Home / Berita / Daerah / Ahok: “Air Lu Buangnya ke Jakarta, Bos!” DPRD Depok: “Pernyataan Ahok itu Kurang Bertanggungjawab!”

Ahok: “Air Lu Buangnya ke Jakarta, Bos!” DPRD Depok: “Pernyataan Ahok itu Kurang Bertanggungjawab!”

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Kompas.com / Kurnia Sari Aziza)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Kompas.com / Kurnia Sari Aziza)

dakwatuna.comWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali meminta bantuan kepada pemilik lahan di kawasan hulu Depok untuk bersedia menjual tanahnya kepada Pemerintah Provinsi DKI. Tanah itu akan digunakan untuk pembuatan danau.

Basuki mengatakan, Pemprov DKI tidak akan mencampuri urusan Pemerintah Kota Depok untuk memberi izin mendirikan bangunan apa pun di wilayahnya. Namun, untuk mencegah terjadinya banjir kiriman di Jakarta, Basuki meminta agar pemilik lahan di hulu sungai Depok untuk dijadikan danau.

“Kenapa? Karena air lu itu buangnya ke Jakarta, Bos! Kalau air lu buangnya ke langit, gue enggak ada urusan,” kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (22/11/2013).

Menurut Basuki, daripada lahan itu dibangun, lebih baik dijadikan danau untuk menampung air hujan sehingga mengurangi risiko banjir di Jakarta. Namun, seandainya pemilik lahan tidak mau menjual lahan mereka, Pemprov DKI tidak bisa memaksa karena bukan menjadi wewenangnya.

Basuki mengatakan, peran dan intervensi pemerintah pusat sangat penting untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. “Kalau gue jadi Presiden, tinggal periksa harta semua pejabat sekeliling itu. Asal hartanya dari mana, biaya hidup dari mana, bayar pajak apa enggak. Kalau sekarang, susah, harus otonomi daerah dulu,” tuduhnya seraya tertawa, sebagaimana dilansir Kompas.

Saat ini, Pemprov DKI sedang mencari para pemilik lahan di kawasan hulu yang mau menjual lahan mereka. Menurut Basuki, Pemprov DKI bersedia membeli dan membuatnya menjadi danau. Pengelolaan danau itu akan diserahkan kepada pemerintah setempat.

Tanggapan Walikota Depok

Pernyataan Ahok tersebut ditanggapi dingin oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail.

Nur Mahmudi Ismail enggan menanggapi pernyataan Ahok. Menurutnya, setiap wilayah mempunyai masalah yang berbeda-beda, untuk itu ia meminta Ahok, untuk fokus mengurus wilayah Jakarta. “Urus saja urusan masing-masing tidak perlu saya komentari,” ujarnya, Jumat (22/11/13), sebagaimana dilansir Depoknews.

Sebelumnya, Komisi C DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Demokrat, Edy Sitorus menyebutkan bahwa ucapan Ahok itu merupakan bentuk lepas tanggungjawab Ahok dalam mengatasi banjir di Jakarta.

“Dulukan Jokowi-Ahok berjanji akan mengatasi banjir, namun hingga saat ini tak teratasi juga, sehingga dia menuduh Depok biang keladi banjir. Pernyataan Ahok itu kurang bertanggungjawab,” tuturnya, Jumat (15/11/13).

“DKI harus mempunyai master plan untuk menangani banjir. Selama ini tidak ada. Gubernur Jawa Barat juga dapat bersinergi dengan Jakarta. Caranya membuat master plan juga. Karena dari Bekasi dan Depok terdapat sungai yang menuju Jakarta,” kata Sitorus.

