Home / Berita / Daerah / Praktisi TI Mengatakan Kerja Jokowi Hanya 3: Blusukan, Pembenahan, dan Menyalahkan Pihak Lain

Praktisi TI Mengatakan Kerja Jokowi Hanya 3: Blusukan, Pembenahan, dan Menyalahkan Pihak Lain

Banjir di Kampung Pulo Jaktim pada Januari 2014 (Foto: merdeka.com)
Banjir di Kampung Pulo Jaktim pada Januari 2014 (Foto: merdeka.com)

dakwatuna.comPraktisi Teknologi Informasi yang juga pengamat pendidikan, Muhammad Yusdi mengatakan, dari penelusurannya di internet, hanya ada tiga kerja Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang ramai dibicarakan baik di media online maupun sosial media.

Selebihnya menurut Muhammad Yusdi, tidak ada berita apapun terkait kerja pembangunan yang dilakukannya.

“Saya menelusuri berbagai berita yang terkait dengan Jokowi dan hanya menemukan tiga kerja Jokowi. Pertama blusukan yang semua media menayangkannya. Ini memang fenomenal karena di-blow up habis-habisan oleh media. Meski blusukan tidak ada hasil yang signifikan,” kata Muhammad Yusdi, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/1), sebagaimana dilansir situs JPNN.

Kerja kedua lanjutnya, yang juga diblow up habis media adalah pembenahan Pasar Tanah Abang dan Waduk Pluit.

Menurutnya, sebenarnya itu juga tidak istimewa. Pembenahan Tanah Abang misalnya, itu memang harus dilakukan. Tapi karena tidak pernah ada yang melakukan dan juga berkat bantuan media, semua menjadi seolah luar biasa. Begitu juga dengan Waduk Pluti. Jokowi tidak menciptakan hanya membenahi.

“Kalau mau diukur sebenarnya gubernur sebelumnya jauh lebih berhasil. Kita bisa lihat zaman Sutiyoso dan Fauzi Bowo (Foke) ada busway dan Banjir Kanal Timur yang memang berhasil mengatasi banjir di beberapa wilayah di Jakarta Timur. Tapi keberhasilan BKT di media sosial kalah oleh blusukan Jokowi. Padahal dampak pembangunan BKT itu wilayah Jakarta Timur berkurang banjirnya. Sementara Waduk Pluit hanya daerah rumah Ahok saja yang tidak banjir,” jelasnya.

Kerja ketiga yang bisa dicatat, menurutnya, adalah menyalahkan pihak lain baik orang, instansi lain, bahkan alam.

“Kalau kita membaca di media online dan melihat di televisi, kalau ada masalah Jokowi selalu menyalahkan pihak lain baik orang, instansi, maupun alam. Untuk masalah banjir dan macet saja dia menyalahkan presiden, gubernur dan bupati serta walikota daerah lain dan terakhir dia juga menyalahkan alam. Semuanya kini ramai diperbincangkan,” imbuhnya. (fas/jpnn/dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (42 votes, average: 8,07 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

  • Harry Suriadi

    memang seperti itu…….

  • BramSonata

    Untuk menjadi pengamat yg berkelas/profesional, salah satu syaratnya: kosongkan/halau semua isme isme yg mondok didiri anda, seperti prasangka,pandangan hidup dan keyakinan, fanatisma golongan dan lain sebagainya.

    Dengan demikian, apabila semua ini dilakukan, anda menilai seseorang–misalnya– Gubernur JOKOWI, dipastikan akan enak dibaca/diresapi oleh orang lain/pembaca.

    • Ganjaroso Nih

      Untuk menjadi PEMBACA yg berkelas/profesional, salah satu syaratnya:
      kosongkan/halau semua isme isme yg mondok didiri anda, seperti
      prasangka,pandangan hidup dan keyakinan, fanatisma golongan dan lain
      sebagainya.

      Dengan demikian, apabila semua ini dilakukan, anda membaca tentang penilaian terhadap seseorang–misalnya– Gubernur JOKOWI, dipastikan akan enak
      dibaca/diresapi oleh anda.

