Home / Berita / Internasional / Afrika / Bukan Hanya Militer yang Akan Dituntut dalam Pengadilan Internasional

Bukan Hanya Militer yang Akan Dituntut dalam Pengadilan Internasional

Kalangan media yang akan diajukan ke pengadilan internasional, Khairi Ramadhan, Lamis Hadidi, dan Amru Adib (inet)
Kalangan media yang akan diajukan ke pengadilan internasional, Khairi Ramadhan, Lamis Hadidi, dan Amru Adib (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Bukan hanya gertakan, ketika Koalisi Anti-Kudeta mengatakan akan mengajukan orang-orang yang terlibat dalam kudeta di Mesir. Bahkan kali ini perkembangan proses tuntutan sudah pada penyebutan nama dan jenis tuntutannya.

Tim investigasi internasional untuk kejahatan di Mesir mengumumkan akan memulai pengajuan tuntutan itu secara resmi. Tim juga menyebutkan daftar orang-orang yang terlibat dalam kejahatan ini. Kejahatan yang dituduhkan kepada mereka antara lain pembunuhan, penyiksaan, penahanan tanpa alasan, penindasan, dan provokasi terhadap penindasan.

Bahkan orang-orang yang akan diajukan ke pengadilan internasional tidak hanya berasal dari kalangan militer. Misalnya untuk tuduhan penindasan dan provokasi terhadap penindasan, banyak kalangan media yang tersebut namanya. Misalnya adalah Lamis Hadidi, Amru Adib, Yusuf Husaini, Wail Abrasyi, dan Khairi Ramadhan.

Lebih dari itu, kalangan keagamaan juga tidak terlewatkan, misalnya Syeikh Ali Jumah, yang terbukti menyampaikan khutbah berisi provokasi untuk membunuh para demonstran, dan menyebut mereka sebagai orang-orang kafir yang melakukan kerusuhan.

Sedangkan peristiwa-peristiwa yang akan disebutkan dalam tuduhan tersebut adalah pembantaian Subuh Berdarah di markas Paspamres (8/7/2013), pembantaian Rabiah Adawiyah (14/8/2013), pembantaian Ramses (16/8/2013), holokaust penjara Abu Za’bal (18/8/2013). (msa/dakwatuna/marsadmasr).

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (26 votes, average: 8,35 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

gadget

Anak-Anak di Era Digital dan Media Sosial