Home / Berita / Internasional / Afrika / Walau Anti Ikhwan, Hacker Ini Kecam Vonis 11 Tahun untuk Mahasiswi “7 Pagi”

Walau Anti Ikhwan, Hacker Ini Kecam Vonis 11 Tahun untuk Mahasiswi “7 Pagi”

Halaman situs Forum Hakim yang dibobol hacker (islammemo)
Halaman situs Forum Hakim yang dibobol hacker (islammemo)

dakwatuna.com – Kairo. Seorang hacker yang mengaku benci Ikhwanul Muslimin membobol situs resmi Forum Hakim, Rabu (27/11/2013) sore kemarin, beberapa saat setelah pengadilan Mansyiah, Alexandria menjatuhkan vonis 11 tahun kepada para mahasiswi yang tergabung dalam Gerakan “7 Pagi”.

Pembobol itu menulis di halaman utama situs, “Seumur-umur aku tidak pernah berpikir akan membela seorang Ikhwan atau Muhammad Mursi. Tapi hari ini, aku akan membela. Aku akan membela 14 anak perempuan yang telah divonis 11 tahun penjara. Sebabnya apa? Hanya berdemonstrasi dan mengangkat simbol R4BIA.”

Dia juga menuliskan, “Walaupun aku sangat benci Ikhwan, tapi vonis ini adalah sebuah kezhaliman. Prinsip Revolusi 25 Januari adalah hidup, kebebasan, dan keadilan sosial. Hari ini telah terjadi penistaan terhadap kebebasan dengan dipenjaranya 14 anak perempuan. Ikhwan memang telah menjual revolusi kami, tapi kami tetap akan mempertahankan prinsip revolusi 25 Januari.

Sidang kedua di Pengadilan Mansyiah, Alexandria, menjatuhkan vonis kepada 14 mahasiswi dengan kurungan penjara selama 11 tahun satu bulan. Vonis 6 tahun penjara untuk tuduhan aksi perusakan, 4 tahun untuk tuduhan membuat perkumpulan massa, dan 1 tahun 1 bulan untuk tuduhan membawa senjata tajam. 7 mahasiswa lainnya tidak hadir karena masih di bawah umur. Mereka akan dititipkan ke lembaga rehabilitasi sosial. (msa/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 8,81 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • ekaita

    Sistem peradilan anaknya dulu dibahas. Jika dalam penjara anak mrk mendapat pendidikan akademik dan karakter yang baik maka jangan takuti hukumannya. Tidak ada hukuman fisik dan penganiayaan disana tetapi pemulihan karakter yang dapat merugikan masyarakat jika di usia yang sangat dini saja mrk telah tertanam kuat sikap fanatik berlebihan.
    . Vonis 4 tahun penjara untuk tuduhan aksi perusakan– wajar. 3 tahun untuk
    tuduhan membuat perkumpulan massa yang berpotensi melakukan ketidakstabilan dalam masy–wajar dan 4 tahun 1 bulan untuk tuduhan
    membawa senjata tajam. 7 mahasiswa lainnya tidak hadir karena masih di
    bawah umur. Mereka akan dititipkan ke lembaga rehabilitasi sosial.
    (msa/dakwatuna/islammemo)

    • Sejuki

      Sepertinya ente itu suka asbun ya?

  • ekaita

    yang wajib diwaspadai adalah usia muda yang tidak memahami qur’an melainkan sebatas pemahaman tenggorokannya. Usia muda lebih difokuskan pengenalan thd karakter baik dan buruk dibandingkan memahami isi qur’an kec mrk memiliki keistimewaan spthalnya imam syafei. Rasul sendiri sebelum memahamkan syariat telah terbiasa mengenali karakter baik dan buruk, dan sepanjang hidupnya melakukan kebaikan menjauhi kejahatan/keburukan.Tidak pernah mengganggu org dengan lisan dan tangannya.

    • Yadi

      ayooo siap pemahaman Al Qur’anya hanya sampai pada tenggorokannya… kelihatan banget dengan tulisannya… ayooo yang mana karakternya baik… hakim kudeta yang tidak adil atau mahasiswi yang memperjuangkan kebenaran atau “ekaita” yang suka menghujat… jangan mengajari orang tentang kebaikan karakter ketika komentar anda sendiri tidak mencerminkan karakter orang baik…

  • ekaita

    Tidak ada kebaikan apapun bagi org yang suka menganggu org lain dengan lisan dan tangannya walaupun dia hafal seluruh isi qur’an.

    • Rudyno Nasrial

      Dipertegas apa definisi hafal quran?? Hafidz atau hafidzah itu bkn hanya sekedar hafal tulisan quran,tapi hafal artinya,memahami artinya,dan mengamalkan artinya….yg rasulullah sering sebutkan hafal quran tapi cuma sampai tenggorokan itu sindiran dan itu bukan berarti hafidz…lagian anak2 diatas ga dibilang hafal quran…kenapa jadi nyambung ke hafal quran?? BTW itu kudeta ga mengganggu orang dg TANGAN dan lisannya bahkan pemerintahan yg resmi?? Termasuk juga yg mendemo mursi,KEMANA hujjah anda pada mereka?? Gimana anak2 ga niru,yg tuanya aja kayak gitu??

  • Kuwat Santoso

    saya SETUJU dgn OM HACKER… kejadian ANEH… HAKIM aneh… semoga mereka mendapatkan balasannya,.

Lihat Juga

Wang, Usia 12 Tahun Sudah Jadi Hacker Handal