Home / Berita / Internasional / Asia / Perayaan Tahun Baru Dilarang di Arab Saudi

Perayaan Tahun Baru Dilarang di Arab Saudi

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (Inet)
Ilustrasi (Inet)

dakwatuna.com – Riyadh. Perayaan pergantian tahun biasa dilewati dengan perayaan meriah di banyak negara. Tidak demikian dengan warga Arab Saudi yang tidak bisa bebas merayakan pergantian tahun yang akan terjadi Selasa malam.

Kepolisian syariat Arab Saudi atau yang biasa disebut Mutawaa memperingatkan secara langsung kepada publik bahwa perayaan tahun baru dilarang di negara ultra-konservatif ini. Larangan ini didasarkan pada dekrit dari Majelis Ulama Arab Saudi yang melarang perayaan semacam itu.

Alasan dekrit tersebut, karena Arab Saudi mengikuti kalender Islam, tidak seperti kebanyakan negara Teluk lainnya yang mengikuti kalender Gergorian yang juga digunakan secara internasional.

Demikian seperti dilaporkan media setempat, Okaz, dan dilansir AFP, Senin (30/12/2013),

Keberadaan Mutawaa atau yang secara lengkap disebut Commission of the Promotion of Virtue and the Prevention of Vice ini menjadi perdebatan, tidak hanya di luar namun juga dalam negeri. Banyak tudingan muncul dari publik bahwa mereka kerap menyalahgunakan kewenangan yang mereka miliki.

Selama ini Mutawaa di Saudi bertugas mengawasi warga yang melanggar aturan syariat Islam yang berlaku di negara tersebut. Mulai dari pemisahan warga laki-laki dan perempuan, kemudian kewajiban kaum wanita mengenakan pakaian tertutup lengkap dengan jilbab dan cadar di depan publik, hingga memastikan toko-toko setempat tutup sementara saat waktu salat tiba.

Mutawaa juga melarang penjualan bunga mawar dan juga hadiah pada Hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. (detik/ded/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (31 votes, average: 9,61 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.
  • xabi.its

    mantap …… mudah2an diberikan reski berkunjung ke sana ….. amiiin

  • Faizin Jek

    perbedaan itu memang indah

  • Arnold Bolang

    Tahun Baru Internasional mengikuti tahun kelahiran Isa Al Masih. Tahun sebelum Isa Al Masih lahir disebut BC (Before Christ) lalu tahun setelah lahir disebut AF ((Anno Domini) yang Dalam Bahasa Latin Berarti
    Tahun Tuhan Kita (Isa Al Masih).Jadi tahun yang sering kita tulis or sebutkan adalah tahun Isa Al Masih…He’s making history right?

Lihat Juga

Serangan Gencar Koalisi Arab ke Sana’a, ‘Omran, Sa’adah