Home / Berita / Nasional / DPR: Jokowi yang Diagung-Agungkan Ternyata tak Sanggup Tangani Banjir

DPR: Jokowi yang Diagung-Agungkan Ternyata tak Sanggup Tangani Banjir

Banjir di Kampung Pulo Jaktim pada Januari 2014 (Foto: merdeka.com)
Banjir di Kampung Pulo Jaktim pada Januari 2014 (Foto: merdeka.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Hujan lebat mengakibatkan banjir besar yang merendam sebagian wilayah di Jakarta. Banjir merendam permukiman warga. Korban meninggal berdasarkan data milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) DKI Jakarta mencapai 23 orang. Umumnya meninggal karena sakit, terseret arus.

Penanganan banjir oleh Pemerintah DKI Jakarta menuai kritik dari sejumlah politikus Senayan. Misalnya, kritikan dari Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Azis. Seperti diketahui, Harry Azhar merupakan politikus Partai Golkar.

Jokowi yang diagung-agungkan ternyata tak sanggup dalam menangani banjir,” kata Harry Azhar Azis, Selasa (28/1/2014), sebagaimana dilansir situs RRI.

Selain Harry, sebelumnya Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, meminta agar Jokowi meminta maaf kepada warga ibu kota akibat banjir yang meluas.

Hingga Senin (27/1/2014) pukul 06.00 WIB kemarin, banjir masih menggenangi 14 kecamatan, 29 kelurahan, tempat 38.243 kepala keluarga (KK) atau 109.374 jiwa bernaung. Sementara jumlah pengungsi mencapai 27.912 jiwa yang tersebar di 127 titik lokasi pengungsian.

Pengungsi terbanyak tercatat di Jakarta Timur sebanyak 15.242 jiwa yang tersebar di 46 titik lokasi pengungsian, lalu Jakarta Selatan sebanyak 6.946 jiwa yang tersebar di 24 titik lokasi pengungsian. Selanjutnya Jakarta Barat sebanyak 4.842 jiwa yang tersebar di 60 titik lokasi pengungsianm, serta Jakarta Utara dengan jumlah pengungsi sebanyak 882 jiwa, yang tersebar di 7 titik lokasi pengungsian.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menangkal banjir, antara lain dengan merelokasi warga yang bermukim di bantaran sungai ke rumah susun, serta normalisasi sungai-sungai besar. Jokowi juga telah berkoordinasi dengan Jawa Barat untuk menanggulangi bencana. (Sgd/HF/KBRN/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (22 votes, average: 7,05 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

  • Asma Zahidah

    Jujur ya, kalo banjir udah dateng siapapun juga tidak akan bisa menangani. Ngga ada cara untuk tangani BANJIR yang sudah datang. Adanya itu mencegah banjir datang. Jadi salahnya Jokowi bukan karena dia tidak bisa tangani banjir, tapi respon yang telat dan kesibukan dia yang ingin menuju bangku presiden sehingga tanggung jawab terlantarkan. Kalau masih ada yang bela Jokowi dengan, “Sebenarnya dia ngga mau jadi presiden”, salahkan partai pengusungnya yang benar benar ingin bangku pemimpin negara itu di duduki kembali oleh mereka. Banjir tidak pernah salah, tapi kondisi yang membuatnya semakin meluas.

    Catatan:
    Gue bukan pembela Jokowi atau partai manapun. Tapi ini faktanya.

    • Lock Nut

      Jakarta Banjir …
      Jokowi : “Emang gw pikirin, wong gw mau nyapres kok… wekekkkkk “

    • Supardi Tachsis

      Telatnya dimana Bung Asma ? BKT yang sdh rampung jamannya Foke jg nggak berfungsi, krn sodetan kali Ciliwung ke BKT yg menjadi tanggung jawab Kementerian PU tdk direspon. Lahan untuk membangun rumah susun atau rumah deret di Jkt sdh tdk ada karena dibangun Mall (yg biaya izinnya sdh ditilep). Pintu air Manggarai dulu ngga ada yg mikirin untuk diperbesar, begitu jg waduk Pluit & Ria Rio dipenuhi eceng gondok. Jl. TB Simatupang mau diperbaiki oleh Pemprov DKI, Pemerintah Pusat (Menteri PU) marah, krn itu tanggung jawabnya. Jadi kalau komentar yg proporsional deh.., ini faktanya.

