Home / Berita / Daerah / Relawan Idrus: Rakyat Perlu Bukti, Bukan Janji

Relawan Idrus: Rakyat Perlu Bukti, Bukan Janji

Muhamad Idrus saat silaturahim dengan ibu-ibu RW 4 cilincing
Muhamad Idrus saat silaturahim dengan ibu-ibu RW 4 cilincing

dakwatuna.com – Jakarta.  Tak semua warga suka dengan politik uang seperti ditengarai sebuah survei. Contohnya Lo Lay Heng atau biasa dipanggil Koh Aheng, warga Pademangan, Jakarta Utara.

“Saya mendukung politisi yang merakyat, mau turun langsung ke wilayah sulit. Dulu saya bergabung dengan partai yang katanya memperjuangkan nasib wong cilik, tapi kenyataan politisinya hanya pandai berjanji. Sekarang ada partai tak banyak janji, namun membuktikan kepeduliannya kepada rakyat,” ujar Aheng dalam acara pelayanan kesehatan yang diselenggarakan Relawan Idrus 2014.

Aheng bercerita jalan di depan rumahnya beberapa tahun lalu becek dan sering banjir. Padahal, itu wilayah padat penduduk yang sebagian berprofesi sebagai pedagang.

“Ya rugilah kita. Toko sering tutup karena banjir dan pembeli enggan untuk mampir. Sudah banyak tuntutan yang kita ajukan pemerintah setempat, tapi gak ditanggapi, jalan dan saluran air tetap rusak. Sampai bosan kita. Tiba-tiba ada pak Subki (anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari PKS) berdialog dengan warga dan memperjuangkan hak kami. Dalam waktu lima bulan jalan sudah dibeton/tinggikan dan sekarang tidak banjir lagi,” papar Aheng, saat diperiksa tensi dan gula darahnya.

Ratusan warga yang hadir juga sependapat dengan Aheng, mereka lebih suka mendapat haknya yang mendasar, seperti jalan yang bagus atau fasilitas kesehatan dari pada uang sogokan.

“Uang Rp 100 atau 200 ribu akan habis dalam sekejap. Tapi pelayanan kesehatan kita butuhkan setiap saat. Apalagi Relawan sering menjemput dan mengantar yang sakit. Kita seorang gak punya ongkos ke Puskesmas atau rumah sakit,” ungkap ibu Taryuni, warga RT 9 RW 4.

Muhammad Idrus, calon anggota DPR RI dari PKS, menyambut hangat aspirasi dan ungkapan hati warga.
“Kita akan berjuang bersama, tak hanya di level Provinsi, tapi juga tingkat nasional agar hak warga terpenuhi. Misalnya, modal hibah bagi warga kurang mampu atau kredit murah bagi pedagang kecil harus disalurkan tetap sasaran. Begitu juga, pelatihan keterampilan bersertifikat nasional untuk kaum muda, sehingga bisa kerja di mana saja dalam bidang yang dikuasai,” tegas Idrus yang mendirikan RSIA Ibnu Sina. Pusat layanan ada di Jakarta Barat, tapi klinik cabang tersebar di Jakarta Utara.

Advokasi publik untuk hak warga, itu misi utama Relawan Idrus 2014.
“Masyarakat harus diberdayakan dan diorganisir, agar mereka tahu haknya dan tak tertipu politik uang,” Idrus menandaskan. (sapto/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 8,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Erik Eri

    Hanya PKS lah yg benar2 peduli thdp rakyat dan bangsa yang lain hanya muncul dikala hanya mau PPEMILU itu pun cuma janji yg tak pernah terialisasi.

Lihat Juga

Plt Kepala Staf Militer Turki: Kudeta Gagal Karena Elit dan Rakyat Solid