Di Jakarta memang terdapat aliran sungai yang mengalir dari Depok, salah satunya yaitu sungai Ciliwung. Selain dari Depok, Jakarta juga terdapat sungai-sungai lain yang mengalir dari Tangerang Banten dan Bekasi Jawa Barat. Hal tersebut terjadi secara alamiah karena permukaan tanah Jakarta yang lebih rendah. (Laksono Hari Wiwoho/Kompas/depoknews/dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (42 votes, average: 6,76 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

  • Lufi Bahrudin

    ada benernya juga si.
    kalo lu buang air nya ke langit si ya kgak masalah. :D

    • jeremy

      ucapan orang ga sekolah ya begitu.. mana ada air kelangit..

      • Hadi Nata

        makanya buat rakyat depok jangan buang sampah sembarangan kalo ga punya otak ya silahkan

        • YuPie

          Hadi Nata, anda ini kalau ngomong seenaknya aja. ckck..

          coba lihat, kalau anda warga asli Depok bisa dilihat perubahannya.

          jangan hanya Depok yg disalahkan, diatas depok masih ada bogor. kenapa ga bogor juga disuruh buat danau? kenapa bogor ga disalahkan juga atas pembuangannya sampah dan lahan hijau yg selalu dipakai??

          yg buat villa juga orang-orang jakarta ko.

          karena mereka kan merindukan kesejukan dan pemandangan hijau. dijakarta? mana ada sikon seperti itu?

          plus klo anda ke puncak disaat weekend, coba lihat..

          banyak sampah, dan itu berasal dominan dari orang jakarta yg berpariwisata seenak jidatnya dan ga mau susah+repot untuk membuang sampah makanannya di tempat sampah sehabis disantap.

          apakah anda tahu? semakin kesini depok semakin sesak karena org pendatang dari jakarta dominan pindah ke depok. dahulu depok bersih dan tidak panas sesak seperti skrg. sejak orang2 pendatang dari jakarta ke depok terus terjadilah sampah dimna2, seenaknya bangun sana bangun sini. ga peduli bagaimana wajah depok yg asri seperti dulu. yg jelas, hidup aman dan nyaman plus bisnis juga untung.

          walkot depok pun sampai sekarang masih terus bebenah dengan sangat baik. Bpk Nur Mahmudi Ismail sudah membenahi banyak hal sehingga depok mengalami kemajuan yg pasti secara kompleks dari berbagai hal, padahal depok sudah padat tapi kinerjanya terlihat nyata. dan awalnya orang aslinya depok itu cinta lingkungan, ga pernah buang sampah sembarang dulu, selalu bersih bersih bebenah dan melakukan penghijauan.

          sekarang pun masih terus berlanjut kebiasaan itu, namun dengan berkurangnya orang asli depok dengan pendatang dari jakarta ya maka berubah pula lah sikon kota depok ini.

          tapi orang asli depok yg tersisa tetap terus berusaha dan berjuang untuk terus menghijaukan lingkungan depok lagi seperti sediakan seiring berkembangnya kota depok, sambil mengajak warga pendatang. tapi apa jarang ada warga pendatang yg mau berkontribusi.

          coba anda ke depok, memang skrg sudah panas, tapi dibanding jakarta Depok masih sejuk dengan air yg bersih.

          dan coba anda lihat, depok lebih bersih dan hijau, dan lebih lebih teratur daripada jakarta.

          so dilihat dari letak geografisnya Jakarta memang dataran rendah, salah sendiri kenapa warga jakarta melakukan pembangunan secara gila2an. coba suruh tuh warga jakarta tidak buang sampah sembarangan, buat danau, tanam pepohonan, rutin melakukan kerja bakti antar wargannya, memanam tanaman obat dan tanaman yg berguna sbg konsep ibu2 PKKnya.. saya yakin manalah mau. HANYA SEGELINTIR JIKA JAKARTA MAU !

          kalau dasar attitude wargannya buruk ya itulah yg mencerminkan sikon kotanya.

          dilihat dari rmah dan santun sikapnya, juga masih santun dan ramah orang Depok. klo jakarta.. sorry sorry deh.. ga bgt. haha..
          nanya arah atau alamat aja di judesin atau ga disasarin. XD

          sebelum anda ngomong orang atau suatu wilayah tidak punya otak, cobalah survey sambil jalan2 berkunjung depok, baru anda tahu dan merasakannya. haha..

          begini lah orang yg hanya bisa melihat covernya aja, bedah bukunya dong jgn cuma lihat harga dan covernya aja walaupun judulnya menarik. lucu saya melihat tiap komen anda. wakakak..

