Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Saat Ku Berada di Negeri yang ‘Aneh’

Saat Ku Berada di Negeri yang ‘Aneh’

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Di suatu negeri yang aneh
Semuanya terasa aneh
Yang miskin di cemeeh
Yang kaya terkekeh kekeh

Di suatu negeri yang aneh
Hukum rimba pun terjadi
Saat hukum bisa dibeli
Yang kuat dan berkuasa, jelaslah menjadi penguasa negeri
Yang lemah hanya bisa gigit jari

Di suatu negeri yang aneh
Kemaksiatan suatu hal yang biasa saja
Jika diingatkan pada kebaikan, ianya berbalik murka
Menghina dan mencerca

Di suatu negeri yang aneh
Kemaksiatan saja dibela
Demi memecahkan masalah katanya
Kondom pun dibagi secara sukarela
Padahal hanya menambah dosa
Melegalkan yang tidak semestinya

Sungguh negeri yang aneh
Murka Allah amatlah ngeri
Bencana seringkali terjadi di sana sini
Tapi masih saja belum sadar diri
Semoga masih ada waktu untuk memperbaiki
Karena harapan perbaikan itu masih ada, itu yang kuyakini

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 8,11 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Zahratul Afifa
Lahir di Bengkalis Provinsi Riau pada bulan Desember 1990. Mahasiswi semester 1 pada sekolah Pasca sarjana program studi pendidikan dasar di UPI. Memulai belajar menulis, dan menjadi anggota FLP kota Pekanbaru angkatan VIII pada awal tahun 2013.
  • Jaya Sinar Armoko

    saya sangat setuju dengan puisi ini…. negeri yang aneh dan tidak masuk akal,, semoga allah melindungi orang” yang bertakwa…. amin.

  • Erma Maria

    Innalillahi wainnailaihi rojiun…bagaimana nasib anak2 Islam, harus selalu menelan pil pahit “kemaksiatan,kedzoliman,ketidakadilan…” banyak orang yang gerah dengan kenyataan ini, yang lebih parah peringatan dari Alloh SWT bukan membuat perubahan,malah terus menambah bobrok keimanan…

Lihat Juga

Ilustrasi. (bangsaonline.com)

Dari Masjid untuk Negeri Tercinta