Butuh

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Katanya Kau disebut cahaya
Karenanya kau begitu indah dan mempesona
Katanya kau adalah petunjuk
Karenanya orang mencarimu dengan kesungguh-sungguhan hidup
Katanya kau adalah cinta
Hingga semua yang dimiliki hanya untuk mendapatkanmu

Lorong yang kulewati dengan kebimbangan, kesempitan dan kegelapan
Musnah semua ketika kumenemuimu
Benar adanya Ilmu adalah cahaya, petunjuk dan cinta
dihapuskan gelapnya kebodohan dengan cahaya keilmuan
ditunjukkan antara kebaikan dan kebodohan dengan petunjuk keilmuan
Dan didekatkan aku dengan cintaku dengan keilmuan

Kebodohan itu ketika kau nyaman tak memiliki ilmu
Padahal cinta membisikkan padaku akan istimewanya orang berilmu
Demikian aku mendapatkan petunjuk akan cintaku
Tak bisa dibohongi oleh petunjuk palsu
Karena ilmu kan abadi bersama cintaku
Walau raga sudah berada dalam tumpukan tanah
Ia kan menjadi pemberat timbangan kebaikan

Ilmu
menggambarkan indahnya dunia dan alam akhir
mengajarkan kapan kau berlembut sikap ataupun tegas dalam menunaikan kewajiban
ilmu yang menghalangimu dari  sakitnya sengatan neraka
ilmu yang membawamu menuju wanginya surga
kau takkan tersesat saat kau berilmu dengan kebeningan iman
sebab itu ia tak mudah didapati, perlu kesungguhan yang pasti
bilamana kau dapati ilmu tak mau dekat denganmu
sungguh nyata ada kesalahan dalam jiwa dan hidupmu.
Teruslah berilmu karena kau butuh ilmu
agar cinta terus bersamamu.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 5,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Anggota Komisi IV DPR, Habib Nabiel Almusawa. (ist)

Musim Hujan, Petani Butuh Mesin Pengering

Organization