          • kuring Muh. amin

            konsep Provinsi megapolitan ( Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi ) di rumuskan kembali aja, supaya antar wilayah gk pada keukeuh apalagi berbenturan kepentingan, khan intruksi jadi cuma satu dari gubernur …. tapi kalau saling nyalahin bahaya juga ya .. makanya sama Jang Ahok hati hati kalau berbicara, kasian Depok .. lagian depok juga gk bisa disalahin atuh, ..

        • arham bahari

          sippp (y) semua orang harus punya tanggung jawab dalam masalah sampah, dan sudah tertulis buanglah sampah pada tempatnya,, bagi yg masih membuang pada bukan tempatnya berarti buta huruf mungkin!! iya gk brooo?

          • Rudyno Nasrial

            Kita warga jakarta juga jgn buang sampah sembarangan….air ga bisa ngalir jadinya. Contoh aja banjir di otista dan thamrin,padahal ujan uda brenti mesti nunggu 3 harian baru air surut

      • arham bahari

        itu sindiran lu aja yg begooo…

  • Hatim Ibn Amrul Al-faryamanì

    oi.. kapuyuak… banyak ma ota se lah ang tu… uruslah dahulu daerah ang tu..baru mengomentari daerah lain…

  • jangkrik

    gw bukan simpatisan ahok tapi ada benernya juga dia,,

    justru itu walikota Depok gimana ya kasih statement..

    Salah 1 akar permasalahannya itu dari depok,, Air hujan yg turun di depok mengalir ke jkt melalui ciliwung,,
    kalo normal brrti debit air sungai normal resiko jkt kebanjiran sedikit berkurang,, kalo misalnya aliran sungai yg ditambah debit air hujan yg banyak mengalir dr depok ke jkt melebihi daya tampung pintu air di jkt trus di jkt meluap dan banjir karna masalah itu masa yg disalahin jkt sendiri ??

    ibaratnya depok buang sampahnya ke jkt tapi jkt yg ngurusin semua sampah sendiri,, sama aja u mau enak sendiri dan lepas tangan dari sedikit beban yg u bebankan ke jkt.
    jangan manfaatin keadaan geografis depok lebih tinggi dari jkt,,
    kan bisa bisa akalin dengan bikin resapan sendiri biar gak ngebebanin jkt dengan air kiriman.

    • jiwaloesakit

      betul…betul…betul… tapi ga gitu2 juga cara omongnya…
      dia itu pejabat, panutan masyarakat. klo bapak loe yang ngomong seh siapa peduli… ahok loe itu terlalu arogan.

      • gentho

        ye
        yey

      • jangkrik

        LoL…
        sorry gw gak ngomongin bapak lo,,
        terlepas dari cara bicara ahok yg emang perlu ditata, u menilai dia arogan,, kalo pemikiran dia gak masuk akal n gak sesuai fakta trus ngomong gitu wajar kalo lu bilang dy arogan,,,
        Lah kalo yg dia omongin fakta yg benar dan masuk akal ?? gw bilang itu jujur dengan ketegasan bukan kearoganan,, jd beda’in coy,,,
        Pejabat gak selamanya mesti bermulut manis kalo memperbaiki hal yg salah..

        gw netral soalnya gw golput,, gw liat apa yg dy bilang masuk akal dan itu jg dibenarkan sama walikota depok,,,
        Lu bego kalo nilai cuma dari perkataan harafiah yg dia sampaikan tapi lu gak ngerti maksudnya dari perkataannya apa,, wkwkwkk

        Jangan cuma benci buta padahal kebijakan2nya banyak yg ada benernya..

