Home / Berita / Nasional / Prabowo Ajak Kerjasama Muhammadiyah, Din Sambut Positif

Prabowo Ajak Kerjasama Muhammadiyah, Din Sambut Positif

Prabowo dan Din Syamsudin bertemu di PP Muhammadiyah, Rabu (8/1). Foto: Tajuk.co
Prabowo dan Din Syamsudin bertemu di PP Muhammadiyah, Rabu (8/1). Foto: Tajuk.co

dakwatuna.com – Jakarta. Calon Presiden Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto mengatakan , partainya dengan Muhammadiyah memiliki kesamaan visi dalam membangun ekonomi kerakyatan. Karenanya Prabowo mengajak Muhammadiyah untuk kerja sama dalam bidang ekonomi.

Tawaran kerjasama itu disampaikan Prabowo, yang juga Ketua Dewan Pembina Gerindra dalam pertemuan dengan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, Rabu (8/1) d Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

“Apalagi sudah sejak lama Muhammadiyah bergerak di pendidikan, kesehatan, dan sejumlah bidang  untuk kesejahteraan umat,” katanya.

Salah satu yang diusulkan Prabowo kepadan Din Syamsuddin adalah kerja sama lembaga tabungan haji. Dia menyebutkan, mendirikan lembaga tabungan haji merupakan niat yang akan diwujudkannya jika dirinya mendapat mandat dari masyarakat .

“Saya punya satu niat,  apabila nanti mendapat mandat dari masyarakat saya hendak mendirikan lembaga tabungan haji. Dan saya ingin mengajak Muhammadiyah ikut serta di dalamnya,” kata Prabowo.

Din Syamsudin menyambut positif ajakan kerjasama tersebut. Dia menyebutkan, Muhammadiyah senantiasa memberikan apresiasi yang tinggi pada ormas atau parpol yang memperjuangkan prinsip kesejahteraan rakyat. (tajik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Teroris Indonesia Dibiayai Asing, DPP IMM: Pemerintah Harus Tegas