      • Afrizan

        setuju bgt….

    • ThaifahManshurah

      orang tsb tandanya udah dicuci otaknya oleh media masa sekuler
      yg dibayar oleh konglomerat sponsor si petruk alias jokowi
      tujuannya untk membangun citra positif si petruk

      padahal si petruk abal2
      seolah-olah hanya petruk yg berjasa

    • Rudyno Nasrial

      Emang isme apa yang dianut pengamat diatas?? Itu berita kan ada di jpnn….makin ga nyambung nih

  • perwirahadiy

    semua harus belajar memperbaiki diri, seimbang dalam bersikap, menjadi intropeksi, yang penting jangan merasa besar dengan media padahal kerja biasa saja, sudah cukup menjadi bukti kepemimpinan sebelumnya yang saat awal sangat disanjung, dipuja ria, di akhir masa kepemimpinanannya dibuang, sungguh kejam. karena seorang berharap kepada manusia yang lemah lupa pada Tuhan yang memiliki semuanya…ayo kembali berbenah diri, berkaca diri, bekerjalah walau orang mencerca, jadilah pembukti orang yang bersungguh-sungguh menolong ummat sebagai hamba Tuhan

    • ThaifahManshurah

      elu aja berkaca diri sono
      udah belom

      kok pake sok ceramahin orang lain

      • Syam sofyan

        Lho… kenapa mesti emosi?

        • ThaifahManshurah

          siapa yg emosi

        • yudhi

          @syam: pasti pasukan nasi bungkusnya parTai kemunafikan sejahtera

  • marto

    ini kan berdasarkan penulusuran internet doang, ngga objektif krn ngga ngelihat apa yang ada di agenda dan mejanya jokowi… kalo menelusuri internet doang mah anak SD juga bisa menyimpulkan kalo bu Ani kerjaannya instagraman melulu… ah… politik, politik… saling melempar berita di media buat menjatuhkan lawan politik…

    • Rudi

      jasmev detected!

      • Lock Nut

        Sekarang ganti nama jadi JUIB (jokowi untuk indonesia baru)

  • Lock Nut

    Menurut saya ulasan tersebut masih kurang, kerja jokowi bukan hanya :

    Blusukan, Pembenahan, dan Menyalahkan Pihak Lain… Nonton Konser Metallica dan Slank kenapa nggak di sebutkan ?

    Saya protes,…..

    • Agatha Rizky

      iye..bener juga gan.. ^_^

    • Didonk Lulu Detroit

      hehhee..betul…

    • yudhi

      masih dendam ni yee

    • dark king

      lohk anda tidak pernah tau ya kalau jokowi pernah diberitakan nonton konser metalica dan slank,,, berarti anda sudah ketinggalan berita boss,,, di media cetak atau media elektronik dan situs pernah memberitakan nya,,, wahwah2 anda fikir banyak media yg selalu menanmpilkan yg bagus2 tentang jokowi,,,, lihat salah satu stasiun tv yg selalu menyiarkan negatif tentang jokowi,mana ada seorang gubernur mau terjun ke lapangan sampai tengah malam,mana ada gubernur tinjau lokasi para pengungsi tengah malam,dan mana ada gubernur yg ga pernah ngambil gaji nya sendiri,,,, masyarakat dki jakarta merasakan itu perbedaan nya seperti apa dan justru lebih baik, semua program butuh dana,dana yg di ajukan oleh jokowi di persulit oleh DPRD,,,,

      • Lock Nut

        “lohk anda tidak pernah tau ya kalau jokowi pernah diberitakan nonton konser metalica dan slank,,,” —-> Wekz…. ? masak gini aja harus di jelasin… Kita lagi bahas artiklel diatas. Jadi kerja Jokowi itu hanya : Blusukan, Pembenahan, dan Menyalahkan Pihak Lain… saya nambahin “Nonton Konser”

        Paham ?

        • mamase

          anda ini orang kuno… cara berfikir pun kuno…… pasti anda selalu menganggap orang yg “katanya” agamanya bagus, diusung parpol plg suci, pasti pandai memimpin…. belum tentu bossss………..

          jangan nilai kacang cm dr kulitnya…. ntar dapatnya kayak LHI……..