    • Arie Irawan

      Klo ntar dibalikin sama orang Bekasi kayak gini “Nah elu buang sampah di marih Koh” lha gimana? Udah waktunya tu Ahok jaga omongannya

      • arham bahari

        sampah itu kebijakan pemerintah aja bos, lagian masyarakat jg harus tau diri,buanglah sampah di tempat nya paham. komentar tolol lu

        • Arie Irawan

          klonengan jasmep ya? omongannya persis si ahok

      • jangkrik

        wkwkwk serah lo bro,,,
        yg gw liat orang2 yg komen bernada benci ke ahok gara2 ngeliat cuma dr sisi cara bicara nya,, tapi gak ngeliat maksud dri yg dia sampaikan itu apa…
        ckckckckck
        miris ah klo kalo pejabat mulut manis doang kek jokowi yg disukai… wkwkwkwk

        • Arie Irawan

          jasmep ya?????

        • Rudyno Nasrial

          Bukan masalah cara bicaranya….ini karena belum apa2 uda ngmg di media massa duluan…mending ketemu dulu bahas masalahnya bareng2…kalo uda ngmg duluan di media massa yg berupa tulisan orang bisa salah paham…anda tau sendiri media massa bisa salah tulis atai sengaja melintir

  • Ayah Zubair Thalhah

    kan pemprov jakarta bisa ajak ngomong baik baik cari solusi bersama dengan daerah… itu baru dewasa.

  • jundy anshor

    ahok selalu benar nggak pernah salah, siapa yang tidak sepaham pasti dibully

    • jangkrik

      Orang komentar mendukung kebijakannya karna emang masuk akal, dibully dan dituduh simpatisan sama yg kontra,,,
      Orang kritik karna emang kebijakannya aneh bin gak masuk akal, malah dibully juga dan dituduh haters sama yg pro,,
      Fenomena jokowi ahok memang aneh..

  • Mirza Kance

    nti si ahok bilang gara-gara tuhan turunin ujan jakarta jadi banjir..

    • Hadi Nata

      bego ya tuhan lah yang turunin hujan masa makhluk aneh

  • Ulin Wood

    Pemprov Dki itu buat proyek baru aja …
    Proyek belokin sungainya ke rumah ahok

    • ana fitriana

      wahhh jangan bisanya nyalahin ahok…
      menurutku dengan membuat danau” di sekitar daerah yg tinggi itu perlu
      karna memang daerah jakarta permukaannya rendah…
      jadi perlu kerjasama antara daerah” setempat…toh yg lewat jakarta jg bukan cm orang jakarta…orang depok,bekasi,dll kan juga banyak yg kerja di jakarta dan tiap hari jg lewat jakarta, trusss kalo ada korban maunya nyalahin pemimpin jakarta gt,,,SALAH BESAR.
      harusnya banyak kerjasama dari daerah” lain jg,,,!
      seharusnya walikota depok jg welcome,,,toh itu epentingan bersama. gak dewasa pemikirannya cm maunya mikirin daerahnya aja…!

      • Rudyno Nasrial

        Ya kalau mau ajak kerjasama ngmg aja baik2….
        pejabat tu contohin sopan dikit….kalau cara ngmgnya kayak gitu kesan nyalahin orang tanpa solusi ampe ngerembet masalah kemana2 korupsi….fokus aja…dikasi angin dikit makin songong

        • Hadi Nata

          makanya pemerintah deppok kalo dewasa ya bantuin dong jangan hanya makan duit rakyat aja

          • Rudyno Nasrial

            Sori ya brol,ane bkn kader pks bkn jg warga depok,ane justru warga jkt,jadi ente salah sasaran. Kalau mau kerjasama caranya jgn gitu mancing polemik di media massa,ni negara mau jadi apaan kalo pejabat eksekutif,apa ahok ga bisa ambil pelajaran dari org2 demokrat yg gemar sesumbar omongan di media massa.

