Home / Berita / Nasional / Menjadi Entrepreneur di Usia Muda

Menjadi Entrepreneur di Usia Muda

Hamzah Izzulhaq (21), pengusaha muda yang sukses
Hamzah Izzulhaq (21), pengusaha muda yang sukses

dakwatuna.com – Jakarta.  Anak-anak yang sukses dan berakhlaq mulia adalah harapan setiap orang tua. Untuk itu, dalam rangka mengisi liburan sekolah, Bidang Perempuan (Bidpuan) DPD PKS Jakarta Timur menggelar acara yang mendorong remaja dan kader muda PKS untuk mulai berbisnis sejak dini.

Seminar bertema “Menjadi Entrepreneur di Usia Muda” ini menghadirkan Hamzah Izzulhaq (21), pengusaha muda sekaligus anak kader PKS yang sukses dengan bisnisnya hingga beromzet ratusan juta per bulan. Seminar diselenggarakan pada hari selasa (24/12) dan dihadiri ratusan anak kader yang memenuhi Aula DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta.

“Kami ingin anak-anak ini bisa produktif di usia muda dan tidak terjebak pergaulan yang salah. Kami mendorong mereka untuk tidak sekedar baik akhlaqnya tetapi juga tangguh, mandiri, dan memiliki kesalehan sosial. Harapannya dengan semakin banyak wirausaha muda juga bisa memperbaiki perekonomian nasional,”  ungkap Faizah (44), Ketua Bidang Ketahanan Keluarga, Bidpuan, DPD PKS Jaktim.

Jangan Takut Gagal

Hamzah kini mengibarkan bisnisnya di bawah bendera Hamasa Group. Ia mulai belajar bisnis sejak SD dan telah berkali-kali mengalami kegagalan. Bagi pemuda kelahiran 26 April 1993 ini, gagal dalam berbisnis, ditipu, dan mengalami kerugian adalah hal biasa.

“Dulu ketika sering gagal, saya sempat berpikir apakah saya memang tidak berbakat dalam bisnis. Namun setiap kali saya gagal, saya selalu membaca buku-buku motivasi dan biografi orang sukses sehingga semangat juang saya kembali muncul,” ungkap pemuda yang pernah aktif di Rohis SMAN 21 Jakarta Timur ini ketika berbagi kiat menghadapi kegagalan kepada para peserta.

Meski memilih jalan berbeda dari orang tuanya yang berprofesi sebagai akademisi, namun Hamzah senantiasa mendapat dukungan penuh dari keluarga. Menurut Hamzah, kesuksesannya saat ini tak lepas dari doa orang tuanya. Untuk itu, Hamzah berpesan  agar para peserta menjaga hubungan baik dengan orang tua dan menjadi anak yang berbakti.

“Seminar hari ini sangat menginspirasi dan memotivasi saya untuk berani berbisnis. Saya juga terpikir untuk mengembangkan bisnis binder dan aksesoris perempuan,” ungkap Syadza Afifah (16), salah satu peserta seminar.

Tak ada usia yang terlalu muda untuk jadi pengusaha. Hamzah telah membuktikannya, dan kader-kader muda PKS akan segera memulainya. Bagaimana dengan Anda? (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,38 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Aksi 4 November Murni dari Masyarakat