      • aku lelaki

        anda pasti tidak tahu gubernur JABAR – AHER, SUMUT – GATOT, SUMBAR – IRWAN PRAYITNO
        SUTIYOSO berhasil dengan BUSWAY, FOKE berhasil dengan KANAL BANJIR TIMUR yang dirasakan hampir seluruh JABODETABEK
        sementara JOKOWI-AHOK, hanya berhasil di kawasan tempat rumah mereka tinggal
        SELEBIHNYA, HANYA MEDIA YANG LEBAY MEMBERITAKAN
        ANDA HARUS BELAJAR LEBIH BAIK LAGI, BAIK ITU KUANTITAS TERUTAMA KUANTITAS

        • Afrizan

          Jokowi Berhasil membangun Monorail, MRT dan ERP, Lorong2 Jalan sudah tidak gelap, perbaikan ruas2 jalan, pembenahan apatitur negara. Mungkin anda yg belum belajar banyak… Saya tinggal di JKT dan itu yg saya rasakan,

          • Lock Nut

            Busway kebakaran nggak di sebutkan mas … ?
            Gitar di serahkan ke KPK, giliran korupsi BUSWAY 1,7 TRILYUN jokowi #NggakMIKIR…. pusing mikirin Nyapres… sampai-sampai BLUSUKAN ke mana-mana nyari dukungan.

  • Saif Uddin

    BETUL SEKALI Jokowi tidak ada hasil kerjanya….Sudah Terbukti waktu jadi Walikota Solo…mana hasil kerjanya cuma blusukan doang…yang begini dipilih jadi Gubernur…rasain yang memilih Jokowi….NOL BESAR…!

    • Romy Avrilian

      wow

    • yudhi

      ente pasti pasukan nasi bungkusnya parTai kemunafikan sejahtera

    • cah ndeso

      yg frustasi tulisannya ga jelas arah nya..

  • Efi

    Saya kecewa, Dakwatuna kok jadi gini, ya? Suka muat berita-berita yang provokatif. Saya pikir, siapapun yg ada di posisi Jokowi saat ini ga bisa menyulap Jakarta dalam sekejap. Objektif saja. Hanya karena Jokowi berasal dari kubu ‘merah’ jangan jadi dzalim menyudutkan dia.

    • Elap Brare

      satu tahun itu bukan sekejap. tapi seperlima atau 20% dari masa kerja. dan juga banjir bukan satu2 pekrjaan yg harus di tuntaskan sesuai janji. tapi paling tidak jokowi bisa memproritaskan apa yg paling penting di masyarakat. ini bukan profokatif, hanya informatif saja.

    • Lock Nut

      Saya lebih kecewa lagi kenapa selama ini media lain hanya beritakan yang bagus-bagus saja tentang Jokowi. Jokowi naik sepeda, jokowi BERNIAT, Jokowi INGIn… ini dan itu… Jokowi melongok SELOKAN.. cuman jokowi kentut saja yang nggak ada beritanya. Itu Pencitraan Pesanan, ada kekuatan besar yang ingin memaksakan Jokowi untuk jadi presiden 2014 ini. WASPADALAH…

      • yudhi

        @lock_nut:disqus masih dendam ni yeeee

      • Jokowi ingin begini, Jokowi ingin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali….

        semua-semua-semua, dapat di lakukan… dapat dilakukan dengan cuma blusukan….

        aku ingin jakarta baru, bebas banjir…. HAI… JIDAT GUE KINCONG !

        la la la… aku sayang sekali… Joko Wi Dodo…..

      • mamase

        kalo rakyat dan media suka sama jokowi yaa itu hak rakyat dong… kok anda yg stress??

        masak media harus beritakan LHI terus….. heehheee

      • cah ndeso

        lock ndut abis kena baiat

      • cah ndeso

        kalo sedih menagis saja, tidak ada yang melarang abisin air mata , jakowi tetap makin di cintai masyarakatt..

