Urusan Agama Turki kini dapat dibaca via internet. Ensiklopedi ini  boleh dibilang salah satu koleksi pengetahuan Islam paling penting yang diterbitkan pada zaman ini.

Proyek ensiklopedia ini dimulai pada 1983 dan sudah merilis volume pertama pada tahun 1988. Proses pengerjaannya rampung pada Desember tahun lalu, setelah memproduksi total 44 volume. Itu semua dikumpulkan berkat bantuan lebih dari 2.000 ahli dan sarjana Islam.

Ensiklopedia ini meliputi berbagai topik dari ilmu-ilmu Islam, sejarah, geografi, budaya, dan peradaban. Berisi 15.226 judul, mengutip sekitar 500 sumber. Kalau sub-judul digabungkan, total judul dalam ensiklopedia mencapai 16.855 judul.

Di dalamnya juga berisi informasi sosiologis tentang dunia Muslim dari Maroko hingga Indonesia, serta informasi tentang komunitas Muslim di negara-negara non-Muslim.

Meskipun baru tersedia dalam bahasa Turki,  ensiklopedia ini tidak sekedar menjadi sumber penting bagi para teolog berbahasa Turki, namun juga menjadi sumber penting bagi semua akademisi yang mencari pencerahan pada semua hal yang berkaitan dengan Islam. (tajuk/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,83 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Islammemo.cc)

Erdogan Buktikan Eropa Mendukung Teroris