Home / Berita / Daerah / Tasqif AAI FISIP UNS Berbicara Tentang Amal Jama’i

Tasqif AAI FISIP UNS Berbicara Tentang Amal Jama’i

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Gedung FISIP UNS (foto: Inet)
Gedung FISIP UNS (foto: Inet)

dakwatuna.com – Solo. Rabu Sore (11/12) yang cukup mendung mengelilingi Kampus FISIP UNS. Tetapi, hal itu tidak menghalangi sekitar ± 30 orang mahasiswa/mahasiswi yang berlabelkan asisten Asistensi Agama Islam FISIP UNS untuk berkumpul di salah satu ruang di gedung FISIP UNS, tepatnya di ruang 2.3.8 yang berada di gedung 2 lantai 3 FISIP UNS. Mereka di sana akan mengikuti sebuah kajian atau tasqif yang diperuntukkan untuk asisten AAI FISIP UNS, sekaligus tasqif ini sebagai tasqif terakhir untuk kepengurusan BIRO AAI FISIP Periode 2013.

Acara diawali pembukaan oleh MC akhuna Wahyu Febrianto SW (KorDept DPAK BIRO AAI FISIP UNS) dilanjutkan tilawah oleh akhuna Muhaimin Anashir N (korDept DPPA BIRO AA FISIP UNS) selanjutnya sedikit parakata dari Ketua Umum BIRO AAI FISIP UNS, akhuna Febrian Indra R. Beliau di sana menyampaikan tentang nilai–nilai keteladanan, kedisplinan, dan lainnya, yang harus dimiliki oleh asisten AAI FISIP UNS. Karena mereka adalah penebar kebaikan sekaligus belajar merawat FISIP UNS dengan menjadi aktivis dakwah. Dakwah tidak hanya ceramah melalui mulut saja, tetapi juga melalui teladan tingkah laku. Hal itu dimulai dari hal–hal yang kecil yang sebenarnya itu adalah nilai–nilai dalam Islam tetapi kadang sering terabaikan.

Selanjutnya inti materi tentang amal jama’i oleh akhuna Eghar Prasetya (Presiden BEM FISIP UNS 2011). Beliau di sana menyampaikan bahwa amal jama’i itu seperti lidi yang apabila satu lidi tidak akan dapat menayapu debu apapun, tetapi apabila lidi–lidi dipersatukan akan akan menyapu apapun. Dalam konteks ini beliau menyampaikan bahwa mahasiswa tidak akan bisa bergerak sendiri untuk membuat sebuah perubahan tanpa bekerjasama dengan elemen–elemen lain.

Selanjutnya, akhuna Eghar menyampaikan bahwa dalam amal jama’i kita harus mempunyai nilai–nilai ukhuwah yang saling menguatkan. Ukhuwah Islamiyah ataupun ukhuwah positif pastinya. Kekuatan utama dalam sebuah amal jama’i adalah kekuatan ukhuwah dan diri yang terbekali oleh 10 muhasaffat.

Terakhir, akh Eghar menyampaikan bahwa amal jama’i seperti sebuah bangunan. Antara satu dengan yang lainnya harus saling menguatkan.

Setelah itu, dilanjutkan kata penutup dari akhuna Wahyu selaku KorDept DPAK pihak menyelenggara tasqif asisten ini atas segala kekurangan yang ada, dilanjutkan penutupan dari akhuna Wahyu. (ded/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.

Lihat Juga

Ramadhan di Kampus 1435 (RDK 35) Nurul Huda Islamic Center UNS: Ramadhan Spesial di Kampus UNS