    • mamase

      biasalah gan.. jurnalisnya saja pro salah satu parpol…. jelas saja media kacangan…….

      lebih parah lagi, parpol yg dipuja cuma parpol yg hobi jual agama, kompetensi gak ada…

  • Syam sofyan

    Wah… makin bahaya orang2 ini… Belajar Islam tapi bersikap udah nggak Islam lagi nihhh…

    • Isnan

      iya ya.
      cara berpikirnya kurang dewasa

  • Erik Eri

    Ya benar sekali ulasan ini akhir2 nya JOKOWI bisa2 menyalah kan ALLAH, ya wajarlah sekelas JOKOWI yg tadi nya cuma memimpi kota solo yg jimlah penduduk nya dan luas wilayah nya cuma 5% DKI. tambah krakter nya orang solo jauh berbeda dgn DKI, itupun sebenar nya keberhasilan JOKOWI disolo nggak seberapa cuma digadang2 media doang,

    • yudhi

      pasti pasukan nasi bungkusnya parTai kemunafikan sejahtera

    • dark king

      jangan sangkaut pautkan dengan yg kuasa,hati2 anda memfitnah orang,apalagi dengan membawa2 sang pencipta ALLAH SWT,,, anda tau kan akibat nya jika memfitnah orang dapat berakibat fatal,,,

    • cah ndeso

      mungkin nanti yg menyalah kan Alloh kenapa yg terbaik bukan muncul dari kelompok yg merasa dekat sama Alloh..padahal Alloh lebih tau hati orang…jadi ya coba diintrospeksi lahh

  • halimah sadiyyah

    Dakwatuna tukang ghibah dan profokator

  • halimah sadiyyah

    Dakwatuna ngga obyektif sama srkali

  • adi hamdani

    Awas… Siap-siap diserang JOKOWI LOVERS, mas bro.
    ..

    • yudhi

      aloo fokemon lovers

  • Shinta Nurmalasari

    WIUUU WIUUUU WIIIUUUU……<—pencinta Foke terdeteksi.

  • Shinta Nurmalasari

    WIUUU WIUUUU WIIIUUUU…..*pencinta Foke terdeteksi

  • Shinta Nurmalasari

    *pencinta Foke terdeteksi*

  • mobiljet14

    Praktisi IT membandingkan sesuatu ko ga pake metode apple2apple… Orang bru kerja 1,5 taun tp dibandinginnya ama yang btaun-taun. Gimana ente?!

  • Heron Elon

    Ada ngak yg lebih baik dari JOKOWI…??,,,,,,,,,yg lbh baik…Banyaakk,,,,,,yang bisa nya cuma BLUSUKAN……..??…Mmm gimana Yaaa….?

    • yudhi

      pasti pasukan nasi bungkusnya parTai kemunafikan sejahtera

  • Irkhamov

    Setiap berita yg mencela Jokowi pasti akan dibully habis2an sebagai menyerang Jokowi. Saia cuma penasaran, brapa seh mrk dibayar tiap kali posting gitu ? Banyak keknya ya koq pada semangat gitu, dan pengikutnya jg buanyak. Jadi pengen neh (duitnya doang seh)
    Jadi inget model program Hasbara-nya Israhell yang tiap ada berita negatif tentang Israhell pasti akan dihajar habis ama follower-nya Hasbara, dan utk jasa mrk akan dibayar sekian shekel per posting.

    • yudhi

      gunakan hati nurani dalam berkomentar, itu aja

    • dark king

      mereka tidak dibayar,mereka tau mana yg harus di bela,dan mereka tau mana yg benar dan mana yg salah,,,, masyarakat sekarang lebih pintar mana yg harus di pilih dan mana yg harus di bela,

      • Irkhamov

        Jadi kalo yg dipilih itu harus dibela dan gak boleh salah trus dikritik ? Plis deh, semua pemimpin pasti welcome namanya kritik, kecuali dia udah merasa diri dewa ato tuhan. Yg jadi aneh kan kritik yg sifatnya membangun pun dianggap menyerang. Logika sehat macam apa itu ? Nabi aja gak marah waktu dikritik ibu2. Lantas kita ini siapa koq anti kritik ?

