Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Akhir Tahun dan Awal Tahun Bersama Keluarga Bintang Al-Quran

Akhir Tahun dan Awal Tahun Bersama Keluarga Bintang Al-Quran

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com Akhirnya Allah memberikan jawaban yang terbaik ketika kemarin diri ini bingung mau memilih di antara dua kegiatan menjelang akhir tahun, sama-sama penting dan sangat membangun jiwa spiritual untuk bangkit kembali. Dua kegiatan itu adalah menghadiri undangan salah satu guru ngaji, ajakan untuk ikut duduk di majelis Haflah Takhtim Al-Qur’an dan Muhasabah Akhir Tahun di masjid raya tempat beliau menjadi imam besar. Dan yang kedua menghadiri undangan Keluarga Bintang Al-Qur’an di kediamannya di Cibinong, Bogor. Ajakan yang satu ini memang sudah lama, mungkin karena waktu yang belum tepat saja yang akhirnya belum terjawab.

Selalu memohon petunjuk-Nya, bahwa diri ini tidak mau menunda jika ingin bertemu dengan orang-orang baik yang juga menjadi salah satu inspirasi untuk mengarungi bahtera rumah tangga terbaik nan kokoh kemudian, sebab Keluarga Bintang Al-Qur’an ini juga merupakan salah satu keluarga inspirasi dan idaman keluarga muslim Indonesia, di dalamnya terdapat satu pasangan suami-istri yang mempunyai satu visi-misi yang sama untuk mencetak generasi Al-Qur’an, sebagai pencerah dunia dakwah di masyarakat, telah lahir dari rahim suci seorang Ibu sebelas orang anak penghafal Al-Qur’an, tujuh laki-laki dan empat perempuan, namun anak terakhirnya terlebih dahulu berjalan ke surga-Nya, sambil berdoa dan menunggu kedua orangtua dan saudara-saudarinya menyusul bersama.

Tiada Tuhan selain Allah, Dia lah tempat mengadu terbaik, jangan pernah berputus asa, itulah yang harus selalu ada dalam hati ini ketika Allah menguji kesabaran hamba-Nya dalam ujian di dunia, sejauh mana tingkat ketabahan, kesabaran dan tanggung jawab dalam komitmen memegang pilihan yang ingin ditempuh. Ketika pilihan utama sudah mantap dan memohon maaf kepada pilihan pertama, ternyata masih saja Allah menguji kembali berupa halangan dan rintangan yang terus menghadang. Syukur alhamdulillah, akhirnya kaki ini ringan untuk melangkah menuju kediaman Keluarga Bintang Al-Qur’an di Bogor, tanpa hambatan yang berarti.

Disambut cuaca yang sangat mendukung dan sejuknya daerah Bogor, ditambah hangatnya suasana kediaman Keluarga Bintang Al-Qur’an, membuat diri ini tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada, rasanya ingin terus berada di dalam semangat euforia lingkungan yang baik nan mensucikan hati. Terlebih ruang perpustakaan pribadi keluarga, dengan ribuan koleksi buku-buku bermanfaat dari jenis yang berbeda. Subhanallah, takjub dibuatnya.

Pada malam harinya kami berada di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Guna menghadiri acara I’tikaf Akbar yang diselenggarakan oleh Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA), kemasan acara ini sangat bagus dan paling beda, dari mulai talkshow, tausiah, muhasabah, qiyamul lail, doa hingga shalat subuh berjamaah. Semuanya berjalan dengan khidmat, secara pribadi pun saya sangat menikmatinya. Ibu beserta keluarga memang diundang secara khusus dalam acara ini, sebab beliau telah berhasil mendidik anak-anaknya dengan didikan yang sangat istimewa, khususnya dalam hal mencetak penghafal Al-Qur’an, tak aneh jika Ibu menjadi salah satu pembicara talkshow malam itu, yang bertemakan “Resolusi Hidup Bersama Al-Qur’an Menuju Kejayaan Islam” di dampingi salah satu putra terbaiknya, Muhammad Saihul Basyir. Semua hadirin sangat kagum dengan gigihnya perjuangan ibunda dalam mendidik anak-anaknya hingga akhirnya berprestasi di dunia dan insya Allah di akhirat pun demikian.

Terima kasih Bapak Mutammimul Ula dan Ibu Wirianingsih yang telah memberikan banyak hikmah, pengalaman dan pelajaran hidup yang sangat luar biasa, juga kepada anak-anak beliau yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu tanpa mengurangi rasa kagum dan takjub saya kepada kalian.

Sungguh, saya ingin terus mempelajari prinsip-prinsip hidup kalian, terlebih keberhasilan dalam mencetak bibit-bibit unggul yang luar biasa. Semoga nantinya saya –dan tentu kami semua- bisa seperti kalian, menciptakan generasi Al-Qur’an, menjadi keluarga Allah yaitu Ahlul Qur’an. Semoga kita semua selalu diberikan hidayah dan komitmen yang kuat dalam menjalankan kegiatan-kegiatan positif yang Allah ridhai hingga berakhirnya masa hidup kita di dunia, menjadi akhir dan tutup mata yang husnul khatimah. Aamiin.

Catatan singkat dan ringan menjelang akhir tahun 2013 dan awal tahun 2014, semoga memicu untuk terus berkarya dan berprestasi kembali, agar selalu tercipta kehidupan yang penuh makna dan bermartabat tinggi. Semangat!

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Irhamni Rofiun
Moderat, pecinta Al-Quran, suka menulis dan berbagi informasi, juga blogger mania.

Lihat Juga

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran