Home / Berita / Nasional / Zakat PNS Bukan Pemaksaan

Zakat PNS Bukan Pemaksaan

Ilustrasi - Zakat (ramadanonline.de)
Ilustrasi – Zakat (ramadanonline.de)

dakwatuna.com – Balikpapan. Usulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang diimpelemtasikan melalui Peraturan Pemerintah (PP) dan Instruksi Presiden terkait zakat PNS, jangan dinilai sebagai bentuk pemaksaan. Justru itu merupakan wujud dorongan memperkuat jiwa sosial.

Pernyataan itu disampaikan Staf Ahli BAZNAS, Irfan Syuaib Beik kepada, Rabu (22/1).

“Jangan salah, tidak semua PNS mengeluarkan zakat, apalagi kalau mereka yang tidak tergolong mampu,” ujarnya.

Menurut Irfan, PNS yang mungkin tergolong mampu berada pada golongan 3A ke atas. Jelas, ini meluruskan nada sumbang soal zakat PNS.

“Lebih penting lagi, zakat itu kan, mungkin saja disalurkan kepada mereka lagi,” ucapnya.

Karenanya, Irfan meminta masyarakat bersikap positif soal ini. Apalagi melihat posisi zakat sebagaian dari ajaran Islam yang memiliki peranan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 2,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (halalbogor.com)

Bogor Canangkan Jadi Kota Zakat di Tahun 2020