Home / Berita / Daerah / MUI Desak Polisi Perketat Peredaran Minuman Keras

MUI Desak Polisi Perketat Peredaran Minuman Keras

Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI). (inet)
Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI). (inet)

dakwatuna.com – Tulungagung.  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mendesak aparat kepolisian bertindak tegas dengan memperketat peredaran minuman keras di daerah tersebut, menyusul insiden tewasnya empat pemabuk sepekan terakhir.

“Langkah tegas harus dilakukan dengan merazia serta menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam peredaran minuman keras, termasuk juga penggunanya,” seru Sekretaris MUI Tulungagung, Abu Sofyan, Rabu.

Selain dipicu insiden pesta minuman keras oplosan yang menelan empat korban jiwa, desakan itu mengemuka lantaran di Tulungagung sudah diberlakukan peraturan daerah tentang larangan peredaran maupun segala bentuk penjualan minuman beralkohol.

“Di Tulungagung tidak ada yang mempunyai izin resmi penjualan minuman keras. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menoleransi bagi siapa saja yang melanggarnya,” tandasnya.

Senada, desakan agar polisi dan aparat Satpol PP bertindak tegas juga dilontarkan kalangan legislatif setempat.

Murani, salah seorang anggota Komisi D DPRD Tulungagung menyarankan agar polisi maupun Satpol PP proaktif dalam mengawal perda miras yang berlaku di daerah tersebut.

Menurutnya, peredaran minuman keras, terutama jenis “black label” atau oplosan di wilayah Tulungagung sudah sangat meresahkan.

“Gerakan penertiban secara masif dan intensif harus segera dilakukan,” desaknya.

Menanggapi desakan tersebut, pihak Pol PP Tulungagung beberapa hari terakhir juga terlihat lebih aktif dalam melakukan razia dadakan ke sejumlah warung-warung kecil, terutama di lingkungan Kelurahan Kampungdalem yang menjadi lokasi pesta minuman keras pembawa maut, beberapa waktu lalu.

“Kami akan melakukan patroli secara berkala untuk lebih mengontrol peredaran minuman keras di Tulungagung,” ujar Pol PP Tulungagung, Bagus Kuncoro.  (antara/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • noname

    circle-K dan SevenEleven aja dulu… terang2an kan tuh?

Lihat Juga

MUI Mengutuk Keras Pelaku Peledakan Bom Molotov di Depan Gereja Samarinda