Home / Berita / Internasional / Asia / Mengenalkan Budaya Muslim kepada Orang-orang Taiwan Lewat Makanan Halal

Mengenalkan Budaya Muslim kepada Orang-orang Taiwan Lewat Makanan Halal

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Banyak Mahasiswa Taiwan Ingin Tahu Tentang Halal
Banyak Mahasiswa Taiwan Ingin Tahu Tentang Halal

dakwatuna.com – Taipei. Asosiasi Mahasiswa Muslim Internasional (International Muslim Student Association – IMSA) dari National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) mengadakan acara tahunan berjudul “Pameran Kebudayaan Muslim Internasional” (INternational Muslim Culture Exhibition (IMCE) 2013. Dengan tema “Perjalanan Makanan Halal: Rasa Baru, Pengalaman Baru.”

Tujuan dari acara ini adalah untuk memperkenalkan Budaya Muslim kepada masyarakat Taiwan dan masyarakat internasional, melalui makanan halal dan budaya Muslim dari seluruh dunia. Acara tahunan ini adalah yang ketiga kalinya, sejak dimulai pada tahun 2011 oleh NTUST IMSA.

Acara yang diselenggarakan pada 16-17 Desember 2013 ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa Muslim, tidak hanya dari NTUST tapi juga dari NTU, NCCU, dan TMU. Acara ini didukung penuh oleh NTUST Kantor Urusan Internasional, serta Asosiasi Muslim Cinta, Masjid Agung Taipei, dan juga beberapa restoran Halal di Taipei.

Alicia Lloyd, Direktur Kantor Urusan Internasional NTUST mengatakan, “Acara ini adalah cara yang baik bagi kita untuk memahami budaya yang berbeda, dan benar-benar penting untuk menciptakan atmosfir kekeluargaan internasional yang lebih baik di NTUST.”

Pada acara pembukaan, kelapa/wakil perdagangan dan kantor ekonomi dari beberapa negara Islam, seperti Oman, Indonesia, Malaysia, dan Turki, juga datang untuk memberikan dukungan mereka terhadap agenda ini.

Selama acara 2 hari ini , lebih dari 700 pengunjung di Taiwan datang dan tidak hanya melihat pameran, tetapi juga secara langsung berpartisipasi dalam beberapa kegiatan. Acara ini menyediakan beberapa stand seperti Stand Pengenalan Halal, Galeri Islam, Hiburan (Stand Foto, Seni Dubuk atau Seni Tato Islami, dan Nama Arab Spesial –Pengunjung juga bisa belajar bagaimana menulis kata-kata Arab dalam cara-cara yang indah), Panggung (Demo Masak), Kompetisi (Kompetisi Masak Kecil-kecilan dan Lomba Foto), serta galeri Islam dan juga permainan yang menarik.

“Tidak begitu banyak orang Taiwan yang akrab dengan Islam dan budaya Muslim sebelumnya. Itu sebabnya, kami ingin memperkenalkan Islam ke Taiwan,” kata Isro Hutomo, ketua komite IMCE.

Jerrel Lai, seorang mahasiswa Taiwan dari National Chengchi University mengatakan, “Dari pameran ini dan acara, saya bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang kehidupan sehari-hari Muslim dan juga budaya mereka.”

Saat ini, ada lebih dari 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia. Dan saat ini, hanya ada 0,2% dari Muslim (dari total populasi) di Taiwan. Sebagian besar mereka adalah imigran asing dari Asia Tenggara, Timur Tengah serta negara-negara Afrika. sehingga pengetahuan tentang budaya Muslim akan menjadi penting dalam era lebih global ini. (ded/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.

Lihat Juga

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini