Home / Berita / Internasional / Afrika / Hari Ini, Persidangan Presiden Mursi Diwarnai Bentrokan Antara Polisi dan Penentang Kudeta

Hari Ini, Persidangan Presiden Mursi Diwarnai Bentrokan Antara Polisi dan Penentang Kudeta

Presiden Mursi pada persidangan pertama (islammemo)
Presiden Mursi pada persidangan pertama, November tahun silam (islammemo)

dakwatuna.com – Kairo. Hari ini, Rabu (8/1/2014) diadakan sidang kedua terhadap Presiden Mursi dalam kasus terbunuhnya para demonstran di istana Ittihadiyah tahun 2012. Pengamanan terlihat sangat ketat, dan terjadi bentrokan antara polisi dan pendukung Presiden Mursi di Nasr City.

Pagi ini, Presiden Mursi didatangkan ke tempat diadakannya pengadilan, yaitu di Akademi Polisi, Kairo bagian timur, dengan menggunakan pesawat helikopter untuk menjalani sidang kedua. Sidang pertama juga dilaksanakan pada tempat yang sama, 4 November 2013 yang silam.

Dalam persidangan tersebut, Presiden Mursi menolak mengenakan pakaian khusus tersangka, dan memegang pendirian bahwa dirinya adalah presiden yang sah. Saat itu, Presiden Mursi bersama 14 pimpinan Ikhwanul Muslimin yang lainnya meneriakkan yel-yel sehingga hakim Ahmad Shabri menghentikan persidangan dan menundanya sampai 8 Januari 2014.

Pada persidangan kali ini, pengamanan dilakukan sangat ketat, ada 20 ribu personil polisi dan militer tersebar di sekitar lokasi persidangan. Dalam persidangan kali ini, otoritas peradilan kudeta juga menolak kehadiran empat orang pengacara internasional.

Mohammad Tosson, salah seorang anggota tim pembela Presiden Mursi mengatakan bahwa dirinya dihalangi bertemu dengan Presiden Mursi, menurutnya hal ini bertentangan dengan hukum yang berlaku. Tosson juga menyatakan bahwa pengadilan Presiden Mursi saat ini tidak legal, karena berasal dari pihak yang tidak legal.

Di antara yang akan dihadirkan dalam pengadilan kali ini adalah Isham Iryan (wakil ketua Partai Kebebasan dan Keadilan/FJP), As’ad Syeikhah (wakil kepala dewan kepresidenan), Ahmad Abdul Athi (kepala kantor kantor kepresidenan), Aiman Abdurrauf (penasihat presiden), ‘Alaa Hamzah, Abdurrahman ‘Izz, Ahmad Mughayyir, Gamal Shabir, Muhammad Beltagi, dan Wajdi Ghunaim.

Saat berita ini dibuat, beberapa menit yang lalu, terbaca dalam layar kaca televisi Aljazeera breaking news, bahwa persidangan kembali ditunda awal Februari mendatang dengan alasan otoritas peradilan tidak bisa menghadirkan Presiden Mursi. (msa/dakwatuna/aljazeera)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Mukhlis Sulaiman

    ya Allah bebaskan presiden Mursi yg hafis Quran

Lihat Juga

Jelang “Hari Penebusan Dosa,” Israel Perketat Prosedur Masuk ke Masjid Al-Aqsha