Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Zainab Perempuan Perkasa di Jantung Demonstran

Zainab Perempuan Perkasa di Jantung Demonstran

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Nenek Zainab (82 tahun) yang gugur karena peluru militer di Alexandria kemarin (islammemo)
Nenek Zainab (82 tahun) yang gugur karena peluru militer di Alexandria (islammemo)

dakwatuna.com

Perempuan tua membuka cerita semangat
tampar pemimpin diktator dengan gelora yang tak pernah padam
Cairo, Alexandria dan Luxor
tiga kota cinta penuh sejarah
yang pernah kutapaki
dan aku kagum pada perempuan tua itu

Zainab.. kau ajari kami tentang
kegigihan
semangat
bara perlawanan tak kenal usia
bungkuk tertatih saat suarakan keadilan
renta di tengah jutaan demonstran
tapi api revolusi tak pernah padam di dadamu

Hingga timah panas yang keji
menancap di punggungmu
hentikan langkahmu di Sidi Jabir

Pria bodoh itu lupa
Pria bengis yang sarangkan peluru ketubuhmu lupa
Yaaa…dia lupa
Zainab seorang renta berusia 82 tahun
tak bisa dihentikan cita-citanya
tak bisa dibungkam harapannya
jasadnya saja yang mati
namun api semangat itu makin membara
dan getar perlawanan itu
kurasakan juga sampai di sini

Tua bukan berarti lemah
tua bukan berarti tak bernyali
tua bukan tak berarti hilang taring perlawanan
tua hanya soal angka
tapi aku sangat muda dalam semangat

Aku…Zainab
perempuan perkasa di jantung demonstran
yang dalam tatih langkahnya
menjadi singa menyala
yang siap terkam
sang diktator
yang mudah tumpahkan darah rakyat
demi ambisi serakah
yang melacur dijalan demokrasi

Aku…Zainab
INGAT!

Timah panasmu
peluru tajammu
hanya hentikan nadiku saja
hanya muntahkan darah dari punggungku
hanya istirahatkan detak jantungku

TAPI…

Detak perlawanan terus membahana
detak pengorbanan akan terus semai bumi Mesir
detak pengabdian yang tak kenal usia
detak yang sama dimiliki oleh jutaan demonstran
detak yang sama di jiwa rakyat Mesir yang inginkan keadilan
sampai kemenangan untuk rakyat Mesir tiba
sampai pemimpin tercinta
kembali mengabdi untuk Mesir tercinta

Salam cintaku dari surga
Zainab perempuan perkasa dijantung demonstran

(joy/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (20 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Penulis yang menyuarakan kata hati
  • sudi

    subhanallah aku ingin punya izzah seperti zainab

  • AfianiForDPRDBpp:)

    MaasyaaAllaah.. Tak satupun raga mampu memenjara semangat juang. Karena kerentaan tak berbanding lurus dengan kelemahan. Ada iman yg senantiasa menguatkan.

  • asti kartika sari

    malu rasanya yang hanya duduk terpaku diam tak melakukan apa2 :'(

  • fuad aris

    Tidakkah engkau tahu anakku, segala ‘udzur telah dihapus dengan firmanNya, “Berangkatlah dalam keadaan ringan ataupun berat!”? -Abu Ayyub Al Anshari, Radhiyallaahu ‘Anhu-

  • Taufiq Yu

    gak bisa komen apa2, sedih dan terbakar

  • Ganita Andytiana Umar

    usia bukan batasan untuk membela agamanya Allah
    “ALLAHUAKBAR”

Lihat Juga

Buku Berisi Tips Pacaran Sehat Dibakar