          • Guest

            dasarnya klo orang sudah di bilang secara perlahan dan kerjasama itu pasti sopan boss!!!!!
            tetapi klo asih di tentang orang juga bisa marah!!!
            itu karna walikota depok gk mau ribet dan tdk mau mengeluarkan dana ,makanya dia bersikeras dan menentang…demi kebaikan bersama kenapa musti di tentang?

          • Rudyno Nasrial

            Dmana dan kapan walkot depok menentangnya bro? Blm apa2 uda triak2 d media….gmana ga ricuh duluan. Dulu istilah banjir kiriman jg dari bogor. Dulu waktu banjir gede,itu genangan air spt danau tjd di OTISTA sampe seleher karena jalannya legok,dan meski hujan uda brenti baru 3 harian air mulai surut,dari situ aja apa bisa solusinya ngejar2 yg didepok ataupun bogor. Bgtu juga waktu jalan thamrin yg jadi danau itu semua karena di jkarta sendiri air ga bisa ngalir. Tau ga apa solusinya jakarta,GUSUR SEMUA pemukiman dkt jalan2 utama,dkt pusat perdagangan dan kantor,gusur juga kanyor pemerintahan. Di luar negri kota2 besar hampir ga ada pemukiman warga dkt pusat bisnis,spt di shangai kualalumpur,dll,pemukiman hanya ada di pinggiran. Kita ga akan nemuin yg namanya pemukiman warga,kos2an di belakang menara thamrin,belakang gedung2 kuningan,sudirman. Brani ga gusur kayak gitu?? Ongkos sosialnya berat loh

        • Guest

          jangan lu bahas masalah korupsi, apa permasalahannya sekarang fokus kepada banjir, klo lu ngomongnya korupsi ?gk nyambung bos,buang argumen belokanlu itu ….saya setuju dengan @rudynonasrial:disqus karena daerah daerah jg menunjang kondisi jakarta, jd memang harus di buat danau yg banyak bukan hanya di dataran rendah, di dataran tinggi pun jg harus banyak agar menampung secara perlahan dan pengaliran air tetap pelan dan stabil, mungkin dari jakarta bisa di buat gorong2 ke daerah laut….

        • arham bahari

          jangan lu bahas masalah korupsi, apa permasalahannya sekarang fokus kepada banjir, klo lu ngomongnya korupsi ?gk nyambung bos,buang argumen belokanlu itu ….saya setuju dengan @anafitriana:disqus
          karena daerah daerah jg menunjang kondisi jakarta, jd memang harus di buat danau yg banyak bukan hanya di dataran rendah, di dataran tinggi pun jg harus banyak agar menampung secara perlahan dan pengaliran air tetap pelan dan stabil, mungkin dari jakarta bisa di buat gorong2 ke daerah laut….

          • Rudyno Nasrial

            Yg ngerembet masalah korupsi kan si ahok bukan gw….permasalahannya itu jgn kbnyakan ngmg di media lah….mimpin lewat media ya gitu akibatnya…ngmg sana sini akibatnya jadi ricuh….

        • Abraham

          @arhambahari:disqus & @guest, saya yakin kalian orangnya satu dg banyak nama inisial, terlihat dari pernyataan yang terkesan copy-paste. Sayang, karena terburu2, sehingga terlihat jelas kesamaan pernyataannya. Saya yakin, Anda & teman2 lain yang seprofesi spt Anda, merupakan pihak pembela bagi penguasa Jakarta. Anda senantiasa akan meng-counter segala kritikan dari berbagai penjuru. Tapi percayalah, kritikan akan selalu ada. Dan segala kritik itu merupakan batu loncatan agar Jakarta lebih maju lagi. Tidak perlu panik dan sabarlah dalam melihat segala permasalahan. Sesungguhnya, Allah SWT senantiasa menolong hamba-Nya yang bersabar…keep smile, kawanku…:-)

      • gentho

        gue setuju , tapi ahok itu kasar ngomongnya ini indonesia yang punya adab sopan santun dalam berbicara kalo ahok yg china itu ngomong ama bangsanya sendiri gue ga masalah, dia itu pejabat publik ingat ingat ini INDONESIA jangan angkuh

      • wongpalembang

        ahok binatang hahahah
        kebanyakan makan babi

      • Ulin Wood

        Wah… kalau bicara mikirin daerah sendiri…
        pernah ga tuh warga jakarta mikirin soal tanahnya juga yang bisa dijadikan penyerapan hujan jika ga asal bangun… atau setidak tidaknya mau ditertibkan..