  • Usman Gumanthi

    ngomong apa? eperti gak pake OTAK, BANJKIR itu tidak seketika karena JOKOWI JADI GUBERNUR, akan tetapi kelakuan berkepanjangan WARGA JAKARTA dan SEKITARNYA yang tidak memperhatikan LINGKUNGAN, memperbaikinya TIDAK CUKUP SETAHUN ATAU LIMA TAHUN, karena jarus merubah BUDAYA RAKYAT termasuk HARY AZHARI, dari budaya NGOMONG DOANG ,MENJADI BUDAYA KERJA UNTUK RAKYAT.

    • Lock Nut

      Coba kalau yg jadi gubernur Foke atau Hidayat Nur wahid… paling kamu langsung hujat.

      Memang banjir itu di sukai simpatisan Jokowi hanya pas KAMPANYE saja… giliran kebanjiran pada pura-pura lupa deh…

      • firda anwar

        ini merupakan effect kebijakan gubernur terdahulu, dimana sungai sedimentasinya sudah tinggi tidak dikeruk2, seperti danau ria rio, dulu saya pikir lapangan bola, karena penuh tertutup enceng gondok, waduk melati yang dulu luas sekarang menjadi mall thamrin city, rawa di dekat taman anggrek sekarang menjadi central park mall, jadi banyak area untuk meanmpung area berubah fungsi, dulu waktu gubernur sutiyoso banjir lebih besar sampai istana kebanjiran sepertinya tidak ada yang kompetlain, waktu foke jadi gubernur banjir juga lebih besar dari sekarang tapi tidak ada yang kritik, sampai di daerah pesanggrahan ada pengajuan dana untuk membuat danau kecil untuk mengurangi banjir tapi yang ada waduk yang ukurannya mirip empang ikan, jadi mendingan kira flashback kebelakang dulu mengapa normalisasi sungai2 dijakarta tidal dimulai dari gubernur terdahulu padahal sedimentasinya sudah sangat tinggi dan juga mental penduduk jakarta agar tidak mebuang sampah ke sungai mulai di perbaiki, tidak usah jauh2 sungai di dekat rumah saya baru mulai di normalisasi padahal sudah 10 tahun yang lalu sedimentasinya sudah tinggi banget sehingga daya tampung airnya kurang, jadi dech langganan banjir

    • abuzinad

      Tipe Fans Jokowi …
      1. Salahkan gubeernur terdahulu
      2. Salahkan Rakyat jakarta
      3. Salahkan hujan

      Jokowinya? gak ada salahnya ….!! Koplak beneeerr

      • mamase

        lebih baik fans jokowi, daripada fans LHI kayak ente… produk cuci otak parte kotoran sapi… najisss….

    • Agoes Saifullah

      makanya liat dong janji jokowi ma ahok sblm jd gubernur,,setelah 100 hari menjabat tdk akan ada banjir lg!!!!

    • mamase

      setuju bro.. mereka gak punya pikiran……. akalnya didengkul……. emangnya jokowi itu malaikat…..

  • nyamat marzuki

    DPR yang diagung agungkan ternyata pada korupsiiiiii,,,,,,,,,

    • abuzinad

      Emang ada yg agung2in DPR? ….. gak ada deh

      Kalo agung2in jokowi? buaanyaak, tp gelap mata semua

      • Supardi Tachsis

        Abuzinad….yg gelap mata tuh ente, krn nggak bisa membedakan pejabat yg mau kerja dg pejabat (anggota dewan) yg kerjanya cuma pandai bersilat lidah, tp kalau ada peluang untuk korupsi ikut nimbrung. Anggota DPR itu ibarat penumpang odong2.

