Home / Berita / Nasional / Anis Matta: Indonesia Mampu Jadi Model Negara Sejahtera yang Religius

Anis Matta: Indonesia Mampu Jadi Model Negara Sejahtera yang Religius

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta dalam acara Apel Siaga Relawan PKS se-DKI Jakarta, di Lapangan Banteng, Jakarta (25/1). (Foto: humas PKS)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta dalam acara Apel Siaga Relawan PKS se-DKI Jakarta, di Lapangan Banteng, Jakarta (25/1). (Foto: humas PKS)

dakwatuna.com – Jakarta. Indonesia saat ini memerlukan otak, hati dan tulang punggung yang baru untuk mencapai negara dengan ukuran yang menengah menjadi negara besar, menjadi negara yang sejahtera dan religius. Demikian diungkapkan oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam acara Apel Siaga Relawan PKS se-DKI Jakarta, di Lapangan Banteng, Jakarta (25/1) kemarin.

“Kalau negara sejahtera sudah banyak, tapi mencari model negara sejahtera yang religius itu yang sekarang ini kita belum temukan, dan kita berharap dengan otak, hati dan tulang punggung yang baru, Indonesia bisa menjadi model dari sebuah negara sejahtera yang religius, menjadi model bagi negara-negara Islam dan menjadi model bagi negara-negara barat, insya Allah,” ujar Anis Matta di hadapan ratusan ribu relawan PKS.

Anis Matta mengatakan bahwa apel siaga yang digelar di DKI Jakarta ini merupakan yang pertama untuk memulai apel siaga di seluruh provinsi di Indonesia. PKS, tambah Anis akan memulainya dengan program tanggap bencana. “Kita selesaikan masalah orang lain, karena siapa yang bisa menyelesaikan masalah orang lain itu artinya dia sudah selesai dengan dirinya sendiri,” kata Anis.

Selanjutnya selain untuk tanggap bencana juga untuk persiapan Pemilu di 9 April 2014 mendatang. “Kita mulai dari Jakarta, karena kita ingin seluruh daerah mendengarkan semangat relawan dan kader PKS di Jakarta, bahwa relawan dan kader PKS siap merebut kemenangan di Jakarta kembali,” ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Anis Matta, Sekretaris Jenderal (Sekjend) PKS Taufik Ridho, Ketua Fraksi PKS DPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Selamat Nurdin, Sekretaris Umum (Sekum) DPW PKS Tubagus Arif, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, dan beberapa jajaran pengurus pusat PKS lainnya. (humas/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,89 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Erik Eri

    Hiduuuuup PKS. Hayoooo umat muslim mari kita bersatu hanya PKS lah partai yg memperjuangkan dan menjaga hak mu.

    • captainc

      bohong besar.

  • Wila Salam

    Negara Indonesia akan mampu menjadi model negara sejahtera dan religius jika sistem pemerintahannya bukan sistem pemerintahan kufur pa Anis, hukum yg dijalankan adalah hukum Alloh SWT (Q.S. Al An’am 57: “Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik”. ), bukan KUHP buatan Belanda, Undang2 yg dipakai adalah dari Undang2 Islam, bukan undang2 buatan DPR, perekonomian yg dipakai adalah perekonomian syaria’h, bukan perekonomian yg ribawi.
    Semoga pa Anis tidak lupa bahwa HARAM HUKUMNYA BAGI PARA MUSLIM MEMILIH PEMIMPIN YG TIDAK MENERAPKAN SYARI’AT ISLAM DALAM KEPEMIMPINANNYA.

    • wahabi sesat

      pasti HT,…dulu ane beranggapan persis seperti itu, tetapi seiring bertambahnya umur dan pengetahuan serta kajian mendalam pandangan ane berubah tentang demokrasi

    • hardy

      Pa wila : terus ditengah arus demokrasi ini kita mw pasrah ditengah keadaan ?
      Apa sikap anda ? Demo & mengkritisi pemerintah ?
      Sama halnya ada org yg tdk bisa berenang di lautan, kalau benar2 ingin membantunya ikulah berbasah ria dan berenanh menolongnya, jgn hanya dgn suara.
      Maksud sy, klo ingin merubah sistem masuklah ke sistem tsbt bkn dgn retorika.
      Justru, pks sedang menyewa pisau demokrasi utk membunuh yg punya demokrasi.
      Ingat ! Demokrasi hanya alat utk mencapai tujuan
      Coba lihat peralihan pemerintahan sekulerisme di Turki, mesir, tunisia, afrika tengah dan negara timur tengah lainnya

      Salam Ukhuwah :-)

      • Wila Salam

        Jika Alloh mengijinkan PKS mendapatkan suara terbanyak dari pemilihan pemimpin, PKS ada di puncak kekuasaan, akankah PKS mampu menerapkan hukum2 Alloh SWT jika PKS masih berada dalam tempurung Demokrasi (suara rakyat adalah suara Tuhan—-keputusan ada pada suara terbanyak—padahal suara terbanyak belum tentu benar)??

Lihat Juga

Aksi 4 November Murni dari Masyarakat