        Kalau dibilang kurang kerja sama … memangnya orang jakarta buang sampah kemana….?
        Tuh bantar gebang, kalau bisa teriak ..dia pasti udah teriak..

        Bukan dengan cara ” menutup pagar ” agar halaman tidak terganggu ..
        Tapi DKI juga harus membuat sarana yang bisa memproteksi lahannya sendiri baik untuk danau buatan atau tempat untuk mengolah limbah sampah yang dihasilkannya…
        sampah sampah itu yang kalau dibilang itu juga buangan dari warga lain yang bukan orang jakarta.. seharusnya berfikir… orang yang datang dari luar jakarta itu menghasilkan ” Uang ” untuk jakarta juga mba…
        Setiap parkir yang harus dibayar… setiap retribusi Tol …

        Jadi kami melewati atau melintasi jakarta atau mencari uang dijakarta tidak dengan cara Gratis pula .

  • irawan agung hidayat

    belajar geografi dulu.

    kenapa hanya Depok yang menjadi tersangka dengan luas wilayahnya tidak seberapa? bagaimana dengan Kabupaten dan Kota Bogor serta sebagian wilayah Cianjur yang menjadi hulu sungai Ciliwung?

    daerah tangkapan air terbesar bagi Ciliwung berada di Kabupaten Bogor yang sayangnya sebagian besar tidak lagi menjadi daerah resapan air sehingga semakin banyak air hujan yang menjadi air permukaan yang mengalir ke sungai CiIliwung.

    kenapa resapan air menurun? karena luas hutan di hulu CIliwung berkurang akibat pertanian dan pemukiman (termasuk vila-vila). karena ketentuan koefisien dasar bangunan (KDB) tidak pernah dipatuhi oleh orang-orang yang membangun rumah.

    pada dasarnya kondisi Depok sama dengan Jakarta. ia hanya menerima air “kiriman” dari Bogor.

    • jansen

      setuju, ternyata ada jg yg intelek gk semuanya kaya ahok

  • BAMBANG

    Dalam pelajaran IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam) prinsipnya “Air Mengalir dari tempat yg tinggi ke tempat yg rendah” Mungkin Ahok Lupa dengan teori ini atau ga masuk sekolah waktu pelajaran ini, dan posisi Jakarta lebih rendah dari depok, maka nya air mengalir ke jakarta sebagai tempat yg rendah, Tempat-tempat rendah di Jkarta telah menjadi perumahan2 mewah, tanpa memikirkan dampak lingkungan, hanya melihat lokasinya dari sisi bisnis saja, dulu Kelapa gading tempat saya mancing karena disitu rawa2 penampungan air, sekrang di bangun perumahan dan sering banjir, hayo.. tinjau ulang pembangunan rumah2 mewah yg tidak berwawasan lingkungan

    • jangkrik

      Jadi maksudnya gimana ?? rumah2 mewah yg kadung dibangun digusur lagi trus dibikin rawa2 lagi ???
      orang ngomongin rencana kedepan untuk nanggulangin masalah yg timbul karna kesalahan yg dulu,,
      bukan hal yg dulu diungkit2.. percuma..
      inget Indonesia itu 1,, seharusnya tiap pemerintah daerah saling mendukung bukan lepas tangan dengan alasan otonomi daerah…

