Home / Berita / Internasional / Asia / Alhamdulillah, Akhirnya Palestina Punya Hak Suara di PBB

Alhamdulillah, Akhirnya Palestina Punya Hak Suara di PBB

Riyad Mansour, Dubes Palestina di PBB ketika memberikan suara untuk kali pertama, Senin, 18/11/13 (foto: maan news)
Riyad Mansour, Dubes Palestina di PBB ketika memberikan suara untuk kali pertama, Senin, 18/11/13 (foto: maan news)

dakwatuna.com – New York.  Untuk yang pertama kalinya, Palestina memberikan suaranya di Gedung Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Senin (18/11).

Pemberian suara itu terjadi di Majelis Umum PBB dalam pemilihan hakim Mahkamah Internasional untuk mengadili kasus-kasus yang terjadi di negara-negara bekas Yugoslavia.

Berbagai negara dunia bergembira saat Riyad Mansour, Duta Besar Palestina di PBB memberikan suaranya untuk pertama kali dalam sejarah. Selama ini negara ini duduk sebagai negara pengamat.

“Keputusan yang diambil Majelis Umum hari ini untuk membolehkan Palestina bergabung dalam pemilihan tersebut merupakan penerimaan Palestina sebagai anggota penuh, sesuatu yang diharapkan bangsa Palestina selama ini,” kata Mansour.

Dalam pemilihan tersebut, sebagaimana dilaporkan Ma’an News, seorang hakim dari Togo terpilih dengan suara terbanyak. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 8,84 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Bagus MuchtaR

    U see !!! Alloh Maha Kuasa

  • suti

    Alhamdulillah…….semoga di masa depan mereka juga bisa merger untuk yang lainnya, terutama bisnis, ilmu pengetahuan dan tehnology, untuk menuju negara yg berkembang kemudian makmur seperti negara2 yg lain…

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina