Home / Berita / Daerah / Menembus Daerah Terisolir Banjir di Purworejo

Menembus Daerah Terisolir Banjir di Purworejo

IMG_5522dakwatuna.com – Purworejo.  Senin (23/12), Tim Disaster Emergency & Relief Management (DERM)-ACT berhasil menembus 3 desa terisolir akibat banjir, yaitu di Desa Trimulyo, Bendungan dan Rowodadi, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.

Untuk mencapai desa-desa tersebut, Tim Rescue ACT hanya bisa menggunakan perahu sejauh antara 1-4 km dari Desa Kali Rejo yang tidak terendam banjir.

Tim Rescue- ACT pada momen tersebut mendistribusikan bantuan logistik berupa nasi bungkus dan makanan siap saji lainnya untuk warga yang berjaga dilokasi banjir. Sebagian besar kaum laki-laki tidak ikut mengungsi, karena mereka harus menjaga keamanan desanya masing-masing.

Selain itu Tim Rescue-ACT juga mendistribusikan 12 paket bantuan berisi kebutuhan untuk mandi dan mencuri seperti sabun, detergen, dan 10 paket makanan kering seperti mie instan, di Posko Desa Trimulyo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.

Hingga saat ini kondisi luapan air mengalami penyurutan. Sebagian pengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing, namun sebagian lagi masih bertahan di pengungsian. (Ading/act/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Banjir darah di kota Dhaka Bangladesh akibat buruknya sistem drainase, pasca pemotongan hewan Qurban yang diiringi dengan hujan (14/9/2016). (indiatimes.com)

Beberapa Ruas Jalan di Bangladesh Banjir Darah