Home / Berita / Nasional / Mubarok: Karena Politik, Anas dan SBY Jadi Korban

Mubarok: Karena Politik, Anas dan SBY Jadi Korban

Presiden SBY dan Anas Urbaningrum (Foto: penanone.com)
Presiden SBY dan Anas Urbaningrum (Foto: penanone.com)

dakwatunacom – Jakarta. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok menilai penahanan Anas Urbaningrum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk kekalahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, SBY sebagai tokoh sentral partai telah termakan hasutan para “sengkuni” internal Demokrat yang tidak menyukai Anas. “Anas jadi korban SBY. SBY jadi korban sengkuni,” kata Mubarok ketika dihubungi, Ahad (12/1).

Mubarok mengatakan sudah sejak lama Anas menjadi target para sengkuni di sekitar SBY. Para sengkuni merasa Anas memiliki potensi besar maju sebagai capres pada Pemilu 2014. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi eksistensi para sengkuni yang tidak menyukai Anas. “Seandainya tidak ada masalah hukum, konvensi Demokrat tidak akan ada. Anas yang jadi capres,” ujarnya.

Tidak mudah menerjemahkan pernyataan terima kasih Anas kepada SBY sesaat sebelum dia ditahan KPK. Yang jelas, kata Mubarok, pernyataan itu merupakan gaya khas politik Jawa yang bisa ditafsirkan sebagai sindiran sekaligus perlawanan. “Dia merasa penahanannya karena masalah politik. Dan Anas bisa membuktikannya,” ujar Mubarok.

Mubarok percaya Anas tidak akan tinggal diam diperlakukan tidak adil oleh para sengkuni SBY. Anas, menurut Mubarok, bukan tipikal politisi yang gampang frustasi menghadapi masalah. “Dia tetap memandang ke depan. Dia percaya ada skenario manusia ada skenario Tuhan,” kata Mubarok. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 7,71 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Yusuf Mohammad

    Pak Mubarok … siapa saja sih para sengkuni di Demokrat ?

  • Chairul

    Udah diam kau pak Mubarok, macam Anas gak bersalah aja, barang bukti KPK itu bukan dibuat-buat dan Abraham Samad bukan orang bodoh.

Lihat Juga

Brexit

Ini Pesan SBY ke Pemerintah Usai Beri Bantuan ke Korban Insiden Tol Brexit