Home / Berita / Daerah / Pemprov Sumbar Apresiatif terhadap Pengarusutamaan Gender

Pemprov Sumbar Apresiatif terhadap Pengarusutamaan Gender

DSC_1211dakwatuna.com – Sumbar.  Kepedulian pemerintah provinsi Sumatra Barat terhadap Pengarusutamaan Gender dan Perlindungan Anak mendapat apresiasi dari pemerintah RI, Hal ini ditandai dengan penyerahan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 18 Desember kemarin di Jakarta, dimana mengalami kenaikan peringkat dari ‘Pratama’ di tahun 2012 menjadi ‘Madya’ di tahun ini.

Prestasi ini perlu disadari untuk semakin mencambuk semangat meningkatkan diri, terutama dalam iven peringatan Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Sosial  Nasional, bagaimana kita bisa berpartisipasi aktif di berbagai aspek kehidupan dan berkontribusi memperkuat ketahanan nasional.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menyampaikan amanatnya dalam upacara Peringatan Hari Ibu ke-85 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional di lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (23/12). Upacara itu sendiri dihadiri oleh Ketua DPRD Prov. Sumbar, Forkompimda Prov. Sumbar, Kepala-kepala Instansi  dan SKPD di Lingkungan Prov. Sumbar, dan undangan lainnya.

“Pembangunan bersentra pada Sumber Daya Manusia, pada gilirannya akan mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan,” kata Gubernur.

Di tingkat nasional, dukungan terhadap tujuan konvensi perempuan mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan mewujudkan prinsip-prinsip persamaan hak bagi perempuan di bidang politik, hukum, ekonomi, dan sosial budaya dimuat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984. Konvensi perempuan menekankan pada kesetaraan dan keadilan antara perempuan dan laki-laki (gender equality dan equity), persamaan hak dan kesempatan serta perlakuan adil.

Sementara, keberhasilan pembangunan pemberdayaan perempuan tercermin dari peningkatan capaian Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG), yang terus meningkat selama periode 2005-2008.

“Peringatan hari ibu membawa hikmah bagi perwujudan masyarakat sejahtera. Tingkat kemiskinan kaum perempuan berkorelasi positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi tingkat pendidikan perempuan, semakin meningkat pula kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur

Peringatan Hari Ibu tahun 2013 mengusung tema  ‘Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Mewujudkan Demokrasi yang Partisipatif dan Pembangunan Inklusif’  untuk Hari Ibu dan ‘Kesetiakawanan Sosial untuk Indonesia Sejahtera’ untuk peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial itu.

Selain terkait peranan perempuan, Gubernur juga menekankan posisi Ketahanan Nasional sebagai posisi sentra dalam membangun karakter dan budi pekerti bangsa. Gubernur berharap, peringatan kali ini dijadikan sarana memperkokoh persatuan dan solidaritas kaum perempuan di Sumbar dalam mencapai cita-cita bangsa, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil, demokratis, aman, sejahtera dan bermartabat.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menyerahkan piala dan hadiah kegiatan peringatan hari ibu tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2013. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Kesetaraan Gender, Kungkungan Budaya Patriarki Dalam Sistem Kapitalisme