Home / Narasi Islam / Sosial / Bahasa Arab, Pentingkah?

Bahasa Arab, Pentingkah?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi - Kaligrafi Al-lughah al-‘Arabīyyah. (dakwatuna.com / hdn)
Ilustrasi – Kaligrafi Al-lughah al-‘Arabīyyah. (dakwatuna.com / hdn)

dakwatuna.com – Pada era globalisasi yang semakin meluas ini, semua aspek kehidupan pada akhirnya menjadi semakin maju. Banyak yang berkembang, tapi di sisi lain mulailah terlupakan hal-hal yang dianggap penting. Begitu pula dengan Bahasa Arab, yang kehadirannya semakin meluas dalam kehidupan kita. Betapa pentingnya bagi umat Islam untuk mempelajarinya karena Umat muslim berpegang teguh dengan Al-Quran dan Hadits, yang di dalamnya menggunakan bahasa Arab. Allah berfirman “Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya” (Q.S. Yusuf: 2).

Hidup di negara yang mayoritas Islam, adalah faktor pendorong pentingnya mempelajari bahasa Arab. Mengapa? Karena sumber utama agama Islam yaitu Al Qur’an dan Al Hadits. Keduanya menggunakan bahasa Arab. Tentunya bahasa Arab menjadi salah satu yang harus dipelajari, dikuasai atau minimal dipahami oleh seorang muslim agar ia dapat memahami hukum-hukum dari syariat Islam dengan baik tanpa menyimpang dari makna yang ada dalam Al Qur’an dan Hadits. Sudah banyak pula ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan bahwa umat Islam harus menguasai bahasa Arab. Tinggal bagaimana manusia menilai. Sebagaimana yang telah dikatakan Umar bin Khattab Radhiyallohu ‘Anhu: “Belajarlah bahasa Arab, karena sesungguhnya bahasa Arab itu adalah bagian dari agama kalian”.

Syaikhul Islam Berkata: “Dan sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama dan hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa dipahami kecuali dengan memahami bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan kaidah:

…وَاجِبٌ فَهُوَ بِهِ إِلاَّ الْوَاجِبُ يَتِمٌّ لاَ مَا

Artinya: “Apa yang tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengannya maka ia juga hukumnya wajib.”

Khusus bagi pemuda, banyak yang masih beranggapan kalau bahasa Arab adalah bahasa yang kuno, dan tak harus dipelajari… Mereka lebih memilih bahasa lain yang menurut mereka lebih menyenangkan dan terlihat keren. Pandangan ini disebabkan karena sejak kecil mereka memang tidak dibiasakan untuk bertemu dengan Bahasa Al-Quran, bahasa Arab.

Mempelajari bahasa Arab adalah mudah bila memang sudah diniatkan dalam hati. Bahasa Indonesia juga memiliki kata serapan yang diambil dari bahasa Arab. Contoh: Kursiyyun (kursi), Kirtos (kertas), Babaya (buah papaya), Thobib (tabib = perawat), ba’da (setelah) dan masih banyak lagi. Dari contoh tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa kita memang harus mempelajari bahasa Arab karena banyak dari ragam kita yang diambil dari bahasa Arab. Bahasa Arab memiliki banyak manfaat yang penting yang bisa kita ambil, yaitu:

Pertama. Paham akan makna yang terkandung dalam Al-Quran tanpa harus melihat artinya. Dalam hal ini, kita bisa langsung mengerti akan makna yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Quran. Mulai dari surat yang menceritakan kisah Nabi, gambaran hari kiamat, keindahan & kenikmatan surga, dan semua yang tertulis dalam Al-Quran.

Kedua. Bagi para penghafal Al-Quran, mempelajari bahasa Arab dirasa sangat perlu. Banyak dari mereka yang mengeluhkan bahwa mufradat (kosa kata) yang mereka temukan sangat sulit dihafal dan diingat. Mudah untuk menghafal jika kita paham apa-apa yang terkandung pada ayat. Sebelum itu, kita bisa menelaah ayatnya terlebih dahulu hingga mendapatkan gambaran, kemudian jika sudah mengerti artinya, menghafal akan menjadi lebih mudah.

Ketiga. Kini, bahasa Arab sudah masuk dalam bahasa Internasional. Jadi, tak usah ragu lagi untuk segera mempelajarinya.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 9,86 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

Sidang dewan kerja sama negara-negara Teluk. (raialyoum.com)

Negara-negara Teluk Sepakati Strategi Hadapi Iran

Organization