Home / Berita / Internasional / Asia / Di tengah Jadwal yang Padat, Timnas U-23 tetap laksanakan Shalat Jumat

Di tengah Jadwal yang Padat, Timnas U-23 tetap laksanakan Shalat Jumat

Pemain Timnas U-23 usai melaksanakan Shalat Jumat
Pemain Timnas U-23 usai melaksanakan Shalat Jumat

dakwatuna.com – Yangon.  Berada di negeri asing bukan hambatan bagi Skuad Timnas Indonesia U-23 untuk menjalankan ibadah agamanya. Di sela-sela SEA Games 2013, Yandi Sofyan Cs tetap menyempatkan diri menjalankan ibadah shalat Jumat.

Berada di Myanmar, negeri dengan mayoritas pemeluk agama Budha, tak menyulitkan skuad U-23 untuk menjalankan shalat Jumat (13/12/13) di Masjid Su Ti Sunni, Yangon. Jaraknya hanya beberapa ratus meter dari Hotel Yangon tempat tim besutan Rahmad Darmawan menginap.

Shalat Jumat di Yangon dimulai sejak pukul 12.30 waktu setempat. Pemain sudah bersiap di hotel sejak pukul 11.30. Bersama dengan sejumlah staf pelatih, mereka berjalan kaki sekitar lima menit lamanya.

Pemain dan pelatih tidak berangkat bersama-sama. Yandi Sofyan bersama Dedi Kusnandar berangkat lebih dulu. Menyusul kemudian adalah Kurnia Meiga, Ramdhani Lestaluhu, Rizky Pellu dan Fandi Eko Utomo. Lalu ada juga Andik Vermansyah serta pelatih Rahmad Darmawan, yang berangkat seorang diri.

Bagi Rizky Pellu, Sholat Jumat di negeri orang, khususnya di Myanmar, tak jauh berbeda dengan di Indonesia.

“Hanya mungkin yang berbeda adalah bahasanya. Shalatnya pakai bahasa Arab tetapi khutbahnya menggunakan bahasa setempat,” katanya saat ditemui di hotel setelah menjalankan ibadah shalat Jumat.

Hal yang sama juga diungkapkan penyerang Timnas Indonesia U-23, Yandi Sofyan. Ini bukan pengalaman pertama mantan pemain SAD Uruguay dan CS Visse itu beribadah di negeri orang.

“Tadi sempat sedikit tidak paham, tetapi tidak masalah karena yang penting kan ibadahnya,” kata Yandi.

“Sama saja, tidak ada perbedaan yang menyolok selain masalah bahasa saja,” kata Yandi membandingkan beribadah di tiga negara.

Saat menjalankan Shalat Jumat, Yandi tak lupa memanjatkan doa kepada yang Maha kuasa. “Yang pertama tentu untuk orang tua dan keluarga saya, terus juga untuk karir saya,” ia mengakhiri. (inilah/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 8,29 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).

Aher Jadi Imam Shalat Jumat untuk Para Pemimpin Dunia di KAA

Organization