Home / Berita / Profil / Resty, Muslimah Beauty yang Tertarik dengan Ekonomi Syariah

Resty, Muslimah Beauty yang Tertarik dengan Ekonomi Syariah

Dika Restiyani, Pemenang Muslimah Beauty 2011
Dika Restiyani, Pemenang Muslimah Beauty 2011

dakwatuna.comLatar belakang pendidikan tak selalu membuat orang berminat untuk menggeluti bidang yang dipelajarinya. Dika Restiyani, pemenang Muslimah Beauty 2011, adalah salah satu contohnya.

Meski tercatat sebagai mahasiswi jurusan International Political Economy di Nanyang Technological University, Singapura, dia tak ingin terjun ke politik praktis. Perempuan yang biasa disapa Resty tersebut mengaku hanya penasaran dengan politik.

Dara kelahiran Jakarta, 18 Januari 1988, itu mengatakan bahwa dirinya lebih tertarik dengan ekonomi syariah. Tentu saja, lanjut dia, ekonomi tidak bisa lepas dari politik.

“Jadi penasaran sama politik. Sebab, kalau ngomongin ekonomi, kaitannya sama politik,” katanya.

Resty pun bertekad fokus mengembangkan ekonomi syariah lewat bisnis clothing line yang digelutinya. Dia juga membentuk kelompok pengusaha muda via Indonesia Young Sociopreneur Club untuk mengajak para pemuda mau berwirausaha.

Kendati begitu, Resty meyakini ilmu politik yang dipelajarinya akan berguna ketika dirinya berumah tangga nanti. “Saya ingin punya suami orang politik. Jadi, saya cukup berada di belakang, seperti Michelle Obama (first lady AS dan istri Presiden Barack Obama, Red),” tuturnya. (jpnn/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad.  - Foto: indonesiarayanews.com

OJK: Sistem Syariah Berkontribusi Terhadap Kestabilan Perekonomian