Home / Berita / Internasional / Asia / Mujahidin Siapkan ‘Peluncur Neraka’ Untuk Hadapi Israel

Mujahidin Siapkan ‘Peluncur Neraka’ Untuk Hadapi Israel

Roket ditembakkan militer Palestina dari wilayah utara jalur Gaza menuju Selatan Israel, Kamis (15/11/2012). (EPA /LANDOVwbur.org)
Roket ditembakkan militer Palestina dari wilayah utara jalur Gaza menuju Selatan Israel, Kamis (15/11/2012). (EPA /LANDOVwbur.org)

dakwatuna.com – Gaza.  Brigade al-Mujahidin, sayap militer pergerakan al-Mujahidin, mengumumkan mampu memproduksi peluncur rudal tipe baru. Peluncur rudal ini akan menjadi kejutan bagi Israel saat mereka berkonfrontasi.

Kepada Maan News, Senin (27/1), juru bicara pergerakan al-Mujahidin Abu Omar, menyampaikan peluncur rudal terbaru itu mereka sebut ‘Sair’, yang berarti api atau neraka dalam bahasa Arab. Sair akan digunakan dalam semua konfrontasi melawan Israel.

“Peluncur ini diciptakan untuk menghalau senjata musuh yang mengancam Gaza,” kata Omar merujuk serangan Israel yang terus berlangsung beberapa pekan ini.

Omar berkata, pertahanan baru itu akan menjadi kejutan bagi Israel. Brigade al-Mujahidin merupakan pecahan dari Brigade al-Aqsa milik Fatah.

Brigade al-Mujahidin akan menggunakan peluncur rudal terbaru mereka untuk menyerang tentara Israel yang berada di perbatasan Gaza. Gaza, yang menjadi wilayah otoritas Hamas, mengalami blokade ekonomi sejak 2006. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (67 votes, average: 9,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General

Organization