Home / Narasi Islam / Humaniora / Ahsan, Calon Mujahid yang Selalu Ranking Satu

Ahsan, Calon Mujahid yang Selalu Ranking Satu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ahsan, murid sekolah dasar di Ponpes Mus’ab bin Umair yang ingin menjadi hafiz Al-Qur’an dan mujahid. (Dok BWA)
Ahsan, murid sekolah dasar di Ponpes Mus’ab bin Umair yang ingin menjadi hafiz Al-Qur’an dan mujahid. (Dok BWA)

dakwatuna.com Anda masih ingat Ahsan? Murid sekolah dasar di Ponpes Mus’ab bin Umair yang ingin menjadi hafiz Al-Qur’an dan mujahid? Sekarang sudah duduk di kelas 5 dan tetap ranking satu. “Dari 40 murid di kelas, sampai sekarang pun Ahsan selalu ranking satu,” ujar Ustadz Afif, pengasuh dan guru Ahsan di asrama dan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mus’ab bin Umair, beberapa waktu lalu.

Cita-cita anak yang bernama lengkap Tamerilane Ahsan Sasmita tidak berubah. Bocah yang kini berusia 12 tahun tersebut tetap ingin menjadi mujahid. Namun kalau dulu ia ingin berjihad ke Palestina sekarang ingin ke Suriah. “Cita-cita tetap ingin jadi mujahid. Agar dapat membantu saudara-saudara di Suriah,” ungkap Ahsan.

Untuk menjadi mujahid, di sekolah Ahsan rajin belajar, rajin menghafal Al-Qur’an, sehingga sudah punya bekal ilmu ketika berjihad nanti. Hafalan Al-Qur’annya pun terus mengalami peningkatan, bahkan sekarang sudah hafal sepuluh juz. “Empat belakang (juz 27-30), enam depan (juz 1-6),” ungkap anak yang paling senang pelajaran matematika tersebut.

Sedangkan kesehariannya di asrama, menurut Afif, Ahsan rajin dan sering mengajari adik-adik kelasnya. “Ada soal yang tidak bisa di kelas, Ahsan yang ngajarin. Dia juga seperti biasanya anak-anak, ada sedikit nakal tetapi masih sebatas kewajaran,” katanya.

Agar Ahsan tetap melanjutkan pendidikannya di pesantren ini, biaya yang diperlukan Ahsan sebesar 10 juta 400 ribu rupiah untuk biaya pendidikan, asrama dan makan selama satu tahun pada tahun ajaran 2013-2014 di sekolah yang sekarang berlokasi di Jalan Dokter Taruno Lingkar II Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat tersebut.

Dengan program Indonesia Belajar, Badan Wakaf Al-Qur’an mengajak kaum Muslimin untuk menyalurkan donasinya, sehingga Ahsan dapat menggapai cita-citanya. Dan kita pun mendapat ridha-Nya.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,88 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Badan Wakaf Al-Quran
Badan Wakaf Al Qur'an (BWA) adalah organisasi nirlaba (non-profit organization), berbentuk Lembaga Swadaya Masyarakat.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Bangkitlah Sang Pewaris Tahta

Organization