Home / Berita / Internasional / Afrika / Salah Tayang, Direktur Nile TV International Dipecat

Salah Tayang, Direktur Nile TV International Dipecat

Duriyah Syarafudin, menteri penerangan dalam kabinet kudeta (inet)
Duriyah Syarafudin, menteri penerangan dalam kabinet kudeta (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Salah satu program acara pada Nile TV International, “Egypt Today” pada hari Ahad (5/1/2014) kemarin, salah menayangkan sebuah film dokumenter. Pelaksana program menayangkan sebuah film dokumenter tentang prestasi Presiden Mursi selama setahun menjabat sebagai presiden.

Film dokumenter lama ini ditayangkan karena ada jeda waktu kosong sebelum siaran berita berbahasa Perancis. Setelah berjalan 8 menit, mereka baru menyadari kesalahan, dan langsung menghentikan penayangannya.

Ditayangkan film tentunya membuat jajaran pemerintah kudeta marah. Shafaa Hijazi, kepala bagian berita pada televisi pemerintah tersebut, langsung menghentikan sementara program acara ini. Sedangkan para kru pelaksananya dimutasi ke bagian lain yang tidak berhubungan dengan berita. Kesalahan teknis ini menurutnya merupakan sebuah dosa besar.

Dalam pemberitaan yang lain, menteri penerangan kudeta, Duriyah Syarafudin diberitakan memecat direktur Nile TV International, Mirvat Qafash. Mirvat digantikan oleh Samih Raja’i. (msa/dakwatuna/islemmemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (15 votes, average: 7,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • yadi

    sesungguhnya walaupun ditutup tutupi kebenaran akan terungkap juga

  • Sejuki

    Katanya sesuai artikel tsb, kesalahan teknis salah tayang tsb adalah merupakan dosa besar. Jadi, pelakunya tsb kalo mati nanti masuk neraka ya hanya gara-gara menayangkan keberhasilan Presiden Mursi (karena telah melakukan dosa besar)? Hmmm….. Bener-bener jalan fikiran yg korslet.

  • Rudyno Nasrial

    Jadi ingat tayangan reporter tv mesir prokudeta yg berusaha mewawancarai korban gereja dibakar,tujuannya ingin mengopinikan IM yg membakar,ketika diwawancarai malah org gereja bilang gereja dibakar padahal polisi banyak depan gereja malah diam dan mempersilakan org2 tidak dikenal masuk dan menjarah gereja….langsung tayangan dihentikan….koplak…

Lihat Juga

Presiden Mursi Ungkap Upaya Pembunuhan Dirinya dalam Penjara