        • Pratikno Herlambang

          mantaph bro….setuju banget….yg bela jokowi mati2an memang terlalu…seolah jokowi ga ada salah nya….

      • Agus Muslih

        setuju bos

  • mas ketut

    gencar banget jokowi lover disini…

    • Afrizan

      bukan gencar, kita liat hasil kinerja, Saya org jkt dan jujur setelah jakarta dipimpin jokowi perubahan itu terlihat, Lorong2 yg sudah Gak gelap, pembenahan Halte2 Busway dan ruas2 jalan.. wajar lah org mrndukung

  • satria fahmi

    semua itu tidak ada yang sempurna di dunia ini manusianya,,,

    jokowi masih seperti orang biasa yang tidak bisa berbuat apa apa di jakarta,,

    makasih

  • cinta damai

    Aduh yg nyerang2 jokowi kayak bisa aja klo disuruh Jd Gubernur DKI. Bisanya ngemeng doang pada! Coba Jd Gubernur bneran sampean emgnya gampang apa benahin jakarta? Soo..lebih baik didoakan, didukung BUKAN dihakimi!

    • keadilan41

      bukan nyerang jokowi, tp ngasih tau kebenaranya..biar rakyat bisa menilai sendiri..kmu ny saja yg sewot..lah org yg capresny saja tenang2 saja..

  • Wawan Heryana

    Makanya jng terpesona dulu yg jelas kemampuannya sbg pemimpin udah disanjung setinggi langit pemimpin handal perlu proses panjang bkn KARBITAN !!!!!!!

  • R Pribady Idrus

    Ass w w, cb lah kt belajar jgn menyalahkan siapapun tp salahkan diri kt sendiri, itu yg paling baik

  • abuzinad

    Berani ya dakwatuna? penyembah Jokowi banyak lho? Hati2 didamprat …!!

    1. Jokowi tdk pernah salah, 2. Jika pernah salah, lihat yg no. 1 ….

  • mamase

    jadi menurut jurnalis dakwatuna, LHI lbh bagus lah kinerjanya drpd Jokowi.. sdh gt saja, to the point….

  • abd

    ini narasumber + admin dakwatuna hatinya bener2 penuh dengan kebencian…apa salahnya berkhusnuzdon sedikit saja dan tidak merehkan perbuatan baik orang walaupun sekecill apapun,,jangan hanya jd seorang yg banyak mengkritik + menghujat tanpa berbuat perbaikan apapun…smoga semakin baik…

    • Afrizan

      ya tong kosong nyaring bunyi nya lah…

  • cah ndeso

    di habisin aja jelek jokowi …jadi jokowi tinggal diam kerja spt biasa dikejar media , ge perlu minta media….gengan kesedarhanaan pakai tempat tidur bekas kejujuran nya masyarakat makin mencintai kepemimpinan nya ketimbang yg suka pamer istri, pamer kekayaan, pamer kemewahan, suka korupsi….maju terus jokowi tiap hari yg simpati makin banyak

  • cah ndeso

    dakwatuna yg profesional yaa nya ..yg sialutin masyarakat ya diakui…yg jelek dilam baik di pks di demokrat ya dibuka juga…kalo kelihatan ga profesional nanti yg dikritik makit melejitt boss

  • Andri Fitriansyah

    Ini ajaran islam apa bukan ya…?
    Kok ngomongin orng terus kerjaannya…
    Gk sesuai sama judulnya…

  • Hermanto Saja

    Komentar negatif dan positif tergantung dari sudut pandang sebelah mana dan motivasi untuk apa. cuma ada kesan kerja baru kurang 2 tahun keberhasilannya bisa mengalahkan gubernur2 sebelumnya. kenyataan sekarang : banjir ya tetap banjir, macet ya tetap macet, jakarta bukan hanya tanah abang dan waduk pluit saja,

Lihat Juga

Ilustrasi. (seehati.com)

Pernah Bernadzar Akan Berhenti Bekerja Setelah Melahirkan, Ternyata Gaji Suami Tidak Cukup, Bagaimana?

Organization