Home / Berita / Nasional / Gus Sholah Minta Boediono Memberikan Contoh yang Baik

Gus Sholah Minta Boediono Memberikan Contoh yang Baik

Tokoh Nahdlatul Ulama Solahuddin Wahid
Tokoh Nahdlatul Ulama Solahuddin Wahid

dakwatuna.com – Jakarta.  Tokoh Nahdlatul Ulama Solahuddin Wahid menyarankan Wakil Presiden Boediono memenuhi panggilan Timwas Century DPR RI pada 19 Februari 2014.

“Akan jadi contoh baik jika Boediono memenuhi panggilan itu,” kata Gus Solah, demikian Solahuddin Wahid disapa, saat ditemui Timwas Century di Hotel JS Luwansa Jakarta (Senin, 27/1).

Dengan memenuhi undangan Timwas, kata Gus Solah, Boediono bisa menjelaskan kembali duduk soal Century yang disebut-sebut merugikan Rp 6,7 triliun, sekalipun sebelumnya Boediono telah diperiksa Timwas.

“Jelaskan dengan tuntas. Masalah Century sudah lama terkatung-katung. Tidak jelas ujungnya,” kata adik kandung Presiden ke 4 RI, Abdurrahman Wahid, itu.

Gus solah mengharapkan Boediono bersikap negarawan, memenuhi panggilan Timwas lalu menjelaskan dengan tuntas siapa aktor paling bertanggung jawab di balik bailout Century agar kejadian serupa tak terulang di masa yang akan datang.

“Jadi Boediono sebaiknya datang karena DPR punya hak memanggil. Kebetulan Boediono sekarang wapres. Tapi kan Boediono dipanggil atas kapasitasnya sebagai mantan gubernur BI,” demikian Gus Solah. (rmol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Sejuki

    Gus Solah. Kalo yg kayak sampeyan sarankan itu, Budiono, ya gak ngerti. Dia itu ngertinya, jadi Wakil Presiden, orang yg super gituuu….

  • Erik Eri

    Ya aktor intelektual casus century ini ya budiono sama SBY ya siapa lagi, mana mau dia mengakui nggak mungkin lah. Mana mau maling ngaku.

  • Mujahidin Mujah

    DPR harus berani menerapkan metoda “polisi nangkap maling ayam”

Lihat Juga

Surat Panggil Paksa Boediono Belum diteken Marzuki Alie