Home / Berita / Internasional / Asia / Bocah Palestina Kunjungi Ayahnya di Penjara Untuk Yang Pertama dan Terakhir

Bocah Palestina Kunjungi Ayahnya di Penjara Untuk Yang Pertama dan Terakhir

Anak anak Palestina (inet)
Anak anak Palestina (inet)

dakwatuna.com – Gaza. Organisasi tawanan dan mantan tawanan Waid mengecam pelanggaran yang terus berlanjut dari tentara Zionis terhadap hak-hak tawanan di dalam penjara termasuk keluarganya yang akan berkunjung. Banyak keluarga tawanan yang tidak bisa bertahan menanggung derita akibat kebijakan tentara terkait kunjungan pihak keluarga ke penjara Zionis.

Dalam keterangannya yang dilansir PIP, Rabu (20/11) Waid mengatakan, tentara Zionis masih melarang anak-anak di bawah 10 tahun untuk mengunjungi bapaknya di dalam penjara, dengan berbagai alasan yang mengada-ada terkadang bertentangan dengan UU internasional dan kemanusiaan.

Waid mengungkapkan, bocah Husen Romi Hijazi akhirnya dapat mengunjungi ayahnya di penjara Raimon untuk pertama kalinya sejak ia dilahirkan dari balik jeruji besi dan penghalang kaca. Ia berbicara dengan ayahnya melalui pesawat telepon. Sebelumnya, bocah ini kelihatan gugup saat pertemuan itu, namun ada neneknya disampingnya yang berupaya mengurangi rasa gugup tersebut.

Akan tetapi betapa terkejutnya Husen Hijazi ternyata bahwa kunjungan kali itu merupakan yang pertama dan terakhir dalam hidupnya untuk bisa melihat dan berbicara dengan ayahnya. Karena ayahnya telah tiada untuk selama-lamanya beberapa hari setelah anaknya memasuki usia yang ke 11 yang seharusnya besok adalah tanggal kunjungannya kembali.

Dengan ini Waid mengungkapkan kekecewaanya terhadap sikap lembaga-lembaga kemanusiaan baik lokal maupun internasional yang tidak menyentuh masalah-masalah ini. Harusnya ada perhatian khusus dari lembaga-lembaga tersebut untuk mengungkap kejahatan Zionis dalam bidang kemanusiaan, ungkapnya.  (pip/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (26 votes, average: 8,58 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Irkhamov

    Jadi sangat wajar kan kalo kemudian anak2 ini tumbuh menjadi pribadi yg penuh semangat untuk meruntuhkan kebiadaban Israhell sang pembunuh orangtua2 mereka. Israhell sendiri yg sebenarnya mendidik mereka secara tidak langsung untuk membenci negara zionis itu, sedangkan Hamas hanya mengarahkan niatnya bukan untuk balas dendam semata tapi untuk membebaskan negerinya. Israhell sedang menggal liang kuburnya sendiri, insya Allah dengan jihad dari Husen Rimo Hijazi dan anak2 seusianya nanti.

  • Iwan Ridwan

    Israel …. go to hell….

  • Iwan Ridwan

    Israel …. go to hell….

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta