Home / Berita / Daerah / Jadilah PNS yang Diperebutkan Atasan

Jadilah PNS yang Diperebutkan Atasan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. (inet)
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. (inet)

dakwatuna.com – Padang. Pelatihan yang diadakan bagi PNS baik yang berasal dari kabupaten/kota maupun pegawai provinsi supaya ia mampu bekerja sesuai dengan bidangnya. Tujuan pelatihan itu agar mereka bisa sukses disenangi atasan.

Diklat yang diadakan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil itu bukan terakhir, lantaran masih ada lagi pelatihan-pelatihan yang dapat membentuk karakter, prilaku atau perubahan sesuai dengan kemampuan.

“Jadi PNS susah. Banyak syarat yang harus dilalui. Beruntunglah saudara yang telah mengikuti Diklat Pra Jabatan ini yang sebentar lagi akan jadi Pengawai Negeri Sipil. Jadilah Pegawai Negeri Sipil yang diperebutkan oleh atasan ataupun di SKPD, di lingkungan Provinsi Sumatera Barat,” ungkap Gubernur Irwan Prayitno.

Hal ini disampaikan ketika memberikan ceramahnya di hadapan peserta Diklat Prajabatan bagi Golongan I dan II Angkatan II Pola Kontribusi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat dan Instansi Vertikal di aula Diklat Provinsi Sumatera Barat, Jumat siang (27/12).

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan untuk menjadi pengawai yang diperebutkan itu kuncinya adalah bekerjalah sungguh-sungguh, kerja yang bagus, ikuti perintah atasan dengan baik.

Gubernur juga mengingatkan SKPD kalau ada PNS yang dipromosikan oleh SKPD yang lain. “Jangan pula PNS tersebut tidak dizinkan atau dilarang pula. Kalau memang ia dapat jabatan yang lebih tinggi apa salahnya kita berikan izin,” ucap Irwan.

Ditambahkannya, sekarang banyak yang terjadi Honorer yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, setelah mereka menjadi PNS tidak lagi mau bekerja maksimal itu fenomena yang terjadi sekarang. Pimpinan SKPD harus berani memberikan sanksi bagi mereka (PNS) yang tidak berkerja yang malas, tidak masuk kantor dan sebagainya.

Gubernur mengakui setidaknya dalam dua bulan, ada saja PNS yang diberikan sangsi karena melakukan kesalahan.

“Prajabatan golongan I dan II ini diikuti sebanyak 95 orang yang di mulai tanggal 10 sampai dengan 29 Desember 2013. Ini terakhir kita melaksanakan Diklat selama tahun 2013, selama tahun ini sebanyak 1075 telah melaksanakan Diklat,” ungkap Ka Diklat Provinsi Sumatera Barat Rosman Effendi. (ded/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.

Lihat Juga

Irwan-Nasrul Unggul di Quick Count Pilkada Sumbar