Home / Berita / Nasional / Karena Bersaksi Palsu, Fathanah Pidanakan Sopir Prbadinya

Karena Bersaksi Palsu, Fathanah Pidanakan Sopir Prbadinya

Ahmad Fathanah di Persidangan (Foto:Antara)
Ahmad Fathanah di Persidangan (Foto:Antara)

dakwatuna.com – Jakarta. Terpidana kasus impor daging sapi Ahmad Fathanah, berniat memidanakan sopir pribadinya, Sahrudin, terkait kesaksiannya di kasus pengurusan izin kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Menurut Rozi, Sahrudin saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mengaku mendapat telepon dari Fathanah beberapa saat sebelum suami Sefti Sanustika itu ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sahrudin di persidangan, AF mengatakan ‘sahrudin kamu jangan jauh-jauh.’ Karena ada daging buat Luthfi, sehingga diasumsikan bahwa uang Rp 1 miliar itu uang buat Pak Luthfi,” ujar Rozi.

Namun, kata Rozi, Fathanah tidak pernah menyatakan hal itu. Sehingga, tim penasehat hukum meminta Hakim agar Jaksa memutar ulang percakapan Fathanah dengan Sahrudin di persidangan. “Namun sampai sekarang belum diputar rekamannya. Tapi, di persidangan Luthfi, diputar rekaman AF dengan supir, di situ terbukti bahwa tidak ada kata daging buat Luthfi. Yang dikatakan AF adalah kamu jangan jauh-jauh dari mobil soalnya ada daging busuk,” tegas Rozi.

Rozi kembali menegaskan uang Rp1 miliar dari PT Indoguna Utama itu bukan untuk Luthfi Hasan Ishaaq. “Ini sejalan keterangan saksi Felix yang juga ada di Hotel Le Meridien yang dikatakan terima pembayaran utang dari AF Rp450 juta. Jadi uang itu bayar utang. AF tidak bayar uang selain Rp 1 miliar itu,” ungkap Rozi.

Dia menilai ada keterangan palsu yang diberikan Sahrudin di persidangan Fathanah. Demi menemukan kebenaran materil, kata Rozi, Fathanah menunjuk dirinya melaporkan dugaan kesaksian palsu Sahrudin ke Polisi. “Saya melihat ini memberikan keterangan palsu. Akan proses hukum pidana dan lapor ke polisi agar kebenaran materil bisa terungkap. Kita tidak ingin mengada-ada, tapi memberikan pelajaran sesuai hukum yang benar,” kata Rozi.Ahmad Rozi selaku kuasa hukum Fathanah menyatakan kliennya akan melaporkan Sahrudin ke Mabes Polri dengan tuduhan memberi kesaksian palsu dalam kasus impor daging sapi.

“Barusan saya diskusi dengan AF, jadi saya diminta untuk membuat laporan ke polisi terhadap supir AF, Sharudin,” kata dia usai bertemu Fathanah di Rumah Tahanan KPK, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2013). (okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 8,25 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Lukman Sulistyo

    supirnya orang suruhan KPK kali?

  • Erik Eri

    Ada indikasi supirnya disuruh pihak lain supaya memberi kesaksian palsu.

  • notto negoro

    penuh dgn rekayasa, kpk corong siapa?

  • Nur Ali

    berat tuh kesaksian palsu, KPK oh KPK

  • Ruby Djauhar

    jeruk makan jeruk

  • Cakra Birawa

    Nampak betul, kalo ada pihak yang ingin memojokkan LHI. Sehingga saksi pun harus di rekayasa. AF saja mengakui kalo uang 1 M itu digunakan untuk pribadinya. Lantas kenapa Jaksa KPK ngotot itu bahwa LHI terbukti menerima suap ?…

Lihat Juga

Ilustrasi Media Ghibah (doc. dakwatuna)

Pemberitaan Media Mainstream Sudah Masuk Kategori Ghibah dan Iftira’