  • sigit

    Dengkulnya lg lecet apa ya

  • Lock Nut

    ……………Jakarta Banjir …
    Jokowi : “Emang gw pikirin, wong gw mau nyapres kok… wekekkkkk “

  • Aloisius Haryandoko Dibyoprano

    Seorang yang bijak dan berpendidikan tinggi dan beakhlak tinggi akan selalu berpikir, menimbang dengan tenang apa yang hendak dikatakannya, apabila apa yang hendak dikatakannya itu menyangkut dan berpengaruh pada orang lain. Belanda yang negara dan pemerintahnya jauh lebih tertib danteratur dari Indonesia baru bisa mengatasi banjir setelah 5 tahun bekerja keras. Pernyataan2 politik sepatutnya tidak dikaitkan dengan dengan kondisi teknis yang rumit, karena hanya menghasilkan kekacauan, keresahan dan pembodohan
    di masyarakat.

    • andi aza sinaga

      sy sangat setuju atas saran dari bapak (mantapppp pak). untuk pak jokowi lanjut terus dan jangan di dengerin apa kata org2, apa lg CELOTEH anggota DPR. untuk anggota DPR yg gak suka dengan kinerja pak jokowi, coba pikir aja sendiri, apakah anggota DPR sdh benar.

  • Aan Nine

    Suruh itu orang-orang DPR yang sok pintar itu bikin undang-undang buat merubah perilaku hidup sembrono/jorok masyarakat Jakarta. Itu solusi ampuh atasi banjir di DKI. Jangan keritik jangkriik doang, bauuu.

  • Yawan Wan

    BANJIIIIIIIIIIIIIIRRRR…Ternyata banjirnya di sebabkan oleh air dari air mengalir sungai bengawan solo yang sedang mencari induknyaaaaaaaaaaa……

  • hhhh

    walau JAKARTA ganti 26 x gurbernur…jakrta tetap banjir…bukan hanya banjir JKARTA KATANYA MAU AMBLESS

    • hhhh

      JAKARTA SUDAH KEBANYAKAN TEMPAT MAKSIAT….

  • Anton Akong

    udehhhhh jgn be klaiiiiii…..ntu musibahhhhhhh…..bukan ulahhhhh……skarang harusnye kite intropeksi diriiiiii…..yg tinggal di perumahan jgn buang sampah kekampung orangggg….yg di kampung jgn buang sampah di kaliiii…..jd kite saling menghargailingkungan orang laen dehhhhhhhhh

  • Anton Akong

    bekasi yg kalinye GEDE…BANYAK…kaga sanggup nerima aer yg alloh tumpahin ke BUMI…..jd jgn sk nyalahin seseoranggg….. ulah kite smueeee

  • Azis ajup cahdableg

    Kepengen ga kebanjiran…?
    Pindah ke kampung saya jgn di jkrta.. hahaaaa.
    Mawas diri to.. Lillahi Ta’ala. Insya Allah Barrokah Bung..
    Politisi ada maksud laen di balik kritikanya.. :)

  • Erik Eri

    Masarakat ketipu dgn janji jokowi waktu pilgub dki. Ntar waktu pilcapres apalagi janji yg muluk2 untuk menipu rakyat biar kepilih.

  • Abu Athaya

    si “bejo” udah ketauan kartunya, kira2 manuver apalgi yg duilakukan tim “kampanye” nya si bejo ya… *watch n see.. smoga warga jakarta/indonesia tersadarkan..

  • Dien Ka

    Soal banjir murni human error, jadi masalah tersebut tidak bisa kita bebankan kepada seorang Jokowi saja, tapi harus seluruh komponen masyarakat terlibat di dalamnya. Karena ini adalah PR bersama…

  • Zainal Parapat

    Allah akan uji seseorang dari yg kecil baru yg besar.joko wi harus bisa mengendalikan DKI baru dia bisa pegang RI1.