  • jansen

    heran sama org endonesia gk ada bosennya sama sinetron, padahal ahok ngamuk2 (bukan tegas) itu kn pencitraan semata ( kaya yg ngejabat jd strio paningit selama 9 nthn skrg). lagi pula ide bkin danau di daerah penyangga udh ada dr dlu dr gubernur2 sblmnya tp gk dkasih jg, tapi gubernur sblm2na gk ngamuk2 kaya BRUCE LEE… HAI YAAAA

    • Rudyno Nasrial

      Yup,ide itu uda dari dulu dan uda dari dulu kita sering demger istilah banjir kiriman dari bogor,atau depok yg saya bari denger sekarang. Tapi toh yg bikin2 rumah vila di bogor dan beli rumah di cluster juga orang jakarta yg uda ga mampu beli rumah di tengah jakarta. Jadi ya kmbali juga ke warga jakarta lagi.

  • Narto Nto

    ketika basuki menjadi gubernur,kota jakarta banjir nya tidak terlalu parah lagi.

  • Fathurrobbani

    Mudaaaaaaaaaaaaaaah sekali membuat jakarta terhindar dari kiriman air dari Depok. Pindahkan aja Jakarta ke Bogor…….

  • abdullah

    ahok ,kehabisan jawaban yang realistis, jadi jawabannya kayak anak SD lagi berantem sama temennya. lucuuuu bgt, suruh mudik lagi aj ke Bangka

  • Apri Anie

    alah,,,program jokowow itu hampir semua agenda pemerintah DKI terdahulu tp sekarang aja di gede2in media…#basi luh jokowow

    • mamase

      Iyaa lah.. Foke dan LHI plg indah di hatimu lah yaaa…

      • merakyat_donk

        okowi lovers… termakan pencitraan… kasihan… yang dibahas apa komennya apa…. hehehehe

  • Erik Eri

    Ahok2 sekolah nya dulu cuma tamatan sd ya cara ngong nya tdk menxermin kan seorang pejabat, malu gua dengarin nya si ahok ngomong nggak ada adab nya

    • mamase

      lbh baik mana ceplas ceplos tp jujur kyk ahok apa santun lembut tp munafik kyk LHI???

      LHI lah yauu..

      • merakyat_donk

        jokowi lovers… termakan pencitraan… kasihan… yang dibahas apa komennya apa…. hehehehe

  • Rudyno Nasrial

    Kalao antar pejabat eksekutif ga mau slg koordinasi ya gini,blm apa2 uda ngmg di media massa,uda tau itu media itu cuma seneng ngomporin,akhirnya bisa salah paham. Pak nurmahmudi jg jgn kepancing komen di media…ingat kalian kepala daerah yg lebih tahu teknisnya bkn media massa yg cuma bisa ngmporin atau warga yg hanya tau beres doang. Banjir kiriman jg datang dari bogor,kan kita sering dgr istilah banjir kiriman bogor,trus apa pak ahok mau ngmg kayak gini jga ke bogor di media massa. Pak ahok,ga perlu semua2 dibicarain di media massa,bagi media massa ricuh itu sumber pendapatan buat mereka,yg kayak gini seneng mereka terus diadu lagi sama pihak yg disinggung.

  • Bocah Ganteng

    Menang citraaaaaaaaaaaaa doaaaaaaaaaaaaannngg makan tuh jokohok …. untuk gue golput!!

    • mamase

      yaa pilih LHI saja..

      • Bocah Ganteng

        LHI? ha ha ha …. apa hubungannyeeee? gak bisa komen lagi liat sang pujaan otaknya gak kepake?

        • merakyat_donk

          setuju untuk hal ini …. terutama “otaknya gak kepake” … :)

  • ucok

    ahok rubah aja sunnatullah. air mengalir ketempat lebih tinggi.

  • ucok

    ahok sama aja kayak abraham samad ngomong dulu kerja belakangan. makanya terjadi salah paham kayak gini. abraham dulu bilang tahan anas habis lebaran sampai sekarang gak ada buktinya.

