Home / Berita / Silaturahim / FSDLK Indonesia Siap Bangun 37 Training Center di Indonesia

FSDLK Indonesia Siap Bangun 37 Training Center di Indonesia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Musyawarah Pimpinan Nasional II Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia (FSDLK Indonesia) yang juga bertepatan dengan momentum Sarasehan Nasional LDK 2013, Jum’at (22/11/2013) di Institut Pertanian Bogor. (Rahayu Fitri Indriyani)
Musyawarah Pimpinan Nasional II Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia (FSDLK Indonesia) yang juga bertepatan dengan momentum Sarasehan Nasional LDK 2013, Jum’at (22/11/2013) di Institut Pertanian Bogor. (Rahayu Fitri Indriyani)

dakwatuna.com Jum’at (22/11/2013) yang lalu, Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia (FSDLK Indonesia) resmi memulai babak baru perjalanan dakwahnya. Sekitar 500 mahasiswa, mewakili 37 Puskomda dari berbagai kampus di Indonesia, hadir dalam Musyawarah Pimpinan Nasional II yang juga bertepatan dengan momentum Sarasehan Nasional LDK 2013 di Institut Pertanian Bogor.

Salah satu komitmen bersama yang dicapai dalam musyawarah ini adalah membentuk Training Center Daerah (TCD) di setiap Puskomda dalam rangka mengakselerasi kinerja Lembaga Dakwah Kampus (LDK) di Indonesia. TCD merupakan komite khusus bentukan Puskomda yang bertugas untuk memberikan pelatihan manajemen LDK. TCD beranggotakan para trainer yang menguasai kompetensi khusus di bidang kaderisasi, syiar, jaringan, isu dan media, pelegalan lembaga, serta fundraising.

TCD secara nasional telah di-launching pada hari Sabtu (23/11/2013) lalu di Masjid Al Hurriyyah Institut Pertanian Bogor. Acara launching diikuti dengan ikrar pengukuhan para trainer. Sebelum dikukuhkan, calon trainer telah diikutsertakan dalam serangkaian agenda Training for Trainer (TFT) yang diselenggarakan oleh Puskomnas FSLDK Indonesia yang saat ini diamanahkan kepada LDK Al Hurriyyah IPB.

“FSLDK adalah payung bagi LDK-LDK yang ada di Indonesia sehingga manfaatnya harus dirasakan oleh mereka. Pembentukan TCD ini merupakan salah satu wujud komitmen solidaritas kami pada LDK-LDK yang membutuhkan pelatihan manajemen organisasi. Jika TCD ini terealisasi dengan baik, maka akan ada 37 TCD di Indonesia, tersebar dari Aceh hingga Papua, yang siap mengakselerasi kinerja LDK. Insya Allah kami akan bahu-membahu untuk mewujudkan ini”, papar Khairil Azhar, Ketua Komisi B Puskomnas FSLDK Indonesia.

Hadir pula dalam acara Sarasehan LDK ini, Prof. DR. Amien Rais, MA yang memberikan wejangan seputar kepemimpinan umat Islam. Rektor IPB, Prof. DR. Herry Suhardianto, MSc., mengucap lafazh basmallah dan memimpin takbir sebanyak 3 kali yang menandakan acara resmi dibuka. (Rahayu Fitri Indriyani/dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 6,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Rahayu Fitri Indriyani
Rahayu Fitri Indriyani, biasa dipanggil Ayu atau Pipit, Mahasiswi IPB dan aktif di Organisasi kampus dan sekarang aktif di Pusat Komunikasi Nasional Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Indonesia (FSLDKI) sebagai sekretaris Komisi D bidang Media dan Humas. Penyuka seni seperti teaterikal, menggambar sketsa, dan salahsatunya adalah menulis khususnya Puisi. Dan sangat mengagumi tulisan Salim A Fillah dan Anis Matta.

Lihat Juga

Islam di Indonesia, Jangan Ibarat Air Susu Dibalas Air Tuba