  • fernando torresa

    amien rais ancene kakean cangkem. nyocot thok ae isone. dari dulu nih orang bisanya ngritik doang.

  • ujang stawert

    Yaa jakarta tempatnya orang2 kagak benar…korupsi..prostitusi..orang2nya banyak yg ancur2an…walaupun gubernurnya dan wakil mantap..yaa rakyatnya bodoh2..tdk..taaat aturan..buang..sampah..sembarangan..jangan..mimpi..ancur
    …selamat..menikmati..banjir..teyuuus…
    .

  • tukangpermen

    yah kan ada yg bilang Banjir di jakarta itu Gampang di thn 2011, kena batunya skrng, mana absen terus di rapat2 bersama dgn daerah mengenai banjir, baru kemarin ini krn sudah kadung banjir besar baru mau ikut rapat bersama banjir dgn jawa barat, PU dll, dan tolong yah, jangan Politisasi Banjir ini supaya bisa jadi Presiden dan Wakil Presiden , dgn slogan “lebih mudah mengatasi banjir kalau jadi presiden” buktikan dulu janji2nya , dulu dgn Mempolitisasi dan menggampangkan Banjir jakarta sukses jadi gubernur, kenyataanya?

  • abuzinad

    Semakin sombong manusia, dengan mengaku2 sudah bikin kanal, mengeruk waduk pluit, dll, eh semakin ditunjukkan betapa lemahnya manusia …

    Jokowi? bantuin aja deh, kasiaan … di solo gak bisa apa-apa, di DKI klepek klepek …

  • Yusup Umbara

    Negeri Lucu…hobinya saling tuding dan salahkan! ckckck…Ayolah bang and bung, berat sama dipikul ringan sama dijinjing….

  • irwan

    Yang salah Banyak, dulu Cuek, Anggota DPRD DKI, Sok cuek sekerang Sok Mejalahkan DasaR Tak Punya Otak, DPR Tidak Pernah Berpikir Untuk Mengatasi, Kalau Bukan Untuk Kantong, Banyak Yg Komen Sok Penting Padahal Lebih Hina dari Bau Jamban,Coba dilihat Yg Sudah Dibangun Bagai mana, Dasar otak Sampah ???. Jakarta bisa mengendalikan banjir asal di urus, kalau Jakarta tak banjir, tolong di kosongkan, dalam l5 tahun pasti tak banjir

  • candra

    Suruh Bapak Harry Azhar Azis saja yang jadi Gubernur DKI, mungkin dia bisa nyedot air banjir Jakarta. Biar tidak asal njeplak kalau ngomong….

  • tareq bia

    DPR gebleg

  • Bawakaraeng

    jadikan musibah banjir ini sbgai ajang introspeksi diri,apakh banjir ini cm kebetulan ataukah ini adalh teguran Tuhan….(jawabannya kembali pd diri masing2)

  • zhafir sakifa

    TUEK2 ISONE GOR NGOMONG TOK… MBOK DIKERJANI DEWE NGOPO….EMANGE JOKOWI MALAIKAT…. BANJER WES PULUHAN TAHUN NYALAHNE WONG SENG NJABAT AGK SETAHUN…… PANTES ENDONESA BOBROK..WONG DEWANE ISONE GOR NGOMONG

  • mamase

    Liat saja nanti para pendukung PKS gigit jari… karena partainya bakal mengemis2 ke PDIP minta jatah kabinet… hahaha…..

    Skrg silahkan kalian puaskan mencari kekurangan Jokowi…. :D

  • mamase

    Liat saja nanti para pendukung PKS gigit jari… karena partainya bakal mengemis2 ke PDIP minta jatah kabinet… hahaha…..

    Skrg silahkan kalian puaskan mencari kekurangan Jokowi…. :D

Lihat Juga

Menurut Din Syamsudin, Beberapa Alasan ini Membuat Ahok Tidak Cocok Pimpin Jakarta