Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Siapa yang Pernah Pacaran?

Siapa yang Pernah Pacaran?

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com “Siapa yang pernah pacaran?” tanya saya mengawali acara menjelang senja, Jum’at 22 November 2013. Senyum saya mengembang saat itu. Berharap ada yang mengacungkan tangan di antara yang hadir. Tapi tak ada. Semua peserta yang merupakan mahasiswa salah satu PTN di kota Padang ini, serempak bungkam.

Mereka tampak ragu menanggapi. Meski mata mereka sebagian besar tak bisa dibungkam, saat pandangan saya menyapu seluruh ruangan. Ahh, mata pun tak sanggup berbohong. Itulah fitrah. Cenderung kepada kebaikan, malu terhadap sesuatu yang tak pantas.

Mata itu seakan hendak berteriak, “ya, saya… saya”. Tapi, sang pemilik mata tak mau teriakan itu menyeruak dari bulatan retinanya. Maka ia pun segera menundukkan wajah. Meredam pengakuan diri. Malu.

Saya paham, sangat paham. Maka dengan suara ceria saya pun berujar.

“Baik, oke semuanya lihat saya, sepertinya terlalu berat pertanyaan di awal tadi. Sekarang saya akan rubah pertanyaannya,” jelas saya.

“Siapa yang suka dengan lawan jenisnya? Ayo angkat tangan!!” tanya saya kembali, sembari mengangkat tinggi tangan kanan dengan semangat.

Ruangan gedung kuliah tempat kami bertemu itu pun seketika riuh. Semua yang hadir saat itu dengan sumringah mengangkat tangan. Termasuk panitia… (hehe…). Sekali lagi, ini pun fitrah.

Suka dengan lawan jenis itu adalah fitrah. Entah jika ada yang telah error fitrahnya, seperti kaum nabi Luth. Semua peserta begitu riang dan semangat mengangkat tangan. Tak ada yang sungkan. Very… very… confidence… :)

Tapi, beda reaksinya saat saya tanya di awal, “Siapa yang pernah pacaran?”

Maka, mungkin yang pernah berdalil bahwa pacaran adalah sarana untuk menyalurkan fitrah terhadap kecenderungannya suka dengan lawan jenis, perlu menjelaskan ulang tafsir kejadian yang saya hadapi di sore itu. Wallahua’alam.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (25 votes, average: 8,12 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Akmal Ahmad
Sarjana Sains (S.Si) di bidang Fisika, FMIPA Universitas Andalas, kini aktif di bidang Social Entrepreneure.
  • Meta Emilia Surya Dharma

    saya punya temen yg error fitrahnya bg -.-“

  • Muhamad Romadhon

    inti dari cerita di atas apa bang??

  • haris

    Coba buat penulis belajar lagi tentang gerakan bola mata atau bohong tidaknya seseorang dilihat dari mata. Ini sudah dibuktikan oleh pakar Psikolog bahwa bohong atau tidaknya seseorang tidak terpengaruh oleh gerakan mata. Silahkan belajar lagi ilmu psikologinya.
    for all good article

Lihat Juga

Berani Pacaran