Home / Narasi Islam / Resensi Buku / Permainan-Permainan Perangsang Karakter Positif Anak

Permainan-Permainan Perangsang Karakter Positif Anak

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Judul Buku: Permainan-Permainan Perangsang Karakter Positif Anak
Penulis: Hamid Bahari
Penerbit: Diva Press
Cetakan: I, September 2013
ISBN: 978-602-255-254-3

Merangsang Karakter Positif Anak Lewat Permainan Edukatif

Cover buku "Permainan-Permainan Perangsang Karakter Positif Anak".
Cover buku “Permainan-Permainan Perangsang Karakter Positif Anak”.

dakwatuna.comAnak ibarat ladang yang penuh potensi. Ia bisa saja menghasilkan panenan baik juga bisa sebaliknya, tergantung apa yang ditanam dalam otak dan jiwanya. Sedang salah satu cara paling efektif menanamkan sebuah nilai pada anak adalah lewat permainan karena bagaimanapun anak dan permainan adalah dua hal tak terpisahkan. Bagi seorang anak, bermain merupakan pengalaman belajar yang sangat penting sekaligus sangat mempengaruhi terhadap perkembangan kepribadiannya. Oleh karena itu orang tua harus mengenalkan dan mengakrabkan anak dengan beragam permainan kreatif yang dapat menggali dan menumbuhkan karakter positif pada diri anak.

Namun sayang, kebanyakan orang tua dan pihak-pihak yang bergelut di dunia anak tidak tahu, tidak menguasai atau bahkan tidak telaten memperagakan beragam permainan-permainan kreatif yang bermanfaat bagi sang buah hati. Dampaknya, anak-anak sekarang cenderung lebih akrab dengan permainan-permainan modern yang memang lebih bisa memacu pada kecerdasan otak, tapi tidak merangsang pada kecerdasan emosional anak seperti halnya game. Padahal ragam permainan kreatif ini cukup mudah, murah, dan bahan-bahannya tersedia di sekitar kita. Dan yang lebih penting lagi, permainan itu jauh lebih mendidik dan mengasah jiwa sosial dan kebersamaan mereka dibanding permainan modern yang instan.

Melihat realita di atas itulah buku ini hadir. Di dalamnya akan dipaparkan dan dikenalkan secara jelas beragam bentuk permainan yang dapat membentuk kepribadian positif pada diri anak. Dengan mempraktekkan aneka permainan yang disajikan dalam buku ini, anak-anak akan bisa belajar bersosialisasi, berkomunikasi, bersifat jujur, dan tolong menolong dengan orang lain di sekitarnya. Semua permainan itu akan diuraikan secara jelas mulai dari tujuan, perlengkapan, cara bermain, sampai pada pesan-pesan moral yang terkandung di setiap permainan itu.

Lubang Harta adalah salah satu nama permainan kreatif tersebut. Permainan ini bertujuan melatih anak agar bekerja sama dan melatih mereka belajar membagi waktu dan menentukan prioritas. Alat yang dibutuhkan hanya papan persegi empat yang sisinya dilubangi dan diberi angka dan bola pimpong secukupnya. Dan salah satu pesan moral dari permainan ini adalah bahwa kerjasama dalam tim dan membuat skala prioritas itu sangat penting agar bisa mendapat hasil maksimal. (Hal.11-13)

Tebak Gaya adalah satu jenis permainan lainnya dalam buku ini. Pelajaran yang bisa ditarik dari permainan ini adalah melatih kepekaan dan kecepatan berfikir anak serta melatih konsentrasi mereka agar bisa fokus. Pada permainan ini, alat-alat yang diperlukan hanya beberapa lembar kertas berisi kata-kata yang harus diperagakan dan stopwatch. Dan Instruktur yang memandu permainan Tebak Gaya ini harus menjelaskan nilai-nilai positif yang terkandung dalam permainan ini, antara lain kepekaan, ketelitian, dan kecepatan berfikir diperlukan dalam pemecahan masalah. (Hal.55-57)

Sedangkan jenis permainan berikutnya adalah Estafet Tepung. Tujuan dari permainan ini adalah menanamkan sikap jujur dan melatih anak untuk selalu bekerja sama dan berkomunikasi secara baik. Seperti namanya, alat-alat yang dibutuhkan dalam permainan Estafet Tepung, antara lain tepung, piring, timbangan kue, dan meja.

Pada permainan ini, instruktur dapat memberikan penjelasan pada anak-anak bahwa untuk mencapai tujuan, kita tidak boleh menggunakan cara-cara curang. Dan ia pun harus menegaskan, tanpa berbuat curang semua tujuan pasti akan bisa tercapai, dengan satu syarat harus ada kerja sama dan komunikasi yang baik. (Hal.199-121).

Selain itu, masih ada lima puluh lebih jenis permainan kreatif lainnya, seperti Kotak-Kotak Emosi, Lingkaran Persaudaraan, Menyambung Talang Koran, Sandi Kata, dll. Asyiknya, semua jenis permainan itu dilakukan secara bersama-sama dan semua anak yang terlibat akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Sehingga, secara tidak langsung menuntut mereka untuk selalu kompak, jujur, komunikatif, kreatif, dan penuh rasa tanggung jawab dalam menjalani kompetisi permainan tersebut. Dan, nilai-nilai luhur itulah yang sangat dibutuhkan saat kelak mereka menghadapi kompetisi sebenarnya dalam kehidupan yang lebih nyata. (Pirman)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Penulis lepas, pengurus di TBM Sumber Ilmu. Cerpen sudah pernah dimuat di Radar Banyumas, Koran Merapi, Harian Republika, Tabloid Cempaka, Annida online, Radar Surabaya. Cernak sudah pernah dimuat di Kedaulatan Rakyat dan Suara Merdeka. Resensi sudah pernah dimuat di Rimanews, Koran Jakarta, Annida online, Okezone, Kompas.com, Radarseni, Wawasan. Naskah lain sudah pernah dimuat di Rindang dan majalah Misykat.

Lihat Juga

Ilustrasi. (huffingtonpost.com)

Pesan Ibu untuk Sang Anak, Ikut Aksi 4 November

Organization