    • mamase

      msh bagusan LHI ya bos?

      • merakyat_donk

        jokowi lovers… halo… ;)

  • mamase

    Ini bagusnya Ahok..

    VIVAnews – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja
    Purnama, mengatakan banyak lulusan pesantren di Jakarta yang belum
    terfasilitasi. Menurutnya, para santri ini tidak mempunyai pekerjaan
    yang jelas setelah mereka menyelesaikan pendidikan pesantren.

    “Sayang
    penghafal Al Quran belum dapat pekerjaan. Mereka itu potensial punya
    kemampuan menghafal Al Quran sampai 30 juz,” kata Ahok, sapaan Basuki di
    Bali Kota Jakarta, Senin 2 Desember 2013.

    Seharusnya, kata dia,
    para santri ini mendapatkan pekerjaan yang tepat. “Seperti dai gitu. DKI
    kurang banget dai bagus. Ini kan penting buat warga sama kita semua.
    Kita butuh siraman rohani,” ujarnya.

    Untuk merealisasikan rencana
    itu, Ahok mengaku telah bertemu dengan tokoh muslim Quraish Shihab.
    Dari pertemuan tersebut diperoleh kesepakat bahwa tahun depan akan
    dilakukan pendidikan khusus bagi para alumni pondok pesantren di
    Jakarta.

    “Kami akan kasih pelatihan mereka selama enam bulan.
    Kami juga mau bantu carikan pekerjaan buat mereka. Kami pengen
    pendidikan mental jadi prioritas di DKI,” ucap dia.

    Namun mantan
    Bupati Belitung Timur mengungkapkan pelatihan bukan hanya mengarahkan
    santri menjadi Dai. “Mereka punya kemampuan Bahasa Arab dan menghafal Al
    Quran. Mereka juga bisa jadi penerjemah buku dan sebagainya. Kan sayang
    selama ini kemampuannya belum tersalurkan,” kata Ahok.

    • monre

      janji palsu… biasa cuma rencana doank, udah heboh seakan2 sdh terjadi…

    • merakyat_donk

      semoga terealisasi bukan sekedar janji…

    • muhammadfidaa

      percaya antum sama agen freenason china yg satu ini jaman sekarang jangan pernah coba percaya ama kata2 seorang china muna semua dan penghancur bangsa indonesia

  • yohan hut

    gue bacain comment disini kayaknya banyakan yang gak lulus sekolah ya? ato lulus nya pada nembak?

  • fancho brigatista

    gw lebih percaya sama orang cina dari pada sama orang arab…liat aja di arab sana sesama timur tengah aja saling bantai..jangan sampe dah negara arab ngejajah indonesia repot urusannya..bisa saling bantai kita…liat sejarah lah…arab loch ini…kalah debat kalah persepsi kalah posisi ujung2nya ayat suci dibawa-bawa ngeri banget kan..ya kalo ada pilihan gw mending di jajah sama cina lah dari pada arab…kalo cina kita di buat pintar di ajarin..kalo arab jadi begok sendiri seolah-olah paling bener la dia…

  • Adi Rahadi

    Lucu banget “AIR LU”, wkwkwk,
    lagian, air nya tuh tak bertuan, air alam.
    kaga nyambung nih orang, mavok minuman beralkohokohol kale,
    lingkaran siklus air tuh muter, tau kaga sih?

    Air sungai jakarta dari mana? dari depok kah? hulu kah?
    trus air sungai depok / hulu dari mana? dari hujan,
    hujan darimana? dari awan langit lah,,,
    trus awan langit dari mana? dari uap air laut,,,
    laut nya dimana? kepulauan seribu doong,,,,
    Air di kepulauan seribu darimana? dari muara DKI.
    Muara DKI darimana? Dari hulu, begitu muter seterusnya, tak berujung.

Lihat Juga

Ahok Tuding Massa Aksi Damai 411 Dibayar 500 Ribu, Aa Gym: Setop Sakiti Hati Umat Islam